Minggu
19 April 2026 | 6 : 14

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Untari Apresiasi Inkoppas yang Inisiasi Digitalisasi Pasar Tradisional

pdip-jatim-210813-untari-webinar-inkoppas-1

SURABAYA – Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Sri Untari Bisowarno mengapresiasi langkah Induk Koperasi Pedagang Pasar (Inkoppas) yang menginisiasi penggunaan aplikasi untuk melakukan digitalisasi pasar.

Aplikasi ini, kelak akan digunakan oleh seluruh pedagang pasar di Indonesia. “Sehingga nanti kedepan, pasar-pasar tradisional bisa lebih cepat dalam mengakses teknologi,” ujar Sri Untari.

Apresiasi ini dia sampaikan saat menghadiri webinar yang digelar Inkoppas dengan tema “Peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional dan Pencanangan Program Digitalisasi Pasar”, Kamis (12/8/2021).

Digitalisasi koperasi pasar, lanjut Untari, menjadi instrumen utama dalam meningkatkan pelayanan, transparansi, dan akuntabilitas dalam rangka meningkatkan kepercayaan masyarakat.

“Transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan koperasi menjadi kunci utama dalam mempengaruhi kemajuan koperasi,” jelasnya.

Dia memahami, kendala utama dalam proses digitalisasi koperasi pasar di Indonesia adalah SDM yang belum terbiasa untuk mengoperasikan teknologi informasi yang sudah berkembang pesat saat sekarang.

“SDM harus memahami ekosistem pasar dan teknologi. Kalau tidak begitu pasti akan mengalami kesusahan,” ujar Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim ini.

Terlebih, generasi masa kini sangat erat berhubungan dengan gadget. Oleh sebab itu, Untari memandang koperasi tidak dapat lagi hanya mengandalkan cara-cara konvensional.

“Ketika Inkoppas membangun digitalisasi sangat hebat, hingga sudah menyentuh segmen penting, yaitu pasar,” tandas Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur tersebut.

Dia berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan kapasitas SDM koperasi di Indonesia melalui rangkaian kegiatan berupa pendampingan dan pelatihan.

Beberapa aspek berkaitan dengan revitalisasi koperasi pasar (kopas), digitalisasi pasar, distribusi pangan, regulator dan supervisi kopas, juga penataan organisasi serta manajemen harus mulai dibenahi koperasi untuk bisa menyesuaikan diri dengan arus perkembangan era modern.

“Saran saya kepada mereka, jangan patah semangat terus digerakkan. Kemudian bagaimana menyusun digitalisasi pasar tradisional ini bermanfaat untuk kepentingan seluruh pedagang pasar se-Indonesia di bawah naungan Inkoppas,” pungkasnya. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Tari Reco Banteng Buka Musancab PDI Perjuangan Ngawi

NGAWI – Hentakan kaki para penari memecah suasana Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi, Minggu (19/4/2026). Irama ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan Seksual, Soroti Kasus di Kampus

Puan Maharani menegaskan tidak ada toleransi terhadap kekerasan seksual di kampus dan mendorong evaluasi menyeluruh ...
EKSEKUTIF

Bongkar Fasad Eks Toko Nam, Pemkot Surabaya Kembalikan Fungsi Pedestrian

Pemkot Surabaya akan membongkar fasad eks Toko Nam di Embong Malang untuk mengembalikan fungsi pedestrian, tetap ...
KRONIK

HUT Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi, Bupati Ipuk Sebut Momentum Perkuat Harmoni

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menghadiri perayaan HUT ke-242 Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) ...
RUANG MERAH

Setelah Persamuhan di Bandung, 71 Tahun Silam…

Oleh Eri Irawan* SETELAH persamuhan di Bandung, 71 tahun silam, dunia tidak banyak berubah. Perang Dingin memang ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Ajak Laki-laki Evaluasi Diri dan Tekan Ego Patriarki demi Kesetaraan

Bupati Trenggalek Mas Ipin ajak laki-laki evaluasi diri dan tekan ego patriarki dalam perjuangan kesetaraan gender ...