Sabtu
12 September 2026 | 6 : 43

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

pdip jatim 260721 hotel haji kediri 1

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara Dhoho yang diproyeksikan mendukung embarkasi haji wilayah Mataraman.

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan seluas 55.000 meter persegi di Desa Kalipang, Kecamatan Grogol, yang diusulkan sebagai lokasi pembangunan hotel haji pertama di Indonesia. Keberadaan hotel tersebut diproyeksikan mendukung rencana Bandara Dhoho menjadi embarkasi haji bagi wilayah Mataraman.

Peninjauan dilakukan Mas Dhito bersama jajaran Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kediri, PT Surya Dhoho Investama, serta Badan Pertanahan Nasional (BPN), Selasa (21/7/2026). “Lahan seluas 55.000 meter persegi. Kalau nanti disetujui oleh Kementerian Haji dan Umrah, itu akan dijadikan hotel haji,” ujar Mas Dhito.

Lokasi yang ditinjau berada tidak jauh dari Bandara Dhoho. Untuk memastikan kondisi lahan secara menyeluruh, Mas Dhito juga melakukan pemantauan menggunakan drone.

Dari hasil peninjauan, ia mencatat sejumlah infrastruktur pendukung yang masih perlu dibenahi, di antaranya pelebaran akses jalan menuju lokasi dan penambahan penerangan jalan.

Selain kesiapan infrastruktur, Mas Dhito menekankan pentingnya memastikan kebermanfaatan hotel haji di luar musim penyelenggaraan ibadah haji. Menurutnya, bangunan tersebut harus tetap produktif dan memberikan manfaat ekonomi sepanjang tahun.

“Harus dipikirkan juga di luar musim haji supaya tidak hanya sekadar bangunan yang berdiri melayani musim haji. Begitu musim haji selesai, bangunan itu juga harus tetap bermanfaat,” kata bupati muda yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri itu.

Rencana pembangunan hotel haji ini menjadi bagian dari penguatan infrastruktur pendukung apabila Bandara Dhoho resmi ditetapkan sebagai salah satu embarkasi haji.

Sebelumnya, dalam rapat koordinasi kesiapan teknis dan operasional embarkasi haji di Asrama Haji Sukolilo pada 1 Juli 2026, Bandara Dhoho disebut sebagai salah satu opsi untuk melayani keberangkatan jamaah haji.

Apabila terealisasi, Bandara Dhoho diproyeksikan menjadi pusat embarkasi bagi jamaah haji dari sekitar 10 hingga 12 kabupaten/kota di wilayah Mataraman, sehingga keberadaan hotel haji di kawasan tersebut diharapkan dapat mendukung layanan bagi calon jamaah sekaligus menggerakkan perekonomian daerah. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Rp5 Juta per RW Jangan Habis untuk Seremoni, Harus Jadi Penghasilan Gen Z

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta anggaran kegiatan Generasi Z (Gen Z) sebesar Rp5 juta per RW ...
LEGISLATIF

Syaifuddin Minta Pemkot Surabaya Jemput Bola Data Desil, Jangan Tunggu Warga Mengadu

Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri meminta Pemkot jemput bola memperbarui data desil agar bantuan pendidikan dan ...
KRONIK

Ketua HKTI Magetan Suarakan Aspirasi Petani dan Tekankan Regenerasi di Rakerda HKTI Jatim

MAGETAN — Anggota DPRD Magetan dari PDI Perjuangan sekaligus Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) ...
LEGISLATIF

Tunjang Kinerja Bamag Gresik, Nila Yani Serahkan Bantuan Perlengkapan Operasional

GRESIK – Dukungan terhadap penguatan pelayanan dan kerukunan umat beragama di Kabupaten Gresik terus dilakukan. ...
KRONIK

Budi Leksono Desak PDAM Modernisasi Alat demi Jamin Kualitas Air Warga

SURABAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya mendesak PDAM Surya Sembada segera melakukan ...
LEGISLATIF

Wiwin Sumrambah Dorong Informasi Sertifikasi Halal Diperkuat, UMKM Harus Mudah Akses Layanan

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Wiwin Sumrambah, mendorong penguatan penyebaran informasi dan ...