Kamis
18 Juni 2026 | 6 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pada Malam Sastra Akhir Semester dan Bulan Bung Karno, Abrari Ajak Seniman Bangun Peradaban

PDIP-Jatim Abrari 02062022

SUMENEP – “Kata John F. Kennedy, jika politik itu bengkok, maka puisi yang akan meluruskan. Jika politik itu kotor, maka puisi yang akan membersihkan,” ujar budayawan Abrari El-Zael dalam orasi budayanya di acara Malam Sastra Akhir Semester dan Bulan Bung Karno di STKIP PGRI Sumenep, Rabu (1/6/2022) malam.

Bagi Abrari, sastra dan politik memiliki kaitan yang begitu erat. Para sastrawan harus memahani politik untuk bisa menangkap semangat dan lika-liku zamannya. Pun begitu politisi, harus memahami seni agar spirit dan narasi perjuangannya benar-benar berpijak di bumi.

“Seperti kita tahu, Bung Karno, selain seorang politisi ulung, merupakan penyuka seni. Banyak koleksi lukisan warisan Bung Karno di istana negara. Banyak puisi-puisi Bung Karno yang bisa kita nikmati sampai hari ini,” jelasnya.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Sumenep itu juga mengajak pada para mahasiswa dan seniman yang hadir untuk menjadikan seni sebagai jalan membangun peradaban. Dalam hal ini, jelas Abrari, kemanusiaan menjadi modal kita dalam berpolitik.

“Seni selalu berbicara kemanusiaan. Maka, dengan berlandaskan seni itulah, kita harus mampu menempatkan kemanusiaan sebagai narasi perjuangan dalam politik. Kata Gus Dur, yang lebih penting dari politik adalah kemanusiaan,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Program Studi (Prodi) PGSD STKIP PGRI Sumenep, M. Ridwan, mengatakan, acara Malam Sastra Akhir Sastra dan Bulan Bung Karno merupakan kegiatan yang bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman akan pentingnya sastra dan kebangsaan.

“Ini kegiatan pertama di Kampus STKIP, UAS dikonsep dengan gelar karya sastra. Kita berharap para calon guru ini memahami sastra sebagai modal untuk mendidik generasi bangsa ini,” ujarnya.

Anggota Dewan Pendidikan Kabupaten (DKP) Sumenep itu juga menjelaskan, Bulan Bung Karno menjadi momentum untuk mengenang, meneladani Bung Karno dengan segala gagasan besarnya untuk negara bangsa ini.

“Bung Karno adalah Bapak Proklamator. Jasa dan gagasan besar beliau untuk negara bangsa patut untuk kita kenang,” tandasnya.

Hadir dalam acara tersebut beberapa seniman Sumenep, di antaranya, Mahendra Cipta, Matroni Muserang, Agus Gepeng, Dr. Salamet, Set Wahedi, Alfaizin, M. Fauzi, dan Ketua STKIP PGRI Sumenep, Dr. Asmoni. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Siap Gelar RedTalk 2026, PAC PDIP Prajurit Kulon Ajak Pemuda Naik Kelas Jadi Pemimpin Masa Depan

PAC PDI Perjuangan Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, akan menggelar RedTalk 2026 sebagai forum diskusi ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Minta Semua Pihak Menahan Diri Terkait Polemik Batalyon TP di Silo

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto meminta seluruh pihak menahan diri terkait polemik pembangunan Batalyon Teritorial ...
LEGISLATIF

Empat Masalah Serius Sektor Pertanian Kabupaten Pasuruan

KABUPATEN PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan menyoroti empat persoalan utama yang dinilai ...
KABAR CABANG

PAC Ngariboyo Magetan Salurkan Bantuan untuk Warga Lansia

MAGETAN – Dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno 2026, PAC PDI Perjuangan Kecamatan Ngariboyo menggelar ...
KRONIK

Novita Hardini Siapkan Jalan bagi Talenta Muda Lewat UPRINTIS Futsal League 2026

Anggota DPR RI Novita Hardini menggelar UPRINTIS Futsal League 2026 sebagai wadah pembinaan talenta muda ...
KABAR CABANG

PDIP Kota Malang Gelorakan Semangat Gotong Royong Lewat Beragam Aksi Nyata di Bulan Bung Karno 2026

DPC PDI Perjuangan Kota Malang menggelar rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno 2026 mulai dari bakti sosial, bazar ...