Sabtu
29 Agustus 2026 | 11 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPRD Jember Kaji Obligasi Daerah untuk Perkuat Fiskal di Tengah Berkurangnya Transfer Pusat

pdip-jatim-250319-wahyu-prayudi-nuki

DPRD Jember mulai mengkaji penerapan obligasi daerah atau municipal bond sebagai alternatif pembiayaan pembangunan di tengah berkurangnya dana transfer pemerintah pusat.

JEMBER – DPRD Kabupaten Jember mulai mengkaji kemungkinan penerapan municipal bond atau obligasi daerah sebagai alternatif pembiayaan pembangunan di tengah menyusutnya ruang fiskal akibat berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat. Kajian tersebut diharapkan dapat membuka opsi baru dalam memperkuat kapasitas keuangan daerah tanpa membebani APBD secara berlebihan.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jember Wahyu Prayudi Nugroho mengatakan pembahasan mengenai obligasi daerah mengemuka saat Banggar berkonsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri di Jakarta beberapa waktu lalu.

“Dengan adanya kebijakan efisiensi dan berkurangnya transfer ke daerah, municipal bond atau obligasi daerah ini bisa menjadi salah satu solusi untuk menambah kekuatan fiskal daerah,” kata Nuki, Rabu (15/7/2026).

Menurutnya, obligasi daerah merupakan instrumen pembiayaan yang dapat digunakan pemerintah daerah untuk mendukung proyek-proyek publik yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekaligus berpotensi menghasilkan penerimaan, seperti pembangunan jalan, sekolah, sistem penyediaan air bersih, maupun infrastruktur pelayanan publik lainnya.

Nuki menjelaskan, Kementerian Dalam Negeri menyampaikan bahwa penerbitan obligasi daerah telah memiliki landasan hukum melalui regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementerian Keuangan. Namun, pemerintah daerah tetap harus memenuhi sejumlah persyaratan sebelum dapat menerbitkannya.

Salah satu syarat utama adalah pemerintah daerah harus memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), yang telah berhasil diraih Pemerintah Kabupaten Jember dalam beberapa tahun terakhir.

Meski demikian, ia menegaskan masih terdapat sejumlah ketentuan lain yang harus dikaji secara komprehensif, mulai dari batas kemampuan pinjaman daerah, analisis risiko fiskal, hingga ketentuan pembayaran pokok dan bunga obligasi sesuai regulasi yang berlaku.

“Soal nominal pinjaman ada perhitungan yang diatur dalam peraturan OJK dan Menteri Keuangan. Ini masih perlu dipelajari dan dianalisis secara mendalam,” ujar Wakil Ketua DPC PDIP Jember itu.

Nuki menegaskan DPRD Jember belum mengambil keputusan terkait penerbitan obligasi daerah. Menurutnya, seluruh aspek harus dihitung secara cermat karena penerbitan obligasi memerlukan persetujuan DPRD serta izin Menteri Keuangan.

“Tidak mungkin obligasi daerah diterbitkan di luar kemampuan fiskal daerah. Semua harus dihitung secara cermat agar tidak membebani APBD di masa mendatang,” tegasnya.

Ia berharap kajian tersebut dapat menjadi bagian dari upaya mencari sumber pembiayaan yang lebih berkelanjutan sehingga pembangunan daerah tetap berjalan optimal meski ruang fiskal pemerintah daerah semakin terbatas. (art/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC PDI Perjuangan Pamekasan Gelar Futsal Cup 2026, Rebutkan Piala MH Said Abdullah dan Tabanas

PAMEKASAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pamekasan menggelar Turnamen Futsal Cup 2026 antar-Pimpinan Anak Cabang ...
LEGISLATIF

Novita Hardini: Event di Daerah Jangan Cuma Ramai, UMKM Lokal Harus Ikut Panen

NGAWI — Event yang digelar di daerah jangan berhenti menciptakan keramaian. Anggota Komisi VII DPR RI Novita ...
KRONIK

Wujud Kepedulian, Hj. Ansari Salurkan 116 Unit Bantuan ATENSI Kemensos di Pamekasan

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, menyalurkan 116 unit bantuan alat bantu fisik bagi ...
KABAR CABANG

Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Pucanglaban Dikukuhkan, Komitmen Besarkan PDI Perjuangan

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung mengukuhkan pengurus Ranting dan ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Ajak Generasi Muda Terlibat Kelola Sampah

SURABAYA — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan terus melakukan sosialisasi dan mengajak berbagai elemen ...
KABAR CABANG

DPC Tuban Salurkan 15.000 Liter Air Bersih ke Senori, Minta Pemkab Tak Lambat Respon Kekeringan

TUBAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tuban menerjunkan tim Badan Penanggulangan Bencana ...