Selasa
27 Oktober 2026 | 9 : 18

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Perkuat Ekonomi Nelayan, Bupati Sumenep Bangun Kerja Sama Strategis dengan PT Perikanan Indonesia

PDIP-Jatim-Achmad-Fauzi-13042026

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan bahwa potensi perikanan Sumenep sangat besar, namun membutuhkan dukungan kemitraan strategis agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas, baik nasional maupun internasional.

“Melalui kemitraan ini, kami ingin memastikan hasil perikanan Sumenep mampu menembus pasar yang lebih luas dengan kualitas yang terjamin dan berdaya saing tinggi,” ujar Fauzi.

Hal itu disampaikan Fauzi saat penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tripartit tentang kemitraan rantai pasok komoditas hasil perikanan, di Jakarta, pada Senin (13/4/2026).

Kerja sama strategis ini melibatkan Pemkab Sumenep, PT Perikanan Indonesia, dan CV Bhumiagri Nawasena Perkasa. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Besar Kantor Pusat PT Perikanan Indonesia, Jalan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fauzi didampingi oleh Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep, Agus Sulistiyono.

Fauzi menegaskan, kolaborasi lintas sektor ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat sistem rantai pasok perikanan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

“Juga memastikan nelayan mendapatkan nilai tambah yang lebih besar dari setiap hasil tangkapan mereka,” jelas pria yang juga menjabat Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep, Agus Sulistiyono, menambahkan, kerja sama tersebut akan difokuskan pada penguatan sistem distribusi, peningkatan kualitas produk, hingga pengembangan hilirisasi hasil perikanan.

“Ke depan, kami akan mendorong sistem rantai pasok yang lebih efisien dan terintegrasi, sehingga hasil perikanan dari nelayan Sumenep tidak hanya terserap dengan baik, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan, pihaknya siap mengawal implementasi kerja sama tersebut agar benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat nelayan.

“Ini bukan sekadar penandatanganan MoU, tetapi bagaimana kami memastikan program ini berjalan efektif di lapangan dan dirasakan langsung oleh para nelayan,” terangnya.

Penandatanganan MoU ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam pengembangan sektor perikanan di Kabupaten Sumenep, sekaligus membuka peluang investasi serta meningkatkan kesejahteraan nelayan sebagai ujung tombak ekonomi maritim daerah. (hzm/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Doding Rahmadi Ajak Rider Trail Perkuat Gotong Royong, Bantu Pembangunan Masjid di Trenggalek

TRENGGALEK – Hobi memacu adrenalin di jalur perbukitan dan hutan bisa berjalan beriringan dengan kepedulian sosial. ...
KRONIK

Atasi Kelangkaan Solar, Pemkab Bangkalan Terbitkan Edaran Khusus BBM Petani

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terbitkan edaran khusus memprioritaskan alokasi Bahan Bakar ...
KRONIK

Polusi Surabaya Makin Parah, Wali Kota Eri Bongkar Penyebabnya

SURABAYA – Kondisi udara Kota Surabaya belakangan ini menjadi perbincangan hangat warganet. Sebagian dari mereka ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tegaskan Pelaku Bullying di Kediri Bisa Di-DO, Guru dan Orang Tua Diminta Terlibat

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan tidak akan memberikan ruang bagi tindakan perundungan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim Dukung Perpres Ojol, Dewanti Desak Juknis Transparan

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur mendukung penerapan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun ...
KRONIK

Pemkot Surabaya Tekan Polusi Udara Lewat Kereta SRRL dan Pembatasan Truk

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memfokuskan penanganan polusi udara pada dua kebijakan kunci, yakni ...