Sabtu
31 Oktober 2026 | 8 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPRD Magetan Sidak Gudang Pengepul Kentang Mitra Indofood usai Keluhan Petani Soal Panen Lambat

IMG-20260914-WA0032

MAGETAN — Komisi B DPRD Kabupaten Magetan turun langsung meninjau gudang pengepul kentang di Jalan Raya Plaosan–Sarangan, Magetan, Jawa Timur, Senin (14/9/2026). Inspeksi ini dilakukan untuk menindaklanjuti keluhan para petani terkait lambannya proses pemanenan dan distribusi hasil panen kentang program kemitraan bersama PT Indofood.

Pengecekan dipimpin langsung oleh Ketua Komisi B DPRD Magetan Rita Haryati bersama Wakil Ketua Komisi B Agus Dwi Wibowo. Rita menegaskan, peninjauan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan untuk memastikan nasib para petani terlindungi.

“Kami turun untuk memastikan keluhan petani mendapatkan penjelasan yang jelas, sekaligus mencari solusi agar persoalan ini tidak merugikan pendapatan petani,” ujar Rita di lokasi.

Sebelumnya, sejumlah petani mengeluhkan keterlambatan proses pemanenan di tingkat lahan. Keterlambatan ini mengancam kualitas kentang, bahkan berpotensi membusuk jika terlalu lama dibiarkan di dalam tanah.

Selain masalah keterlambatan distribusi, Komisi B juga menyoroti penurunan alokasi benih program kemitraan. Pasokan benih tercatat menurun drastis dari 300 ton pada 2025 menjadi sekitar 200 ton pada 2026.

Penyebab Gudang Overload dan Respons Pengepul

Dari hasil penelusuran di lapangan, pihak DPRD menemukan bahwa akar masalah keterlambatan pemanenan dipicu oleh kapasitas gudang penampungan yang melampaui batas (overload).

Pertama, penumpukan stok. Gudang pengepul masih dipenuhi hasil panen sebelumnya yang menanti giliran bongkar muat dan penyerapan dari pihak pabrik Indofood.

Kedua, jaminan pengepul. Pihak pengepul memastikan persoalan ini murni mampetnya jalur distribusi, bukan pembatalan penyerapan hasil panen. Begitu kapasitas gudang kembali longgar, panen petani akan langsung ditampung kembali.

Komisi B meminta pihak vendor dan PT Indofood segera memberikan kepastian tanggal penyerapan agar jadwal panen petani tidak makin terbengkalai. Kendati demikian, petani diimbau untuk tetap tenang.

“Kami minta petani tidak panik. Persoalannya pada antrean distribusi. DPRD Magetan akan terus memantau hingga komunikasi antara petani, vendor, pengepul, dan Indofood berjalan lancar,” kata Rita.(rud/hs)

 

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Pemkot Surabaya Kembangkan Taman Hutan Kota Jeruk, Warga Desil 1 hingga 3 Diprioritaskan Kelola Usaha

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan pengembangan Taman Hutan Kota Jeruk di Kecamatan ...
LEGISLATIF

Bangun Ekonomi Berbasis Zero Waste, Sri Untari Gandeng Warga Empat Desa di Kabupaten Malang

MALANG – Empat desa di Kabupaten Malang disiapkan menjadi proyek percontohan pengelolaan sampah berbasis zero waste ...
EKSEKUTIF

Museum Penataran Expo 2026 Angkat Warisan Budaya Takbenda, Pemkab Blitar Luncurkan Reservasi Online

BLITAR – Museum Penataran Expo 2026 menjadi upaya Pemerintah Kabupaten Blitar mengenalkan kekayaan warisan budaya ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Larang Pungutan Perpisahan Siswa SD-SMP Negeri Surabaya, Dispendik Tegur Kasek

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melarang sekolah negeri membebani orang tua murid dengan pungutan ...
KRONIK

Wabup Ngawi Pastikan Bantu Perbaikan Rumah Rusak Terdampak Angin Kencang

NGAWI – Hujan disertai angin kencang menerjang Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Kamis (29/10/2026) petang. Cuaca ...
KRONIK

Peternak Ayam Terpuruk, Sonny Desak Pemerintah Kendalikan Harga Telur dan Pakan

BANYUWANGI – Kondisi peternak ayam petelur yang terus merugi akibat rendahnya harga telur dan tingginya biaya pakan ...