Jumat
05 Juni 2026 | 12 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Said Abdullah Tegaskan Jatim Rumah Ijo-Abang, NU dan PDIP Tak Terpisahkan

pdip jatim 260413 mhsa 1

SURABAYA — Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah, menegaskan bahwa Jawa Timur merupakan basis sosial-politik “Ijo-Abang” yang mencerminkan persatuan antara kalangan santri dan nasionalis.

“Ijo adalah simbol santri, cerminan kekuatan Nahdlatul Ulama. Abang adalah simbol nasionalis, kekuatan PDI Perjuangan. Keduanya menjadi akar politik hingga ke kampung-kampung di Jawa Timur,” ujar Said dalam acara Halalbihalal DPD PDI Perjuangan Jatim di Hotel Shangrila Surabaya, Minggu (12/4/2026).

Menurut Said, pembelahan sosial antara santri dan abangan yang pernah digambarkan Clifford Geertz sejak era 1950-an kini semakin melebur. Bahkan, dalam berbagai survei nasional, basis pemilih NU banyak yang menyalurkan dukungan politiknya kepada PDI Perjuangan.

“Karena memiliki akar yang sama, tidak boleh ada jarak di antara kita. Justru harus terus bergandengan tangan antara NU dan PDI Perjuangan dalam membangun bangsa,” tegasnya.

Ia menjelaskan, secara sosiologis santri dan abangan memiliki kesamaan nasib sebagai kelompok masyarakat akar rumput yang menghadapi tantangan ekonomi, pendidikan, dan akses pekerjaan. Karena itu, keduanya dinilai memiliki kepentingan yang sama dalam perjuangan kesejahteraan.

Lebih lanjut, Said menegaskan bahwa kesamaan tersebut juga tercermin dalam aspek ideologis. Nilai-nilai ke-NU-an yang mengusung Islam wasathiyah—dengan prinsip moderasi, keseimbangan (tawazun), dan toleransi (tasamuh)—sejalan dengan semangat kebangsaan yang diperjuangkan PDI Perjuangan.

“Keislaman harus memayungi, memberi rahmat, dan kedamaian. Bukan dihadirkan secara menakutkan, apalagi terhadap sesama anak bangsa,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Said juga mengingatkan pentingnya menjaga kejujuran di tengah maraknya disinformasi di era digital. Ia menyebut masyarakat saat ini menghadapi tantangan besar akibat fenomena post-truth, di mana kebenaran kerap tertutupi oleh kepalsuan.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat budaya tabayun, silaturahmi, dan kejernihan berpikir agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang menyesatkan.

Said menambahkan, tradisi halalbihalal yang digagas tokoh NU KH Abdul Wahab Hasbullah bersama Soekarno merupakan contoh kearifan para pendiri bangsa dalam merawat persatuan di tengah konflik politik.

“Halalbihalal adalah ruang menjahit persaudaraan, menghapus ego, dan membangun kejujuran. Tradisi ini harus terus kita jaga,” ujarnya.

Ia menegaskan, PDI Perjuangan akan tetap konsisten menjaga nilai-nilai persatuan, kejujuran, dan keberpihakan kepada rakyat dalam setiap langkah politiknya.

Acara halalbihalal yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan tersebut dihadiri pengurus partai dari tingkat DPD hingga DPC, serta sejumlah kepala daerah yang berasal dari kader PDI Perjuangan, dan Fraksi PDIP dari DPR RI, DPRD Jawa Timur, dan DPRD tingkat Kabupaten/Kota. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDIP Jatim Angkat Isu Pemanasan Global dalam Bimtek Legislator se-Indonesia

Fraksi PDI Perjuangan DPRD se-Jawa Timur mengangkat isu pemanasan global dan perubahan iklim dalam Bimtek Fraksi ...
KRONIK

Jalur Sarangan dan Tinap Magetan Butuh Penanganan Segera

MAGETAN – Kondisi infrastruktur dan fasilitas keselamatan jalan di sejumlah titik strategis Kabupaten Magetan ...
KRONIK

Selama Bulan Juni, Bupati Sumenep Imbau ASN Pakai Peci Hitam

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) laki-laki di lingkungan ...
LEGISLATIF

Dorong Pemerataan Ekonomi Daerah, Novita Hardini Soroti 3 Persoalan Fundamental Pariwisata

Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menggarisbawahi tiga persoalan fundamental yang harus segera dituntaskan ...
KRONIK

Jamaah Haul Habib Abu Bakar Assegaf Manfaatkan Posko Makanan Gratis yang Disediakan Nila Yani Hardiyanti

GRESIK – Posko makanan gratis yang didirikan Anggota DPR RI Komisi VII Fraksi PDI Perjuangan, Nila Yani Hardiyanti, ...
HEADLINE

319 Legislator PDIP DPRD se-Jatim Ikuti Bimtek Penguatan Pengawasan APBD di Bali

Sebanyak 319 anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD provinsi dan kabupaten/kota se-Jawa Timur mengikuti Bimtek ...