LUMAJANG – Lapangan Voli Brajamusti di Desa Sumbersuko, Lumajang, menjadi saksi riuh rendahnya ratusan warga yang memadati area pertandingan. Riuh penonton bukan sekadar merayakan kemenangan tim favorit, melainkan bagian dari perayaan Bulan Bung Karno yang dikemas melalui turnamen bola voli Kades Cup Sumbersuko 2026.
Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, H. Agus Wicaksono, menegaskan bahwa turnamen ini digelar bukan semata-mata untuk mencari pemenang.
Lebih dari itu, olahraga bola voli ini dipilih sebagai media untuk menghidupkan kembali nilai-nilai kebangsaan, persatuan, dan gotong royong yang diwariskan oleh Proklamator RI, Soekarno.
“Turnamen ini bukan hanya soal mencari juara. Yang lebih penting adalah menumbuhkan semangat gotong royong, sportivitas, dan persatuan sebagaimana nilai-nilai yang selalu diajarkan Bung Karno,” ujar pria yang akrab disapa Agus Yudha tersebut saat menghadiri partai final di Lapangan Brajamusti, Sabtu (18/7/2026) malam.
Menurut Agus, Bulan Bung Karno harus menjadi momentum nyata untuk membumikan nilai Pancasila. Peringatan tersebut tidak boleh terjebak dalam acara seremonial belaka, melainkan harus menyentuh dan melibatkan masyarakat secara langsung lewat aktivitas yang positif.
Turnamen yang telah bergulir sejak 20 Juni 2026 ini memperebutkan total hadiah sebesar Rp 30 juta. Event ini merupakan hasil kolaborasi antara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lumajang dengan Pemerintah Desa Sumbersuko.

Pada pertandingan Sabtu malam, tensi tinggi tersaji dalam perebutan juara ke-3 dan ke-4 sektor putra antara MSC Kedungrejo melawan IBRC Dadapan. Sementara pada sektor putri, laga sengit memperebutkan takhta juara 1 dan 2 mempertemukan Boms 99 Banyuputih Lor dengan Bonek Pasrujambe.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lumajang, Supratman, menambahkan bahwa Bulan Bung Karno yang diperingati setiap bulan Juni memiliki arti historis yang mendalam.
Bulan tersebut merekam tiga momen krusial: Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni, Hari Lahir Bung Karno pada 6 Juni, dan Hari Wafat Bung Karno pada 21 Juni.
“PDI Perjuangan secara rutin mengisi peringatan tersebut dengan berbagai kegiatan sosial, kebudayaan, pendidikan, dan olahraga sebagai upaya membumikan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat,” kata Supratman.
Ia juga menegaskan komitmen partainya untuk terus hadir dan menyapa masyarakat melalui kegiatan kemasyarakatan yang produktif. Supratman berharap, kesuksesan turnamen di Sumbersuko ini dapat diduplikasi di wilayah-wilayah lain secara bergilir.
Rangkaian turnamen ini dijadwalkan rampung pada Minggu (19/7/2026) malam dengan menyajikan partai final juara 1 dan 2 putra serta juara 3 dan 4 putri. Acara puncak tersebut rencananya akan ditutup secara resmi oleh Bupati dan Wakil Bupati Lumajang. (ndy/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










