KEDIRI – Kesulitan air bersih yang dialami warga Desa Ponggok, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, mendorong DPC PDI Perjuangan setempat menyalurkan bantuan air bersih, Minggu (25/10/2026). Selain membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, partai juga menjajaki solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan krisis air di wilayah tersebut.
Bantuan disalurkan menggunakan truk tangki yang berkeliling kampung untuk mengisi tandon-tandon air yang telah disiapkan warga di tepi jalan. Kehadiran bantuan tersebut disambut antusias masyarakat yang kesulitan mendapatkan air untuk mandi dan mencuci.
“Kami warga Desa Ponggok sangat berterima kasih atas bantuan air bersih yang disalurkan PDI Perjuangan. Karena kondisinya saat ini memang sangat prihatin, buat mandi dan mencuci saja susah,” ujar Suwanto, seorang warga.
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri, Dodi Purwanto, mengatakan penyaluran air bersih merupakan bagian dari kegiatan bakti sosial yang rutin dilakukan partai. Menurut dia, kader perlu hadir langsung untuk mengetahui sekaligus membantu meringankan kesulitan yang dihadapi masyarakat.

Ia menyebut kegiatan tersebut dijalankan dengan mengacu pada instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri agar kader turun ke masyarakat dan merasakan persoalan yang dihadapi warga.
Di bawah kepemimpinan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri Hanindhito Himawan Pramana atau Mas Dhito, pengurus partai berkoordinasi hingga tingkat akar rumput untuk menjaring kebutuhan dan persoalan masyarakat.
“Saat ini di Desa Ponggok mengalami kesulitan air bersih, maka kami diminta bersama-sama bergotong royong untuk membantu meringankan persoalan kesulitan air bersih ini,” kata Dodi.
Namun, bantuan melalui truk tangki bukan satu-satunya langkah yang disiapkan. Dodi mengatakan, pihaknya juga menjajaki sejumlah opsi untuk mengatasi persoalan air bersih secara lebih berkelanjutan, antara lain menyalurkan pipa dari sumber air di lereng Gunung Wilis maupun melakukan pengeboran sumur.

Upaya tersebut diharapkan dapat menjadi alternatif untuk memenuhi kebutuhan air warga dalam jangka panjang. Pelaksanaannya tetap membutuhkan kajian dan penyesuaian dengan kondisi sumber air serta kebutuhan masyarakat setempat.
Dodi menambahkan, penyaluran bantuan tidak hanya menyasar Desa Ponggok. DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri berencana melanjutkan kegiatan serupa ke wilayah lain yang membutuhkan, dengan melibatkan pengurus partai di berbagai tingkatan serta anggota fraksi di DPRD.
“Setelah satu minggu ini nanti kita akan geser ke wilayah Kecamatan Puncu yang juga mengalami kesulitan air bersih,” tambahnya.
Melalui penyaluran bantuan dan penjajakan solusi jangka panjang, upaya penanganan kesulitan air bersih diharapkan tidak hanya meringankan beban warga untuk sementara, tetapi juga membuka jalan bagi pemenuhan kebutuhan air yang lebih berkelanjutan. (putera/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













