Kamis
13 Agustus 2026 | 9 : 31

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tantri Bararoh: Buzzer dan Serangan Pribadi di Medsos Jadi Ancaman Baru Demokrasi

pdip jatim 260731 tantri

Tantri Bararoh mengingatkan buzzer, hoaks, dan serangan pribadi di media sosial menjadi ancaman baru demokrasi serta menyerukan penguatan literasi politik bagi generasi muda.

MALANG – Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Tantri Bararoh, mengingatkan bahwa ancaman terhadap demokrasi Indonesia kini tidak lagi hanya datang dari praktik otoritarianisme, tetapi juga melalui maraknya buzzer, penyebaran hoaks, dan serangan pribadi di media sosial yang berpotensi memecah belah masyarakat.

Peringatan itu disampaikan Tantri dalam refleksi politik bertajuk Indonesia Menggugat: Meretas Jalan Demokrasi yang digelar di Kabupaten Malang, Rabu (29/7/2026), dalam rangka memperingati peristiwa kerusuhan 27 Juli 1996 (Kudatuli).

“Demokrasi yang kita nikmati hari ini adalah warisan perjuangan. Namun, di era digital saat ini, ancaman demokrasi punya wajah baru. Jaringan buzzer dan disinformasi menciptakan narasi menyesatkan yang berpotensi memecah belah bangsa,” ujar Tantri, dikutip Kamis (30/7/2026).

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Malang itu menjelaskan, jika pada masa Orde Baru rakyat berhadapan dengan kekuasaan yang otoriter, maka tantangan demokrasi saat ini bergeser pada menurunnya etika dalam kehidupan berdemokrasi, terutama di ruang digital.

Menurutnya, media sosial kini dipenuhi sikap arogan yang tidak menghargai perbedaan pendapat. Kondisi tersebut menjadi sinyal bahaya bagi kualitas demokrasi di Indonesia.

“Hanya karena tidak bisa menghargai perbedaan, kini orang begitu mudah melakukan personal attacking dan mendiskreditkan pihak lain. Ini ancaman serius bagi kebebasan berpendapat kita,” tegasnya.

Tantri menegaskan, sebagaimana ajaran Proklamator RI Soekarno, politik dan demokrasi sejatinya merupakan instrumen untuk membangun peradaban, bukan alat penindasan maupun sarana saling menjatuhkan.

Karena itu, ia menilai penguatan literasi digital dan pendidikan politik bagi generasi muda menjadi kebutuhan mendesak di tengah derasnya arus disinformasi. Anak muda, kata dia, harus tampil sebagai penjaga nilai-nilai demokrasi yang berlandaskan supremasi hukum, kedaulatan rakyat, dan penghormatan terhadap keberagaman pandangan.

“Generasi muda adalah agen utama. Mereka harus dibekali pemahaman mendalam tentang esensi demokrasi yang menjunjung tinggi supremasi hukum, kedaulatan rakyat, dan penghormatan atas perbedaan,” ujarnya.

Tantri juga menekankan pentingnya merawat ingatan sejarah, termasuk Peristiwa Kudatuli, bukan untuk memelihara dendam, melainkan sebagai pengingat agar praktik-praktik otoritarianisme tidak kembali muncul, baik di ruang digital maupun kehidupan nyata.

“Generasi muda harus benar-benar dapat memahami esensi dan nilai-nilai demokrasi. Mereka adalah agen untuk bisa mewujudkan kedaulatan demokrasi yang beradab dan bermartabat,” pungkasnya. (ull/pr)

Tantri Bararoh, buzzer ancaman demokrasi, hoaks media sosial, demokrasi Indonesia, Kudatuli 1996, PDI Perjuangan Kabupaten Malang, literasi politik, generasi muda, DPRD Kabupaten Malang

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Malang Minta Diskominfo Optimalkan 7 Videotron, Jangan Tambah Aset yang Bebani APBD

MALANG – DPRD Kabupaten Malang meminta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengoptimalkan tujuh aset ...
KABAR CABANG

Musran-Musanran Rampung, PDIP Trenggalek Konsolidasi Struktur Desa Hadapi Agenda 2027-2029

DPC PDI Perjuangan Trenggalek merampungkan Musran-Musanran di 152 desa dan mulai mengonsolidasikan pengurus baru ...
LEGISLATIF

Sidang Tahunan MPR 2026 Dimajukan ke 14 Agustus, Puan Pastikan DPR Lebih Khidmat

Sidang Tahunan MPR 2026 dimajukan menjadi Jumat, 14 Agustus karena 16 Agustus jatuh pada Minggu. Puan memastikan ...
KABAR CABANG

Bojonegoro Dilanda Kekeringan, Warga Sukosewu Terima Bantuan 10.000 Liter Air Bersih dari Abidin Fikri

BOJONEGORO – Dampak musim kemarau dan fenomena El Nino mulai meluas di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Salah satu ...
KRONIK

Candra Minta TAPD Jember Buka Angka di Balik Rencana Utang Rp786 Miliar

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Jember Candra Ary Fianto meminta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) membuka seluruh ...
KRONIK

Sonny PDIP Ajak KTH dan UMKM Kayu Banyuwangi Jaga Hutan dari Hulu hingga Hilir

BANYUWANGI – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, mendorong Kelompok Tani Hutan (KTH), pelaku industri, ...