Rabu
30 September 2026 | 9 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pada Malam Sastra Akhir Semester dan Bulan Bung Karno, Abrari Ajak Seniman Bangun Peradaban

PDIP-Jatim Abrari 02062022

SUMENEP – “Kata John F. Kennedy, jika politik itu bengkok, maka puisi yang akan meluruskan. Jika politik itu kotor, maka puisi yang akan membersihkan,” ujar budayawan Abrari El-Zael dalam orasi budayanya di acara Malam Sastra Akhir Semester dan Bulan Bung Karno di STKIP PGRI Sumenep, Rabu (1/6/2022) malam.

Bagi Abrari, sastra dan politik memiliki kaitan yang begitu erat. Para sastrawan harus memahani politik untuk bisa menangkap semangat dan lika-liku zamannya. Pun begitu politisi, harus memahami seni agar spirit dan narasi perjuangannya benar-benar berpijak di bumi.

“Seperti kita tahu, Bung Karno, selain seorang politisi ulung, merupakan penyuka seni. Banyak koleksi lukisan warisan Bung Karno di istana negara. Banyak puisi-puisi Bung Karno yang bisa kita nikmati sampai hari ini,” jelasnya.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Sumenep itu juga mengajak pada para mahasiswa dan seniman yang hadir untuk menjadikan seni sebagai jalan membangun peradaban. Dalam hal ini, jelas Abrari, kemanusiaan menjadi modal kita dalam berpolitik.

“Seni selalu berbicara kemanusiaan. Maka, dengan berlandaskan seni itulah, kita harus mampu menempatkan kemanusiaan sebagai narasi perjuangan dalam politik. Kata Gus Dur, yang lebih penting dari politik adalah kemanusiaan,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Program Studi (Prodi) PGSD STKIP PGRI Sumenep, M. Ridwan, mengatakan, acara Malam Sastra Akhir Sastra dan Bulan Bung Karno merupakan kegiatan yang bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman akan pentingnya sastra dan kebangsaan.

“Ini kegiatan pertama di Kampus STKIP, UAS dikonsep dengan gelar karya sastra. Kita berharap para calon guru ini memahami sastra sebagai modal untuk mendidik generasi bangsa ini,” ujarnya.

Anggota Dewan Pendidikan Kabupaten (DKP) Sumenep itu juga menjelaskan, Bulan Bung Karno menjadi momentum untuk mengenang, meneladani Bung Karno dengan segala gagasan besarnya untuk negara bangsa ini.

“Bung Karno adalah Bapak Proklamator. Jasa dan gagasan besar beliau untuk negara bangsa patut untuk kita kenang,” tandasnya.

Hadir dalam acara tersebut beberapa seniman Sumenep, di antaranya, Mahendra Cipta, Matroni Muserang, Agus Gepeng, Dr. Salamet, Set Wahedi, Alfaizin, M. Fauzi, dan Ketua STKIP PGRI Sumenep, Dr. Asmoni. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Cegah Anak Mengamen, Pemkot Surabaya Siapkan Pelatihan Menjahit dan Usaha Gorengan

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tidak hanya menghentikan aktivitas seorang anak yang diduga diajak ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Banyuwangi Salurkan Ribuan Paket Bansos untuk Jukir, Kuli, hingga Asongan

BANYUWANGI – Ketua DPC PDI Perjuangan Banyuwangi, Ana Aniati, mengatakan PDI Perjuangan menyalurkan ribuan paket ...
KRONIK

Said Abdullah: Prabowo-Megawati Akan Bertemu Lagi, Diharapkan 17 Oktober

JAKARTA – Pertemuan lanjutan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri direncanakan ...
LEGISLATIF

Baktiono Minta Seleksi Direksi BUMD Surabaya Bebas Manuver Politik

SURABAYA – Proses seleksi calon Direksi lima Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Surabaya mendapat perhatian DPRD ...
KRONIK

Sinung Soroti Rencana Utang Rp45 Miliar dalam APBD Bondowoso 2027

BONDOWOSO – Wakil Ketua DPRD Bondowoso, Sinung Sudrajad, menyoroti rencana pemerintah daerah menarik utang Rp45 ...
EKSEKUTIF

Debit Sumber Air Menurun, 500 Warga Selorejo Kediri Dapat Bantuan Air Bersih

KEDIRI – Sekitar 500 warga Dusun Selorejo, Desa Surat, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, mengalami kesulitan ...