Kamis
23 Juli 2026 | 9 : 00

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

HUT Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi, Bupati Ipuk Sebut Momentum Perkuat Harmoni

PDIP-Jatim-Ipuk-FIestiandani-19042026

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menghadiri perayaan HUT ke-242 Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi, pada Sabtu (18/4/2026) malam. Kedatangan Ipuk disambut hangat oleh atraksi barongsai.

Rangkaian peringatan hari kebesaran Yang Mulia Kongco Tan Hu Cin Jin ini berlangsung meriah dengan kehadiran ratusan umat Tri Dharma dari berbagai daerah Indonesia. Seperti Jatim, Jawa Tengah, Bali, dan NTB.

Dalam kesempatan itu, Ipuk mengajak umat Tri Dharma untuk bersama-sama menjaga harmoni dalam keberagaman masyarakat. Dia berharap kegiatan ini mempererat tali persaudaraan serta melestarikan nilai-nilai luhur.

“Bahwa harmoni adalah nilai paling utama. Makna ini mengajarkan kita semua bahwa dalam perbedaan keyakinan dan budaya, yang harus dijaga adalah harmoni,” ujar Ipuk.

Menurut dia, harmoni akan melahirkan perdamaian yang menjadi dasar kesejahteraan rakyat. Sebagaimana yang diajarkan sosok Yang Mulia Kongco Tan Hu Cin Jin dalam memberikan kebajikan, keteladanan serta pengabdian.

“Semoga doa-doa yang dipanjatkan dalam kegiatan ini membawa keberkahan, kedamaian, dan kemakmuran bagi Banyuwangi,” harapnya.

Wakabid Pemerintahan dan Otonomi Daerah DPD PDI Perjuangan Jatim itu mendorong penguatan ekonomi kreatif lewat kolaborasi bersama pelaku UMKM lokal. Dia berharap, berkah peringatan ini turut dirasakan langsung oleh pedagang kecil di sekitar klenteng.

Ketua TITD Hoo Tong Bio Banyuwangi, Sylvia Ekawati, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara. Dia mengapresiasi dukungan semua pihak sehingga rangkaian HUT ke-242 berjalan sangat sukses.

“Sinergi dan gotong royong kita adalah kunci eksistensi klenteng ini. Perayaan ini merupakan momentum untuk meningkatkan rasa syukur serta mempererat tali persaudaraan atas bimbingan para dewa-dewi,” ungkap Sylvia.

Tahun ini, acara mengusung konsep unik bernama “Euni Kimsin”. Konsep tersebut mengharuskan setiap klenteng yang datang membawa rupang atau patung dewa-dewi masing-masing ke altar Yang Mulia Kongco Tan Hu Cin Jin di Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi.

Sebanyak delapan klenteng dari berbagai wilayah di Indonesia berpartisipasi. Kehadiran patung dewa ini bertujuan mempererat hubungan antarpengurus serta seluruh umat.

“Saya berharap klenteng ini terus menjadi rumah yang teduh bagi umat. Pusat pelestarian, tradisi, dan wadah untuk menebar kebajikan di tengah masyarakat. Di tengah keberagamaan, mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat sikap saling menghormati dan toleransi,” tandas Sylvia. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Kota Batu Siapkan Aturan Cegah Pengembang Kabur Sebelum Serahkan PSU

DPRD Kota Batu menyusun regulasi baru untuk mencegah pengembang meninggalkan kewajiban penyerahan Prasarana, ...
KRONIK

Pisah Sambut Danlanal Banyuwangi, Bupati Ipuk: TNI AL Mendukung Peningkatan Ekonomi

BANYUWANGI – Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Banyuwangi berganti dari Letkol Laut (P) Muhamad Puji ...
KRONIK

Refleksi 30 Tahun Kudatuli, Hasto Kristiyanto Bicara Politik Peradaban

JAKARTA – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto menegaskan komitmen partainya untuk ...
LEGISLATIF

Perampingan OPD, DPRD Magetan Ingatkan Pemkab untuk Belajar dari Kesalahan Masa Lalu

MAGETAN — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan memberikan sinyal positif terhadap rencana ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Gandeng Dekopinda Rumuskan Program Agar Anak Muda Tertarik Berkoperasi

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menggandeng Dekopinda Kabupaten Kediri untuk merumuskan program yang mampu ...
LEGISLATIF

Ketua DPRD Surabaya: Banpol untuk Perkuat Pendidikan Demokrasi

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri menegaskan bantuan keuangan partai politik (banpol) merupakan ...