Kamis
03 September 2026 | 3 : 58

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPRD Jember Minta Pemkab Bangun Sistem Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir

pdip-jatim-250817-upacara-di-watu-ulo-widarto

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto meminta Pemkab Jember membangun sistem pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir. Menurutnya, PLTSa bukan solusi tunggal untuk mengatasi persoalan persampahan.

JEMBER – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jember Widarto minta Pemerintah Kabupaten Jember membangun sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh dari hulu hingga hilir. Menurutnya, persoalan persampahan tidak akan selesai jika hanya mengandalkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa), tanpa dibarengi pembenahan tata kelola sejak tingkat rumah tangga.

Widarto mengatakan, sanksi administratif dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) terhadap pengelolaan TPA Pakusari menjadi peringatan serius bahwa sistem persampahan di Jember membutuhkan pembenahan secara menyeluruh.

“Kalau ingin pengelolaan sampah membaik, anggarannya juga harus memadai. Jangan berharap hasil maksimal kalau dukungan fiskalnya sangat kecil,” kata Widarto, Sabtu (18/7/2026).

Ia menjelaskan, pemerintah daerah perlu membangun sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi, mulai dari pemilahan sampah di tingkat rumah tangga, penguatan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), pengembangan bank sampah, hingga upaya mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA.

Menurut Widarto, pelaku usaha seperti hotel, restoran, dan kafe juga harus didorong mengelola sampahnya secara mandiri agar beban TPA Pakusari dapat terus ditekan.

Sebelumnya, KLH menjatuhkan sanksi administratif kepada Pemerintah Kabupaten Jember karena TPA Pakusari masih menerapkan sistem open dumping atau pembuangan terbuka yang sudah dilarang dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah. Berdasarkan keputusan Menteri Lingkungan Hidup pada Januari 2026, pemerintah daerah diberi waktu 180 hari untuk menghentikan praktik tersebut.

Data evaluasi KLH menunjukkan produksi sampah di Kabupaten Jember mencapai sekitar 1.046,35 ton per hari, namun yang berhasil dikelola hanya sekitar 19,78 ton per hari atau 1,89 persen. Kondisi tersebut turut berdampak pada rendahnya nilai evaluasi pengelolaan lingkungan Kabupaten Jember.

Widarto yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Jember itu menilai rendahnya capaian tersebut tidak terlepas dari minimnya dukungan anggaran. Pada APBD 2025, alokasi pengelolaan sampah hanya sekitar Rp4,54 miliar atau 0,13 persen dari total APBD Kabupaten Jember sebesar Rp4,6 triliun.

Karena itu, DPRD akan mendorong peningkatan anggaran sektor persampahan dalam pembahasan KUA-PPAS APBD 2027 agar pemerintah daerah memiliki kapasitas yang lebih memadai untuk memperbaiki tata kelola sampah.

Selain itu, Widarto mengingatkan rencana pembangunan PLTSa harus didukung kesiapan lahan dan perencanaan yang matang. Menurutnya, luas TPA Pakusari saat ini sekitar 6,8 hektare dinilai belum memadai apabila dikembangkan menjadi kawasan PLTSa sehingga perlu disiapkan pengembangan kawasan.

Ia menegaskan, keberhasilan pengelolaan sampah harus dibangun melalui sistem yang terintegrasi, didukung kebijakan anggaran, infrastruktur, serta partisipasi aktif masyarakat. Dengan pendekatan tersebut, persoalan sampah di Jember diharapkan dapat ditangani secara berkelanjutan, bukan hanya melalui pembangunan satu fasilitas semata. (art/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Eri: Maulid Nabi Jangan Sekadar Bersholawat, Teladani Akhlak Rasulullah

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan Maulid Nabi tidak cukup dengan bersholawat, tetapi harus diwujudkan ...
KABAR CABANG

Guntur Soroti Literasi Politik Anak Muda, Apatisme Harus Dijawab dengan Edukasi

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Guntur Wahono menyoroti pentingnya meningkatkan literasi ...
LEGISLATIF

Khamim Perluas Potensi Susu Dusun Brau Lewat Festival Nyusu Bareng

BATU – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batu Khamim Tohari mendorong potensi susu lokal Dusun Brau, ...
BERITA TERKINI

Keluhan Peziarah Berulang, Eri Perketat Pengawasan Anjal di Kawasan Makam Sunan Ampel

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan pengawasan terhadap anak jalanan (anjal) dan pengamen di ...
KRONIK

Biaya Mahal Pilkades Dikhawatirkan Saring Kandidat Berkualitas

JEMBER – Mahalnya biaya pencalonan kepala desa mulai dikeluhkan warga di sejumlah wilayah Jember. Mereka khawatir ...
KRONIK

Tampung Keluhan Wali Murid hingga Guru, Bupati Ipuk Bahas Isu Pendidikan di Forum Gesah Bareng

BANYUWANGI – Program “Gesah Bareng Ambi Bupati” kembali digelar, pada Rabu (2/9/2026), di Pendopo Sabha Swagata ...