Selasa
21 Juli 2026 | 9 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Indi Naidha Tekankan Akses Kerja dan Beasiswa bagi Disabilitas Jember 

pdip jatim 260420 indi naidha

Indi Naidha menegaskan pemerintah wajib memberdayakan penyandang disabilitas dan mendorong implementasi Perda Disabilitas di Jember.

JEMBER — Sekretaris Komisi D DPRD Jember Indi Naidha menegaskan pemerintah harus menampung dan memberdayakan penyandang disabilitas sebagai bagian dari tanggung jawab pelayanan publik, sekaligus memastikan implementasi Perda Disabilitas berjalan maksimal di Kabupaten Jember.

Penegasan itu dia sampaikan dalam diskusi publik yang digelar Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Jember, Minggu (19/4/2026), yang menghadirkan unsur legislatif, pemerintah daerah, dan organisasi penyandang disabilitas.

Menurut Indi, pemerintah tidak boleh hanya berhenti pada regulasi, tetapi harus membuka akses nyata bagi penyandang disabilitas, terutama dalam dunia kerja.

“Bagi penyandang disabilitas yang bisa bekerja, pemerintah harus memberikan akses agar mereka bisa berkontribusi dan menunaikan hak serta kewajibannya sesuai Perda Nomor 7 Tahun 2016,” ujar Indi, dalam keterangannya kepada media ini, Senin (20/4/2026).

Ia juga menyoroti pentingnya dukungan di sektor pendidikan, termasuk pemberian beasiswa bagi penyandang disabilitas sebagai bentuk keadilan akses.

“Kami akan evaluasi berapa persen penyandang disabilitas yang sudah mendapatkan beasiswa dari pemerintah daerah,” tegas Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jember tersebut.

Diskusi ini sendiri digelar untuk mendorong implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Jember Nomor 7 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas.

Ketua GMNI Jember, Abdul Aziz Al Fazri, mengatakan forum tersebut menjadi ruang menyelaraskan kebijakan antara pemerintah, penyandang disabilitas, dan pemangku kepentingan lainnya.

“Diskusi ini mendorong keterlibatan langsung penyandang disabilitas dalam perencanaan dan evaluasi kebijakan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja Jember, Juhaeni, mengungkapkan implementasi perda tersebut masih belum optimal, terutama dalam pemenuhan kuota tenaga kerja disabilitas.

Ia menjelaskan, sesuai aturan, instansi pemerintah, BUMN, dan BUMD wajib mempekerjakan minimal 2 persen tenaga kerja disabilitas, sementara sektor swasta minimal 1 persen.

“Implementasi pasal terkait masih belum berjalan maksimal di Jember,” katanya.

Untuk itu, pihaknya mendorong adanya pemetaan data penyandang disabilitas berdasarkan jenis, minat, dan keterampilan, agar penyaluran kerja bisa lebih tepat sasaran.

“Mari kita kolaborasi antara dinas, legislatif, dan organisasi disabilitas untuk mengoptimalkan implementasi perda ini,” pungkasnya. (art/arul/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...
SEMENTARA ITU...

Ketika Pelari Kenya Terjebak di Jember, Gotong Royong Mengantarnya Pulang

JEMBER — Debu musim kemarau beterbangan di sepanjang jalan Kota Jember. Matahari siang memantulkan hawa panas dari ...
KRONIK

Puan Maharani Tekankan Literasi Digital dan Komunikasi Negara untuk Tangkal Hoaks tentang DPR

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan maraknya hoaks yang menyasar DPR RI menjadi pengingat pentingnya ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Dorong Pemkot Percepat Pembangunan Pintu Air Kali Jagir

SURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong Pemkot Surabaya Proaktif Cari Pimpinan Perumda yang Kompeten

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono meminta Pemkot Surabaya proaktif mencari figur profesional berkompeten ...