JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Wiwin Isnawati Sumrambah, mengimbau masyarakat Kabupaten Jombang untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi musim kemarau berkepanjangan yang diprediksi akan melanda dalam beberapa bulan ke depan.
Hal itu disampaikan Wiwin dalam sosialisasi di Aula Bale Tani, Kecamatan Bareng, Jombang, Kamis (16/4/2026). Menurut dia, masa pancaroba saat ini mulai berdampak pada kesehatan masyarakat dan ketahanan sektor pertanian.
Dia meminta masyarakat disiplin menerapkan pola hidup sehat, termasuk mencukupi asupan cairan minimal dua hingga tiga liter per hari guna menjaga produktivitas di tengah cuaca ekstrem.
Kondisi fisik yang prima, lanjut dia, menjadi modal utama dalam menghadapi dinamika aktivitas harian ditengah kemarau panjang.
“Sejak sekarang kita harus mulai bersiap, baik dari sisi kesehatan tubuh maupun kebutuhan sehari-hari. Cuaca yang tidak menentu membuat kondisi tubuh rentan menurun,” ujar Wiwin.
Kesiagaan di sektor kesehatan tersebut, menurut Wiwin, juga perlu dibarengi dengan langkah mitigasi di sektor pertanian terutama untuk mengantisipasi masa paceklik yang kerap menyertai musim kering.
Wiwin mendorong para petani agar lebih bijak dalam mengelola hasil bumi dengan menyisihkan sebagian gabah sebagai cadangan pangan rumah tangga ketimbang menjual seluruhnya.
Dia menilai, pengelolaan hasil panen yang efektif mampu menjaga stabilitas ekonomi keluarga petani saat produktivitas lahan menurun akibat keterbatasan air di masa mendatang.
“Petani perlu bijak mengelola hasil panen, termasuk menyimpan sebagian gabah untuk kebutuhan saat musim kering nanti,” tegasnya. (fathir/set)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










