Jumat
09 Oktober 2026 | 2 : 44

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Puan Desak Pencarian Lima Jurnalis di Selat Sunda Dimaksimalkan, Keluarga Jangan Diabaikan

pdip jatim 260910 jurnalis hilang
Foto Istimewa

Puan Maharani meminta pemerintah memaksimalkan pencarian lima jurnalis yang hilang di Selat Sunda sekaligus memberikan pendampingan, informasi, dan dukungan psikologis kepada keluarga.

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menekankan pentingnya pemerintah memberikan perlindungan dan pendampingan kepada keluarga lima jurnalis yang hilang saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) di perairan Selat Sunda, Banten. Selain memaksimalkan operasi pencarian, keluarga diminta mendapat kepastian informasi dan dukungan psikologis selama proses pencarian berlangsung.

Puan mengatakan dirinya turut merasakan kekhawatiran yang dialami keluarga para jurnalis beserta anggota rombongan yang hingga kini belum ditemukan.

“Kami ikut merasakan kekhawatiran keluarga atas musibah ini. Pencarian teman-teman jurnalis beserta seluruh anggota rombongan di perairan Selat Sunda harus dimaksimalkan,” ujar Puan dalam siaran pers, Kamis (10/9/2026).

Menurutnya, perhatian pemerintah terhadap keluarga tidak boleh berhenti pada proses pencarian. Mereka membutuhkan pendampingan, informasi perkembangan operasi secara berkala, serta dukungan untuk menghadapi tekanan psikologis akibat musibah tersebut.

“Dan penting agar pihak keluarga mendapat pendampingan dari pemerintah, termasuk jaminan update informasi serta kebutuhan untuk psikologis mereka,” tegasnya.

Puan juga mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto yang menginstruksikan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali untuk membantu pencarian rombongan tersebut.

“Operasi pencarian terhadap rekan-rekan media di perairan Selat Sunda dapat semakin maksimal dengan tambahan kekuatan dan armada dari TNI AL,” katanya.

Ia berharap tambahan kekuatan tersebut dapat memperbesar peluang ditemukannya seluruh anggota rombongan dalam kondisi selamat.

Di sisi lain, Puan mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau mengingat aktivitas vulkanik masih berlangsung. Keselamatan harus menjadi prioritas, terutama bagi masyarakat maupun pihak yang memiliki kepentingan untuk beraktivitas di sekitar kawasan tersebut.

“Bagi masyarakat, jauhi dulu area berbahaya. Dan selalu patuhi imbauan petugas atau pihak-pihak yang berwenang. Prioritaskan keselamatan dan keamanan diri,” ujarnya.

Puan menilai musibah tersebut juga menjadi pengingat bahwa terdapat warga sipil yang bersedia masuk ke wilayah berisiko demi kepentingan masyarakat.

Jurnalis, kata dia, memiliki peran menghadirkan informasi publik. Dalam satu rombongan, pemandu membantu memahami medan, awak kapal menjaga mobilitas, sementara pihak lain seperti relawan dan peneliti juga memiliki kontribusi dalam mendukung penanganan maupun pemahaman terhadap situasi kebencanaan.

Karena itu, dedikasi mereka harus diimbangi dengan sistem perlindungan yang memadai.

“Pengabdian untuk kepentingan masyarakat harus diikuti kepastian perlindungan. Dan tentunya dukungan dan perlindungan tersebut dapat diwujudkan melalui operasi pencarian yang maksimal,” imbuh Puan.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak lima jurnalis dilaporkan hilang kontak saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten, sejak Senin (7/9/2026) sore.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten Al Amrad mengatakan rombongan berangkat menggunakan kapal cepat Arupadhatu 1 dari Dermaga Pagedongan, Carita, Pandeglang, menuju Gunung Anak Krakatau sekitar pukul 14.00 WIB.

Kapal tersebut membawa delapan orang. Mereka terdiri atas Warta (55) sebagai kapten kapal, Surakman (60) sebagai anak buah kapal (ABK), Heriyanto (49) sebagai pemandu, serta lima jurnalis.

Puan meminta seluruh unsur terkait terus memperkuat operasi pencarian sekaligus memastikan keluarga mendapatkan pendampingan yang layak hingga proses pencarian membuahkan hasil.

Ia juga kembali mengingatkan seluruh masyarakat untuk mengutamakan keselamatan dan mematuhi setiap arahan petugas terkait aktivitas Gunung Anak Krakatau. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Banyuwangi Tuntaskan Musran dan Musanran, 217 Ranting serta 840 Anak Ranting Terbentuk

BANYUWANGI – DPC PDI Perjuangan Banyuwangi telah menuntaskan pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah ...
LEGISLATIF

Puan di Forum IPU: Tata Kelola Pemerintahan yang Baik Haruslah Adil

Puan Maharani menegaskan di Sidang Umum IPU ke-153 bahwa tata kelola pemerintahan yang baik haruslah adil, ...
LEGISLATIF

Desak PSU Perumahan Vaganza Segera Diserahkan ke Pemkab Malang, DPRD Siap Kawal

MALANG – Komisi III DPRD Kabupaten Malang mendesak Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) Perumahan Vaganza segera ...
SEMENTARA ITU...

Prof Kyungyon Moon Apresiasi Inovasi Bupati Trenggalek, Siapkan Program Pemberdayaan Pemuda

TRENGGALEK – Inovasi Pemerintah Kabupaten Trenggalek mendapat apresiasi dari Prof. Kyungyon Moon dari Jeonbuk ...
LEGISLATIF

DPRD Banyuwangi Ajukan Raperda Inisiatif Pembentukan Produk Hukum Daerah untuk Dibahas

BANYUWANGI – DPRD Kabupaten Banyuwangi mengajukan Rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif tentang ...
UMKM

Bupati Gresik Perintahkan Dinas Koperasi Tetap Lakukan Pendampingan Pasca-Pelatihan kepada UMKM

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Program Bunda Puspa tidak berhenti pada pelatihan. Para alumni ...