Jumat
30 Oktober 2026 | 6 : 14

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Petani Bondowoso Minta Jalan Usaha Tani dan Irigasi Jadi Prioritas

PDIP-Jatim Martin 31072026

BONDOWOSO – Pembangunan jalan usaha tani dan perbaikan jaringan irigasi menjadi aspirasi utama warga dalam reses anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Martin Hamonangan, di Kabupaten Bondowoso, Kamis (30/7/2026) malam.

Dalam dialog di Desa Jebung Lor, Kecamatan Tlogosari, dan Desa Tumpeng, Kecamatan Wonosari, petani mengeluhkan akses menuju lahan yang sempit sehingga kendaraan roda empat tidak dapat menjangkau area pertanian. Kondisi itu membuat biaya pengangkutan pupuk maupun hasil panen semakin tinggi.

Mereka juga meminta pemerintah segera memperbaiki jaringan irigasi yang rusak. Kebocoran saluran dinilai menyebabkan distribusi air tidak merata, terutama pada musim kemarau.

“Kami tidak bisa mengangkut pupuk dan hasil panen menggunakan mobil karena jalannya sempit. Irigasi juga banyak yang bocor. Sekarang musim kemarau, ada lahan yang baru mendapat giliran air tiga hari sekali,” kata perwakilan petani Desa Jebung Lor, Sahroni.

Sementara itu, Martin Hamonangan mengatakan persoalan jalan usaha tani tidak semata menyangkut infrastruktur, tetapi juga menentukan efisiensi biaya produksi pertanian.

“Jalan menuju sawah adalah akses ekonomi. Dari sana pupuk masuk dan hasil panen keluar. Kalau infrastrukturnya buruk, biaya produksi petani akan semakin tinggi,” ujarnya.

Menurut dia, pemerintah provinsi perlu mengambil peran lebih besar dalam mendukung pembangunan infrastruktur pertanian, terutama ketika kemampuan anggaran pemerintah desa maupun kabupaten belum mampu memenuhi kebutuhan di lapangan.

Ia berharap usulan masyarakat yang dihimpun dalam reses dapat menjadi dasar pembahasan program pembangunan di DPRD Jawa Timur sehingga pembangunan jalan usaha tani dan rehabilitasi jaringan irigasi masuk dalam daftar prioritas.

Wakil Ketua DPRD Bondowoso, Sinung Sudrajad, menilai sinergi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso menjadi kunci percepatan pembangunan infrastruktur pertanian.

“Hasil reses ini harus menjadi dasar penyelarasan program antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten agar kebutuhan masyarakat dapat segera direalisasikan,” kata Sinung.

Dia menegaskan, pembangunan jalan usaha tani dan perbaikan irigasi akan berdampak langsung terhadap peningkatan produktivitas pertanian sekaligus kesejahteraan petani di Bondowoso. (art/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Larang Pungutan Perpisahan Siswa SD-SMP Negeri Surabaya, Dispendik Tegur Kasek

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melarang sekolah negeri membebani orang tua murid dengan pungutan ...
KRONIK

Wabup Ngawi Pastikan Bantu Perbaikan Rumah Rusak Terdampak Angin Kencang

NGAWI – Hujan disertai angin kencang menerjang Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Kamis (29/10/2026) petang. Cuaca ...
KRONIK

Peternak Ayam Terpuruk, Sonny Desak Pemerintah Kendalikan Harga Telur dan Pakan

BANYUWANGI – Kondisi peternak ayam petelur yang terus merugi akibat rendahnya harga telur dan tingginya biaya pakan ...
KRONIK

Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi Wajibkan ASN Kenakan Baju Adat Keraton Selama Tiga Hari

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mengajak berbagai elemen masyarakat ikut melestarikan budaya lokal ...
SEMENTARA ITU...

Lepas 10 Atlet Sambo Bojonegoro ke Kejurprov Jatim 2026, Pembina Incar Tiket Porprov dan PON

BOJONEGORO – Sebanyak 10 atlet olahraga beladiri Sambo asal Kabupaten Bojonegoro resmi diberangkatkan untuk berlaga ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Salurkan 4.000 Liter Air Bersih untuk Warga Sengon Trenggalek

TRENGGALEK – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, menyalurkan 4.000 liter air bersih kepada warga Desa ...