Kamis
13 Agustus 2026 | 10 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Petani Bondowoso Minta Jalan Usaha Tani dan Irigasi Jadi Prioritas

PDIP-Jatim Martin 31072026

BONDOWOSO – Pembangunan jalan usaha tani dan perbaikan jaringan irigasi menjadi aspirasi utama warga dalam reses anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Martin Hamonangan, di Kabupaten Bondowoso, Kamis (30/7/2026) malam.

Dalam dialog di Desa Jebung Lor, Kecamatan Tlogosari, dan Desa Tumpeng, Kecamatan Wonosari, petani mengeluhkan akses menuju lahan yang sempit sehingga kendaraan roda empat tidak dapat menjangkau area pertanian. Kondisi itu membuat biaya pengangkutan pupuk maupun hasil panen semakin tinggi.

Mereka juga meminta pemerintah segera memperbaiki jaringan irigasi yang rusak. Kebocoran saluran dinilai menyebabkan distribusi air tidak merata, terutama pada musim kemarau.

“Kami tidak bisa mengangkut pupuk dan hasil panen menggunakan mobil karena jalannya sempit. Irigasi juga banyak yang bocor. Sekarang musim kemarau, ada lahan yang baru mendapat giliran air tiga hari sekali,” kata perwakilan petani Desa Jebung Lor, Sahroni.

Sementara itu, Martin Hamonangan mengatakan persoalan jalan usaha tani tidak semata menyangkut infrastruktur, tetapi juga menentukan efisiensi biaya produksi pertanian.

“Jalan menuju sawah adalah akses ekonomi. Dari sana pupuk masuk dan hasil panen keluar. Kalau infrastrukturnya buruk, biaya produksi petani akan semakin tinggi,” ujarnya.

Menurut dia, pemerintah provinsi perlu mengambil peran lebih besar dalam mendukung pembangunan infrastruktur pertanian, terutama ketika kemampuan anggaran pemerintah desa maupun kabupaten belum mampu memenuhi kebutuhan di lapangan.

Ia berharap usulan masyarakat yang dihimpun dalam reses dapat menjadi dasar pembahasan program pembangunan di DPRD Jawa Timur sehingga pembangunan jalan usaha tani dan rehabilitasi jaringan irigasi masuk dalam daftar prioritas.

Wakil Ketua DPRD Bondowoso, Sinung Sudrajad, menilai sinergi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso menjadi kunci percepatan pembangunan infrastruktur pertanian.

“Hasil reses ini harus menjadi dasar penyelarasan program antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten agar kebutuhan masyarakat dapat segera direalisasikan,” kata Sinung.

Dia menegaskan, pembangunan jalan usaha tani dan perbaikan irigasi akan berdampak langsung terhadap peningkatan produktivitas pertanian sekaligus kesejahteraan petani di Bondowoso. (art/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Malang Minta Diskominfo Optimalkan 7 Videotron, Jangan Tambah Aset yang Bebani APBD

MALANG – DPRD Kabupaten Malang meminta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengoptimalkan tujuh aset ...
KABAR CABANG

Musran-Musanran Rampung, PDIP Trenggalek Konsolidasi Struktur Desa Hadapi Agenda 2027-2029

DPC PDI Perjuangan Trenggalek merampungkan Musran-Musanran di 152 desa dan mulai mengonsolidasikan pengurus baru ...
LEGISLATIF

Sidang Tahunan MPR 2026 Dimajukan ke 14 Agustus, Puan Pastikan DPR Lebih Khidmat

Sidang Tahunan MPR 2026 dimajukan menjadi Jumat, 14 Agustus karena 16 Agustus jatuh pada Minggu. Puan memastikan ...
KABAR CABANG

Bojonegoro Dilanda Kekeringan, Warga Sukosewu Terima Bantuan 10.000 Liter Air Bersih dari Abidin Fikri

BOJONEGORO – Dampak musim kemarau dan fenomena El Nino mulai meluas di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Salah satu ...
KRONIK

Candra Minta TAPD Jember Buka Angka di Balik Rencana Utang Rp786 Miliar

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Jember Candra Ary Fianto meminta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) membuka seluruh ...
KRONIK

Sonny PDIP Ajak KTH dan UMKM Kayu Banyuwangi Jaga Hutan dari Hulu hingga Hilir

BANYUWANGI – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, mendorong Kelompok Tani Hutan (KTH), pelaku industri, ...