Rabu
02 September 2026 | 1 : 29

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mas Ipin Ajak Laki-laki Evaluasi Diri dan Tekan Ego Patriarki demi Kesetaraan

pdip jatim 260419 masipin

Bupati Trenggalek Mas Ipin ajak laki-laki evaluasi diri dan tekan ego patriarki dalam perjuangan kesetaraan gender di momentum Hari Kartini.

TRENGGALEK — Mochamad Nur Arifin menegaskan laki-laki harus berani mengevaluasi diri dan menekan ego patriarki demi terciptanya relasi yang saling menghormati dalam perjuangan kesetaraan gender.

Pernyataan itu disampaikan Bupati Trenggalek yang akrab disapa Mas Ipin saat menghadiri TGX Women Summit di Gedung Bioskop NSC Trenggalek, Sabtu (18/4/2026).

Menurutnya, perjuangan kesetaraan tidak hanya menjadi tanggung jawab perempuan, tetapi juga membutuhkan kesadaran dan keterlibatan laki-laki.

“Saya juga berusaha menekan ego patriarki dalam diri saya sendiri. Kehadiran saya di sini sebagai bukti bahwa kita semua sama,” tegasnya.

Baca juga: Novita Hardini Ajak Perempuan Trenggalek Nyalakan Api Perjuangan dan Berkarya

Mas Ipin menilai, momentum Hari Kartini harus dimaknai sebagai ruang membangun kemauan, keberanian, dan semangat perubahan bagi semua pihak, baik perempuan maupun laki-laki.

Bupati yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten  Trenggalek ini menyebut, semangat Kartini terletak pada keberanian untuk berkata “saya mau”—mau belajar, memperbaiki diri, dan melampaui keterbatasan.

“Perayaan Kartini bukan hanya milik perempuan. Laki-laki juga harus punya kemauan untuk memperbaiki diri,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mas Ipin juga menegaskan pentingnya memandang perempuan sebagai kekuatan utama dalam menjaga peradaban dan masa depan bangsa.

Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis dalam membentuk generasi, sehingga harus dihormati, dimuliakan, dan diberi ruang untuk berkembang.

“Perempuan punya ketangguhan luar biasa. Mereka adalah penjaga generasi, karena itu harus dihormati,” katanya.

Ia juga menyoroti peran ibu yang dinilai tidak tergantikan dalam kehidupan keluarga. “Banyak ibu bisa menjalankan peran seorang bapak, tapi hampir mustahil sebaliknya,” ucapnya.

Mas Ipin pun mengajak seluruh perempuan Trenggalek untuk terus percaya diri dan menjadi cahaya di lingkungan masing-masing.

“Keluar dari sini harus semakin menyala. Panjenengan semua adalah Kartini masa kini,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Novita Hardini menyampaikan bahwa TGX Women Summit digelar sebagai ruang untuk menyalakan api perjuangan perempuan sekaligus mendorong lahirnya karya dari generasi muda.

Kegiatan tersebut diisi dengan workshop pemberdayaan, peluncuran buku Bising dan Hening, serta pemutaran film karya sineas muda lokal sebagai bentuk penguatan kreativitas daerah.

“Saya mengajak perempuan untuk menyalakan api perjuangan positif dalam kehidupan masing-masing,” ujar Novita. (aris/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Antisipasi Karhutla saat Kemarau, Bupati Fauzi Terbitkan SE Larangan Bakar Lahan

SUMENEP – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kekeringan 2026 menjadi perhatian serius ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Minta Proyeksi Pembiayaan Pilgub Jatim dan Dasar Dana Cadangan Rp600 M Diperjelas

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur meminta Pemprov Jatim memperjelas proyeksi keseluruhan kebutuhan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Malang: Perubahan APBD Jangan Sekadar Geser Angka, Harus Berdampak ke Rakyat

MALANG — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang mengingatkan Pemerintah Kabupaten Malang agar Perubahan APBD ...
HEADLINE

Dua Ambulans DPC Sidoarjo Bantu Evakuasi Ratusan Santri Keracunan Makanan 

SIDOARJO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sidoarjo menerjunkan dua tim ambulans dalam peristiwa keracunan massal ...
LEGISLATIF

P-APBD 2026 Disahkan, Ketua DPRD Ngawi Ingatkan 5 Program Prioritas RKPD

NGAWI – Ketua DPRD Kabupaten Ngawi Yuwono Kartiko (King) mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi agar ...
KRONIK

Bupati Fauzi Minta KONI Sumenep Perkuat Pembinaan Atlet Muda

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan pentingnya pembinaan atlet sejak usia dini untuk ...