MALANG – Bupati Malang HM Sanusi menegaskan penguatan koperasi harus menjadi agenda bersama untuk memperkokoh ekonomi rakyat. Pemerintah Kabupaten Malang pun berkomitmen memperkuat Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai motor penggerak perekonomian desa sekaligus memperluas kesejahteraan masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Sanusi saat menghadiri Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di Lapangan Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Sabtu (18/7/2026).
“Ketika koperasi mampu tumbuh sehat, profesional, dan berdaya saing, maka manfaatnya akan langsung dirasakan masyarakat melalui peningkatan kesejahteraan, perluasan kesempatan usaha, serta penguatan kemandirian ekonomi daerah,” ujar Sanusi, dikutip Minggu (19/7/2026).
Menurut Sanusi, tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya” menegaskan bahwa kemajuan bangsa berawal dari kuatnya ekonomi rakyat. Karena itu, penguatan koperasi harus melibatkan pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat.
Politisi PDI Perjuangan ini menegaskan, Pemkab Malang memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai instrumen strategis memperkuat ekonomi dari tingkat desa dan kelurahan.

Menurutnya, kehadiran koperasi tersebut diharapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat, memperkuat rantai pasok produk lokal, memperluas akses pembiayaan, serta menciptakan nilai tambah bagi potensi unggulan desa.
Selain itu, pemerintah daerah terus mendorong penguatan kelembagaan koperasi melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, digitalisasi usaha, perluasan akses pembiayaan, hingga pengembangan jejaring pemasaran bagi koperasi dan pelaku UMKM.
“Mari kita bangun koperasi yang sehat, transparan, inovatif, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi anggotanya maupun masyarakat luas,” ajaknya.
Sementara itu, tokoh gerakan koperasi nasional Sri Untari Bisowarno yang hadir di acara itu menegaskan Koperasi Merah Putih tidak boleh hanya berfungsi sebagai lembaga pembiayaan, tetapi harus berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi rakyat yang mampu memperkuat rantai pasok produk lokal.
Menurut legislator PDI Perjuangan yang menjabat Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur itu, koperasi juga harus adaptif terhadap perkembangan zaman melalui pemanfaatan teknologi dan digitalisasi usaha agar mampu meningkatkan daya saing serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi anggotanya. (ull/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










