Rabu
22 Juli 2026 | 6 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Said Abdullah Tegaskan Jatim Rumah Ijo-Abang, NU dan PDIP Tak Terpisahkan

pdip jatim 260413 mhsa 1

SURABAYA — Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah, menegaskan bahwa Jawa Timur merupakan basis sosial-politik “Ijo-Abang” yang mencerminkan persatuan antara kalangan santri dan nasionalis.

“Ijo adalah simbol santri, cerminan kekuatan Nahdlatul Ulama. Abang adalah simbol nasionalis, kekuatan PDI Perjuangan. Keduanya menjadi akar politik hingga ke kampung-kampung di Jawa Timur,” ujar Said dalam acara Halalbihalal DPD PDI Perjuangan Jatim di Hotel Shangrila Surabaya, Minggu (12/4/2026).

Menurut Said, pembelahan sosial antara santri dan abangan yang pernah digambarkan Clifford Geertz sejak era 1950-an kini semakin melebur. Bahkan, dalam berbagai survei nasional, basis pemilih NU banyak yang menyalurkan dukungan politiknya kepada PDI Perjuangan.

“Karena memiliki akar yang sama, tidak boleh ada jarak di antara kita. Justru harus terus bergandengan tangan antara NU dan PDI Perjuangan dalam membangun bangsa,” tegasnya.

Ia menjelaskan, secara sosiologis santri dan abangan memiliki kesamaan nasib sebagai kelompok masyarakat akar rumput yang menghadapi tantangan ekonomi, pendidikan, dan akses pekerjaan. Karena itu, keduanya dinilai memiliki kepentingan yang sama dalam perjuangan kesejahteraan.

Lebih lanjut, Said menegaskan bahwa kesamaan tersebut juga tercermin dalam aspek ideologis. Nilai-nilai ke-NU-an yang mengusung Islam wasathiyah—dengan prinsip moderasi, keseimbangan (tawazun), dan toleransi (tasamuh)—sejalan dengan semangat kebangsaan yang diperjuangkan PDI Perjuangan.

“Keislaman harus memayungi, memberi rahmat, dan kedamaian. Bukan dihadirkan secara menakutkan, apalagi terhadap sesama anak bangsa,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Said juga mengingatkan pentingnya menjaga kejujuran di tengah maraknya disinformasi di era digital. Ia menyebut masyarakat saat ini menghadapi tantangan besar akibat fenomena post-truth, di mana kebenaran kerap tertutupi oleh kepalsuan.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat budaya tabayun, silaturahmi, dan kejernihan berpikir agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang menyesatkan.

Said menambahkan, tradisi halalbihalal yang digagas tokoh NU KH Abdul Wahab Hasbullah bersama Soekarno merupakan contoh kearifan para pendiri bangsa dalam merawat persatuan di tengah konflik politik.

“Halalbihalal adalah ruang menjahit persaudaraan, menghapus ego, dan membangun kejujuran. Tradisi ini harus terus kita jaga,” ujarnya.

Ia menegaskan, PDI Perjuangan akan tetap konsisten menjaga nilai-nilai persatuan, kejujuran, dan keberpihakan kepada rakyat dalam setiap langkah politiknya.

Acara halalbihalal yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan tersebut dihadiri pengurus partai dari tingkat DPD hingga DPC, serta sejumlah kepala daerah yang berasal dari kader PDI Perjuangan, dan Fraksi PDIP dari DPR RI, DPRD Jawa Timur, dan DPRD tingkat Kabupaten/Kota. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Zulham Dorong Pasar Sumedang Dikerjasamakan dengan Swasta agar Tak Terus Mangkrak

Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang Zulham Akhmad Mubarok mendorong pengelolaan Pasar Sumedang ...
SEMENTARA ITU...

Syaifuddin Zuhri Dorong Turnamen Usia Dini Digelar Rutin untuk Cetak Pesepak Bola Berkualitas

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong turnamen sepak bola usia dini digelar secara rutin ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...
KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...
EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...