Rabu
21 Oktober 2026 | 3 : 48

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Erma Susanti Tegaskan Literasi Digital Perempuan Jadi Kebutuhan, Bukan Pilihan

pdip jatim 260418 literasi digital 2

Erma Susanti menegaskan literasi digital bagi perempuan kini menjadi kebutuhan penting untuk meningkatkan kapasitas, kemandirian ekonomi, dan peran sosial di era digital.

BLITAR — Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur Erma Susanti menegaskan literasi digital bagi perempuan kini bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan di tengah derasnya arus digitalisasi.

Penegasan itu disampaikan saat sosialisasi peningkatan literasi digital bagi perempuan di Puri Perdana Hotel & Convention Hall, Kota Blitar, Sabtu (18/4/2026).

Mengusung tema “Nilai-Nilai Kartini di Era Digital”, kegiatan ini diikuti kader perempuan, jajaran PAC hingga pengurus ranting PDI Perjuangan.

Para peserta tampil dengan kebaya sebagai simbol identitas budaya, sekaligus menegaskan kesiapan beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Menurut Erma, perempuan yang tidak memanfaatkan teknologi informasi dan media sosial berpotensi tertinggal, baik dalam aspek ekonomi, sosial, maupun politik.

“Perempuan hari ini harus mampu meningkatkan kapasitas diri, membekali keterampilan, dan berdaya, baik di rumah tangga, ruang publik, hingga kepemimpinan,” ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan ini menekankan, pemanfaatan teknologi digital tidak boleh berhenti pada konsumsi informasi semata.

Media sosial harus digunakan secara produktif, mulai dari membangun personal branding, mengembangkan usaha, hingga memperluas partisipasi dalam kehidupan publik.

Dalam konteks kekinian, lanjutnya, semangat Raden Ajeng Kartini perlu diterjemahkan dalam bentuk penguasaan teknologi dan peningkatan kapasitas perempuan agar mampu menjawab tantangan zaman.

Erma menegaskan komitmen PDI Perjuangan dalam pemberdayaan perempuan, termasuk pada isu strategis seperti kekerasan terhadap perempuan, stunting, kesehatan ibu, hingga pelibatan perempuan dalam pengelolaan lingkungan.

“Ini bukan sekadar soal politik elektoral, tapi bagaimana partai hadir memperjuangkan kepentingan perempuan secara nyata,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya peran perempuan dalam mencetak generasi berkualitas. Karena itu, literasi digital dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun keluarga dan masyarakat yang adaptif terhadap perubahan.

Dalam forum tersebut, peserta didorong memanfaatkan teknologi sebagai penguatan ekonomi, khususnya melalui pengembangan UMKM berbasis digital marketing. Dengan begitu, perempuan tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga pelaku ekonomi yang mandiri.

Ke depan, Erma memastikan program serupa akan diperluas hingga tingkat desa agar semangat pemberdayaan perempuan terus hidup dan berdampak nyata.

“Setiap hari adalah perjuangan Kartini. Tantangan boleh berubah, tapi semangatnya harus tetap menyala,” pungkasnya. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Banyuwangi Gelar Rembug Santri, Ruang Jaring Aspirasi Generasi Pesantren

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus berupaya menghadirkan program pembangunan yang inklusif ...
EKSEKUTIF

2027, Alur Pelayanan Seluruh Puskesmas Surabaya Diselaraskan dengan Rumah Sakit

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menyelaraskan alur pelayanan seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat ...
LEGISLATIF

Minta Tak Ada Pungutan Pemakaman, Kaji Ipuk: Jangan Bebani Keluarga Berduka

SURABAYA – Ketua DPRD Kota Surabaya Syaifuddin Zuhri meminta pengelola tempat pemakaman umum (TPU) tidak melakukan ...
LEGISLATIF

Indi Naidha Prihatin Dugaan Kekerasan Siswa Sekolah Rakyat Jember

JEMBER – Sekretaris Komisi D DPRD Jember, Indi Naidha, menyoroti dugaan kekerasan terhadap tiga siswa Sekolah ...
KRONIK

Gus Falah Desak Kasus Penganiayaan Terhadap Kepsek Lamongan Diusut Tuntas

LAMONGAN – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan dari Dapil X (Lamongan-Gresik), Nasyirul Falah Amru yang akrab ...
EKSEKUTIF

Bupati Blitar Dorong Santri Percaya Diri dan Berani Tampil Lewat Lomba Pidato

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mendorong para santri terus mengembangkan kemampuan berbicara di depan umum, ...