Kamis
24 September 2026 | 2 : 54

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bertemu Kusnadi, Pertuni Jatim Diskusikan Pembaharuan Perda Perlindungan Disabilitas

PDIP-Jatim-Kusnadi-13092022

SURABAYA – Sekira 4 pengurus Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) Jatim mendatangi gedung DPRD Jatim, Selasa (13/9/2022). Ketua 1 Pertuni Jatim, Danny, menjelaskan, tujuan kedatangan mereka guna silahturahim sekaligus diskusi terkait Peraturan Daerah (Perda) Nomor 13 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pelayanan bagi Penyandang Disabilitas.

“Pada November 2021 teman-teman mengadakan Musda menghasilkan program kerja, yang mana kami pengurus itu Januari hingga Februari mengerucutkan program tersebut,” ujarnya.

Menurutnya, Perda yang berjalan sejak 2013 tersebut sudah waktunya untuk diperbarui. Terlebih melihat banyaknya perkembangan situasi yang memerlukan payung hukum khusus.

“Sehingga kami perlu Perda disabilitas untuk Jatim diperbarui supaya ada payung hukum yang jelas sesuai perkembangan terbaru,” ucapnya.

Untuk itu pihaknya berharap DPRD Jatim dapat membantu dalam merancang poin-poin yang perlu ditambahkan.

“Saya mohon kami nanti bisa banyak berdiskusi dengan DPRD utamanya Komisi E, karena untuk membuat rancangan Perda itu juga butuh banyak diskusi, banyak aspek yang dipertimbangkan,” terangnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim), Kusnadi, mengatakan, substansi Perda tersebut diperuntukkan kepada disabilitas. Maka agar payung hukum dapat sesuai dengan permasalahan yang dihadapi di lapangan, sepatutnya draft rumusan dirancang oleh yang berkepentingan.

“Maka kalau ini berhubungan dengan persoalan disabilitas, yang paham tentang kendalanya adalah yang mengalami,” ujar Kusnadi.

Jika draft telah tersusun, tambah Kusnadi, maka pihaknya akan membantu mendorong Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dalam rapat dewan.

“Monggo dikomunikasikan dengan disabilitas yang lain, tentang di mana tempat untuk bertemu saya bisa fasilitasi. Nanti kalau sudah selesai disusun, draftnya titipkan saya untuk Raperda itu bisa dibahas oleh kelengkapan dewan,” tutur politisi PDI Perjuangan itu.

Hal serupa disampaikan anggota Komisi E DPRD Jatim, Hari Putri Lestari. Ia menyebut, terkait Perda tersebut akan dikoordinasikan antardisabilitas.

“Kami mengapresiasi niatan maupun upaya dari Pertuni mendata dan memperbarui data anggota terkait data pribadi dan latar belakang pendidikan. Dan mengapresiasi terkait revisi Perda baru tentang disabilitas,” pungkasnya.

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Turun Langsung ke Rubaru, Ketua TP PKK Sumenep Tekankan Pencegahan Stunting

SUMENEP – Upaya percepatan penurunan angka tengkes (stunting) di Kabupaten Sumenep terus digencarkan melalui ...
KRONIK

Pimpin Rakor Stunting, Bupati Lukman: Data Harus Selaras dengan Kondisi Faktual Lapangan

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menekankan bahwa keberhasilan penanganan stunting membutuhkan data yang ...
KRONIK

Pasar Banyuwangi mulai Diserahterimakan, Bupati Ipuk Turun Tangan Dengar Keluhan Pedagang

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengecek penyerahterimaan lapak untuk pedagang di Pasar ...
BERITA TERKINI

Sri Untari Dorong Lintas Sektor Cegah Kenakalan Remaja, Guru BK Disiapkan Wadah Aman

MALANG — Pencegahan kenakalan remaja dinilai tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah. Anggota Komisi E DPRD Jawa ...
BERITA TERKINI

557.868 Ton Pupuk Bersubsidi Belum Tersalur, Renny Dorong Pengawasan dengan Lima Ukuran

SURABAYA — Sebanyak 557.868,9 ton atau 26,36 persen pupuk bersubsidi dari total alokasi 2.115.951 ton di Jawa Timur ...
LEGISLATIF

Eddy Paripurna Desak Bongkar Aktor di Balik Peredaran 1.048 Ton Udang Impor

SURABAYA — Peredaran 1.048 ton udang impor yang diduga tidak sesuai peruntukan di sejumlah wilayah Jawa Timur ...