Jumat
09 Oktober 2026 | 2 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kekeringan Tahunan di Tuban, Fraksi PDI Perjuangan Dorong Pembangunan Embung dan Pipanisasi

IMG-20260902-WA0048
DPC PDI Perjuangan Tuban menyakurkan air bersih di desa terdampak kekeringan, Desa Jati, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Rabu (2/9/2026).

​TUBAN — Kekeringan berdampak krisis air bersih terjadi saban tahun di sebagian wilayah Kabupaten Tuban. Diperlukan solusi jangka panjang untuk mengatasinya, tak cukup hanya memasok air bersih saat kekeringan terjadi.

Ketua DPC PDI Perjuangan Tuban, Ony Setyawan, menegaskan bahwa bantuan tangki air yang selama ini disalurkan ke wilayah terdampak seperti Desa Kaligede, Sidoharjo, dan Jati hanyalah penanganan sementara.

“Bantuan air sifatnya gotong royong dan darurat. Kami mendorong melalui Fraksi PDI Perjuangan DPRD Tuban agar pemerintah daerah segera mengambil langkah kebijakan jangka panjang. Air adalah kebutuhan dasar, rakyat tidak boleh dibiarkan kehausan,” ujar Ony, Minggu (6/9/2026).

Pria yang juga anggota DPRD Jatim itu menambahkan, partainya melalui Fraksi PDI Perjuangan DPRD Tuban bakal mendorong pemerintah daerah untuk membuat berbagai program yang bersifat penanganan jangka panjang seperti percepatan pembangunan embung dan perluasan jaringan pipanisasi.

​Penanganan terstruktur dinilai mendesak mengingat karakteristik batuan gamping di jalur Pegunungan Kendeng Utara membuat air hujan sangat cepat meresap ke dalam tanah. Sehingga memicu krisis air konsumsi dan ancaman gagal panen di enam kecamatan rawan, seperti Grabagan, Semanding, Montong, Kerek, Parengan, dan Senori.

​​Waduk Mikro hingga Pipanisasi Lintas Kecamatan
Sekretaris DPC Tuban, Kusmen, menyatakan pihaknya melalui rapat DPC telah merumuskan berbagai penanganan jangka panjang.

Semisal pembangunan embunh dan waduk mikro, untuk menangkap dan menyimpan air hujan sebelum hilang di kawasan karst.

Berita terkait:DPC Tuban Kembali Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan, Kali Ini di Soko

Berikutnya, ​oipanisasi lintas kecamatan. Yakni, mengalirkan air dari sumber mata air stabil di kawasan Semanding dan Merakurak menuju zona merah kekeringan di Grabagan dan Kerek.

Penanganan lain yakni optimalisasi sumur dalam berbasis geolistrik lewat program PAMSIMAS. Serta reboisasi kawasan hulu dengan tanaman berakar dalam seperti beringin, aren, bambu dan sebagainya guna memperkuat daya simpan air tanah.

​​”Sinergi antara infrastruktur, pelestarian bukit kapur, dan modernisasi pertanian akan menciptakan ketahanan air. Tujuannya agar wilayah terdampak bisa mandiri air dan tidak lagi bergantung pada bantuan darurat setiap musim kemarau,” kata Kusmen.(dian/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Banyuwangi Tuntaskan Musran dan Musanran, 217 Ranting serta 840 Anak Ranting Terbentuk

BANYUWANGI – DPC PDI Perjuangan Banyuwangi telah menuntaskan pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah ...
LEGISLATIF

Puan di Forum IPU: Tata Kelola Pemerintahan yang Baik Haruslah Adil

Puan Maharani menegaskan di Sidang Umum IPU ke-153 bahwa tata kelola pemerintahan yang baik haruslah adil, ...
LEGISLATIF

Desak PSU Perumahan Vaganza Segera Diserahkan ke Pemkab Malang, DPRD Siap Kawal

MALANG – Komisi III DPRD Kabupaten Malang mendesak Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) Perumahan Vaganza segera ...
SEMENTARA ITU...

Prof Kyungyon Moon Apresiasi Inovasi Bupati Trenggalek, Siapkan Program Pemberdayaan Pemuda

TRENGGALEK – Inovasi Pemerintah Kabupaten Trenggalek mendapat apresiasi dari Prof. Kyungyon Moon dari Jeonbuk ...
LEGISLATIF

DPRD Banyuwangi Ajukan Raperda Inisiatif Pembentukan Produk Hukum Daerah untuk Dibahas

BANYUWANGI – DPRD Kabupaten Banyuwangi mengajukan Rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif tentang ...
UMKM

Bupati Gresik Perintahkan Dinas Koperasi Tetap Lakukan Pendampingan Pasca-Pelatihan kepada UMKM

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Program Bunda Puspa tidak berhenti pada pelatihan. Para alumni ...