SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong turnamen sepak bola usia dini digelar secara rutin sebagai bagian penting dari pembinaan atlet muda. Menurutnya, kompetisi menjadi ruang bagi pemain muda untuk mengasah kemampuan, membentuk mental juara, sekaligus menanamkan nilai sportivitas sejak dini.
Pernyataan itu disampaikan menjelang Turnamen Progresif memperebutkan Piala Ketua DPRD Surabaya yang akan berlangsung di Lapangan Poral, Lidah Wetan, pada 25–26 Juli 2026. Ajang tersebut diikuti 30 tim Sekolah Sepak Bola (SSB) yang terbagi dalam kategori Kelompok Umur (KU) 10 dan KU-12.
“Pembinaan atlet usia muda harus didukung kompetisi yang rutin. Dari sana akan tumbuh mental juara sekaligus sportivitas,” ujar Syaifuddin, Selasa (21/7/2026).
Legislator yang akrab disapa Kaji Ipuk itu menilai Surabaya memiliki sejarah panjang sebagai salah satu daerah penghasil pesepak bola nasional. Karena itu, pembinaan pemain usia dini harus terus diperkuat melalui kompetisi yang berkelanjutan.
Menurutnya, turnamen tidak hanya menjadi ajang mencari prestasi, tetapi juga membangun karakter, daya saing, dan pengalaman bertanding bagi para pemain muda yang kelak menjadi regenerasi sepak bola Kota Pahlawan.

Ia berharap Turnamen Progresif yang digagas PS Mitra Surabaya itu mampu melahirkan bibit-bibit pesepak bola yang dapat mengharumkan nama Surabaya hingga Indonesia di masa mendatang.
“Semoga dalam turnamen ini lahir pemain-pemain hebat yang membanggakan Kota Surabaya dan Indonesia. Selamat bertanding dan tetap junjung tinggi sportivitas,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Umum PS Mitra Surabaya, Abdullah, menegaskan pembinaan usia dini merupakan fondasi utama lahirnya pesepak bola profesional. Karena itu, kompetisi yang berlangsung secara konsisten menjadi kebutuhan agar proses pembinaan berjalan berkesinambungan.
Menurutnya, selain mengasah kemampuan teknik, turnamen juga memberikan pengalaman bertanding yang penting bagi pemain muda saat menghadapi lawan dari berbagai sekolah sepak bola.
Turnamen yang telah memperoleh rekomendasi PSSI Surabaya itu menggunakan sistem setengah kompetisi yang dilanjutkan babak gugur. Selama dua hari pelaksanaan, sebanyak 30 tim SSB akan bersaing memperebutkan Piala Ketua DPRD Surabaya dalam ajang yang diharapkan menjadi salah satu wadah pembinaan sepak bola usia dini di Kota Pahlawan. (red)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













