Minggu
19 Juli 2026 | 7 : 59

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPRD Jember Minta Pemkab Bangun Sistem Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir

pdip-jatim-250817-upacara-di-watu-ulo-widarto

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto meminta Pemkab Jember membangun sistem pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir. Menurutnya, PLTSa bukan solusi tunggal untuk mengatasi persoalan persampahan.

JEMBER – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jember Widarto minta Pemerintah Kabupaten Jember membangun sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh dari hulu hingga hilir. Menurutnya, persoalan persampahan tidak akan selesai jika hanya mengandalkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa), tanpa dibarengi pembenahan tata kelola sejak tingkat rumah tangga.

Widarto mengatakan, sanksi administratif dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) terhadap pengelolaan TPA Pakusari menjadi peringatan serius bahwa sistem persampahan di Jember membutuhkan pembenahan secara menyeluruh.

“Kalau ingin pengelolaan sampah membaik, anggarannya juga harus memadai. Jangan berharap hasil maksimal kalau dukungan fiskalnya sangat kecil,” kata Widarto, Sabtu (18/7/2026).

Ia menjelaskan, pemerintah daerah perlu membangun sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi, mulai dari pemilahan sampah di tingkat rumah tangga, penguatan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), pengembangan bank sampah, hingga upaya mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA.

Menurut Widarto, pelaku usaha seperti hotel, restoran, dan kafe juga harus didorong mengelola sampahnya secara mandiri agar beban TPA Pakusari dapat terus ditekan.

Sebelumnya, KLH menjatuhkan sanksi administratif kepada Pemerintah Kabupaten Jember karena TPA Pakusari masih menerapkan sistem open dumping atau pembuangan terbuka yang sudah dilarang dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah. Berdasarkan keputusan Menteri Lingkungan Hidup pada Januari 2026, pemerintah daerah diberi waktu 180 hari untuk menghentikan praktik tersebut.

Data evaluasi KLH menunjukkan produksi sampah di Kabupaten Jember mencapai sekitar 1.046,35 ton per hari, namun yang berhasil dikelola hanya sekitar 19,78 ton per hari atau 1,89 persen. Kondisi tersebut turut berdampak pada rendahnya nilai evaluasi pengelolaan lingkungan Kabupaten Jember.

Widarto yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Jember itu menilai rendahnya capaian tersebut tidak terlepas dari minimnya dukungan anggaran. Pada APBD 2025, alokasi pengelolaan sampah hanya sekitar Rp4,54 miliar atau 0,13 persen dari total APBD Kabupaten Jember sebesar Rp4,6 triliun.

Karena itu, DPRD akan mendorong peningkatan anggaran sektor persampahan dalam pembahasan KUA-PPAS APBD 2027 agar pemerintah daerah memiliki kapasitas yang lebih memadai untuk memperbaiki tata kelola sampah.

Selain itu, Widarto mengingatkan rencana pembangunan PLTSa harus didukung kesiapan lahan dan perencanaan yang matang. Menurutnya, luas TPA Pakusari saat ini sekitar 6,8 hektare dinilai belum memadai apabila dikembangkan menjadi kawasan PLTSa sehingga perlu disiapkan pengembangan kawasan.

Ia menegaskan, keberhasilan pengelolaan sampah harus dibangun melalui sistem yang terintegrasi, didukung kebijakan anggaran, infrastruktur, serta partisipasi aktif masyarakat. Dengan pendekatan tersebut, persoalan sampah di Jember diharapkan dapat ditangani secara berkelanjutan, bukan hanya melalui pembangunan satu fasilitas semata. (art/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Erma Susanti Dorong Hilirisasi Kopi, Petani Harus Nikmati Nilai Tambah Ekonomi

Anggota Komisi B DPRD Jatim Erma Susanti mendorong hilirisasi kopi di Blitar. Petani dan generasi muda diminta ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang: Koperasi Harus Jadi Motor Penggerak Ekonomi Rakyat

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi menegaskan penguatan koperasi harus menjadi agenda bersama untuk memperkokoh ...
KABAR CABANG

Menumbuhkan Spirit Gotong Royong Melalui Turnamen Voli Piala Kades Sumbersuko, Lumajang

LUMAJANG – Lapangan Voli Brajamusti di Desa Sumbersuko, Lumajang, menjadi saksi riuh rendahnya ratusan warga yang ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tegaskan Car Free Day Surabaya Harus Bebas Pungli

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan kawasan Car Free Day harus bebas dari pungutan liar. Pemkot menggandeng ...
KRONIK

Rano Karno: Si Doel, Kudatuli, dan Utang Demokrasi yang Tak Boleh Dilupakan

Dalam peringatan 30 tahun Kudatuli, Rano Karno menyebut perjalanan politiknya tak lepas dari perjuangan para korban ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Minta Pemkab Bangun Sistem Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto meminta Pemkab Jember membangun sistem pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir. ...