TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Pagerwojo masa bakti 2026-2031 resmi terbentuk dan dilantik di Agrowisata Kahyangan, Desa Mulyosari, pada Jumat (4/9/2026) malam.
Pengurus Partai di tingkat desa dan dusun ini ditetapkan melalui Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musranran) serentak yang dipimpin oleh DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung, Erma Susanti, mengatakan bahwa PDI Perjuangan adalah partai yang terbuka untuk anak-anak muda dan kaum perempuan. Partai tambah dia, mewajibkan 30 persen Gen Z dan kaum perempuan dalam kepengurusan di semua tingkatan.
“Saya lihat Gen Z-nya cukup banyak. Ini tentunya akan menjadi energi baru PDI Perjuangan untuk mewarnai Kecamatan Pagerwojo,” ujar Erma.
Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur ini mengajak pengurus Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Pagerwojo untuk memiliki rasa bangga karena menjadi kader terbaik dan kader pilihan yang lolos dalam proses penjaringan dan penyaringan.
Meski demikian, pengurus Ranting dan Anak Ranting masa bakti 2026-2031 ini mempunyai tanggung jawab yang cukup besar dalam membesarkan PDI Perjuangan di Kecamatan Pagerwojo.

“Berdasarkan data KPU, Kecamatan Pagerwojo ini selalu jadi runner-up. Dengan kepengurusan baru dan kesamaan tekad ini, PDI Perjuangan bisa menjadi pemenang di Kecamatan Pagerwojo pada Pemilu 2029 mendatang,” ucapnya.
Erma menekankan, menjadi pengurus Ranting dan Anak Ranting adalah satu upaya mengabdi pada bangsa Indonesia, khusus di wilayah Kecamatan Pagerwojo.
Untuk mewujudkan pengabdian ini, dibutuhkan soliditas seluruh kader dan pengurus, serta gotong royong bersama masyarakat melalui program-program Partai.
“Semua kader dan pengurus harus terkonsolidasi dan terkoordinasi sehingga ranting dan anak ranting se-Kecamatan Pagerwojo bisa lebih kuat lagi,” tegas Erma.
Erma berharap, pengurus Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Pagerwojo semakin solid, kompak dan bergerak dalam satu rampak barisan untuk membesarkan PDI Perjuangan dan bermanfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung, Samsul Huda, menambahkan bahwa konsolidasi PDI Perjuangan di Kecamatan Pagerwojo telah terlaksana dengan hikmat, semangat, dan penuh dengan langkah kegembiraan dan kemantapan untuk melaksanakan perjuangan bersama.

Dia mengajak seluruh pengurus Ranting dan Anak Ranting untuk memantapkan dan menyehatkan organisasi di Kecamatan Pagerwojo.
“Kalau kita ingin menang, maka organ ini harus menjadi organ yang sehat. PDI Perjuangan adalah wadah gemblengan kita bersama untuk melaksanakan konstitusi dan mewujudkan keadilan dan kesejahteraan rakyat,” kata Samsul.
Menurut Samsul, keceriaan dan kebersamaan dari Gen Z akan menjawab tantangan perkembangan digitalisasi ke depan. Energi baru dari Gen Z juga menjadi langkah komunikasi politik yang harus bangun untuk memenangkan PDI Perjuangan di Kecamatan Pagerwojo.
Samsul menegaskan, Musran dan Musranran serentak se-Kecamatan Pagerwojo adalah tonggak awal untuk menyatukan visi gerakan bersama dengan rakyat di Kecamatan Pagerwojo.
“Mari kita bersama-sama akan bergerak dengan rakyat, kita satukan langkah agar Kabupaten Tulungagung menjadi kandang banteng sejati,” tegasnya.
Di tempat yang sama, Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Pagerwojo, Rudi Pratomo Adi, mengajak pengurus Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Pagerwojo untuk memenangkan PDI Perjuangan pada Pemilu 2029 mendatang.
“Mari kita bekerja bersama, bergerak bersama, bergotong-royong untuk memenangkan PDI Perjuangan di Kecamatan Pagerwojo,” kata Rudi.
Seperti diketahui, Musran dan Musranran PDI Perjuangan se-Kecamatan Pagerwojo diikuti oleh pengurus Ranting di 11 desa dan Anak Ranting di 25 dusun. (sin/set)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS












