Selasa
21 April 2026 | 11 : 50

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bertemu Kusnadi, Pertuni Jatim Diskusikan Pembaharuan Perda Perlindungan Disabilitas

PDIP-Jatim-Kusnadi-13092022

SURABAYA – Sekira 4 pengurus Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) Jatim mendatangi gedung DPRD Jatim, Selasa (13/9/2022). Ketua 1 Pertuni Jatim, Danny, menjelaskan, tujuan kedatangan mereka guna silahturahim sekaligus diskusi terkait Peraturan Daerah (Perda) Nomor 13 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pelayanan bagi Penyandang Disabilitas.

“Pada November 2021 teman-teman mengadakan Musda menghasilkan program kerja, yang mana kami pengurus itu Januari hingga Februari mengerucutkan program tersebut,” ujarnya.

Menurutnya, Perda yang berjalan sejak 2013 tersebut sudah waktunya untuk diperbarui. Terlebih melihat banyaknya perkembangan situasi yang memerlukan payung hukum khusus.

“Sehingga kami perlu Perda disabilitas untuk Jatim diperbarui supaya ada payung hukum yang jelas sesuai perkembangan terbaru,” ucapnya.

Untuk itu pihaknya berharap DPRD Jatim dapat membantu dalam merancang poin-poin yang perlu ditambahkan.

“Saya mohon kami nanti bisa banyak berdiskusi dengan DPRD utamanya Komisi E, karena untuk membuat rancangan Perda itu juga butuh banyak diskusi, banyak aspek yang dipertimbangkan,” terangnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim), Kusnadi, mengatakan, substansi Perda tersebut diperuntukkan kepada disabilitas. Maka agar payung hukum dapat sesuai dengan permasalahan yang dihadapi di lapangan, sepatutnya draft rumusan dirancang oleh yang berkepentingan.

“Maka kalau ini berhubungan dengan persoalan disabilitas, yang paham tentang kendalanya adalah yang mengalami,” ujar Kusnadi.

Jika draft telah tersusun, tambah Kusnadi, maka pihaknya akan membantu mendorong Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dalam rapat dewan.

“Monggo dikomunikasikan dengan disabilitas yang lain, tentang di mana tempat untuk bertemu saya bisa fasilitasi. Nanti kalau sudah selesai disusun, draftnya titipkan saya untuk Raperda itu bisa dibahas oleh kelengkapan dewan,” tutur politisi PDI Perjuangan itu.

Hal serupa disampaikan anggota Komisi E DPRD Jatim, Hari Putri Lestari. Ia menyebut, terkait Perda tersebut akan dikoordinasikan antardisabilitas.

“Kami mengapresiasi niatan maupun upaya dari Pertuni mendata dan memperbarui data anggota terkait data pribadi dan latar belakang pendidikan. Dan mengapresiasi terkait revisi Perda baru tentang disabilitas,” pungkasnya.

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

PEREMPUAN

Puan Maharani: Perempuan Indonesia Harus Ikut Rancang Ruang Pengambilan Keputusan

Puan Maharani menegaskan perempuan harus ikut merancang ruang pengambilan keputusan agar perspektif perempuan hadir ...
KABAR CABANG

PDIP Kabupaten Madiun Gembleng Kader Muda di Sekolah Politik, Siapkan Mesin 2029

PDIP Kabupaten Madiun akan menggembleng kader muda melalui sekolah politik sebagai strategi menghadapi Pemilu 2029 ...
KRONIK

Indi Naidha Tekankan Akses Kerja dan Beasiswa bagi Disabilitas Jember 

Indi Naidha menegaskan pemerintah wajib memberdayakan penyandang disabilitas dan mendorong implementasi Perda ...
KRONIK

Wiwin Sumrambah Salurkan Bantuan Alsintan untuk Petani Jombang

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Wiwin Sumrambah, menyerahkan bantuan alat dan ...
KRONIK

Industri Makin Banyak, Ini Strategi Pemkab Ngawi Agar Tenaga Kerja Lokal Terserap Maksimal

NGAWI – Pertumbuhan industri di Kabupaten Ngawi terus menunjukkan tren positif. Hingga saat ini, tercatat sudah ada ...
KRONIK

Deni Wicaksono Tekankan Restrukturisasi PDIP Kabupaten Madiun, Siapkan Mesin Politik 2029

Deni Wicaksono menegaskan Musancab PDIP se- Kabupaten Madiun sebagai bagian restrukturisasi organisasi untuk ...