Selasa
03 November 2026 | 7 : 09

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Puan Maharani Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan Seksual, Soroti Kasus di Kampus

pdip jatim 260418 pm

Puan Maharani menegaskan tidak ada toleransi terhadap kekerasan seksual di kampus dan mendorong evaluasi menyeluruh menyusul kasus di Universitas Indonesia.

JAKARTA — Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan tidak ada toleransi terhadap kekerasan seksual, termasuk di lingkungan pendidikan tinggi, menyusul sorotan kasus dugaan pelecehan di Fakultas Hukum Universitas Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan Puan merespons mencuatnya dugaan pelecehan seksual verbal yang melibatkan sejumlah mahasiswa dan memicu perhatian publik.

Menurutnya, setiap kasus kekerasan seksual harus ditangani secara tegas dan adil, sekaligus menjadi momentum evaluasi menyeluruh agar praktik serupa tidak terus berulang.

“Tidak boleh ada kekerasan seksual di mana pun. Kita harus menolak itu, dan setiap kasus harus diadili secara adil,” kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, dikutip Minggu (19/4/2026).

Ia menegaskan, komitmen menolak kekerasan seksual tidak boleh bersifat parsial. Baik di ruang publik maupun institusi pendidikan, seluruh pihak harus memiliki sikap yang sama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan berkeadilan.

Dalam konteks pendidikan tinggi, Puan menilai kampus memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai tempat belajar, tetapi juga ruang pembentukan karakter dan nilai, termasuk penghormatan terhadap sesama.

“Dunia pendidikan harus memberikan edukasi yang tepat agar semua pihak bisa saling menjaga,” ujar perempuan yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan itu.

Puan juga menyoroti maraknya kasus kekerasan seksual dan seksisme di lingkungan kampus yang belakangan menjadi perhatian publik. Hal ini menunjukkan bahwa persoalan tersebut masih menjadi tantangan nyata, bahkan di ruang akademik.

“Ini jadi perhatian kita bersama. Harus dievaluasi, dibicarakan secara terbuka, dan tidak boleh ada kekerasan seksual di mana pun,” tegas mantan Menko PMK itu.

Ia menambahkan, setiap kasus harus dijadikan momentum untuk memperbaiki sistem pencegahan dan penanganan di lingkungan pendidikan tinggi.

Dengan evaluasi yang menyeluruh, Puan berharap kampus benar-benar menjadi ruang aman bagi seluruh civitas akademika. (red/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bupati Fauzi Raih Cita Negeri 2026: Penghargaan Ini Milik Seluruh Masyarakat Sumenep

JAKARTA – Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, meraih Anugerah Cita Negeri 2026 yang diselenggarakan ...
KRONIK

Ngawi Siap Jadi Tuan Rumah POPDA Jatim XV

NGAWI – Kabupaten Ngawi menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pekan Olahraga Pelajar Daerah ...
HEADLINE

Puan Maharani Ajak Perkuat Demokrasi yang Menghadirkan Kesejahteraan Sosial

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengajak seluruh elemen bangsa kembali memperkuat gagasan demokrasi yang sejak ...
SEMENTARA ITU...

Evaluasi Peringkat ke-11 Porprov 2025, Kabupaten Kediri Siapkan Strategi Menuju Lima Besar

KEDIRI – Kabupaten Kediri membidik posisi lima besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027. Untuk ...
LEGISLATIF

Banjir Lahar Semeru, Eko Yunianto Desak Posko Darurat dan Logistik Pengungsian Dioptimalkan

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Eko Yunianto, meminta optimalisasi posko darurat dan ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Kota Madiun dan Komunitas Big Bantaran Kali Matangkan Rencana Aksi Merawat Pertiwi

MADIUN – Usulan warga untuk menanam pohon mangga di sepanjang bantaran Kali Madiun menjadi bagian dari aksi Merawat ...