Selasa
21 Juli 2026 | 11 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Puan Maharani: Perempuan Indonesia Harus Ikut Rancang Ruang Pengambilan Keputusan

pdip jatim 260421 pm

Puan Maharani menegaskan perempuan harus ikut merancang ruang pengambilan keputusan agar perspektif perempuan hadir dalam pembangunan Indonesia.

JAKARTA — Puan Maharani menegaskan perempuan harus ikut merancang ruang-ruang pengambilan keputusan agar perspektif perempuan benar-benar hadir dalam pembangunan Indonesia.

Penegasan itu disampaikan Puan dalam momentum peringatan Hari Kartini 2026, Selasa (21/4/2026).

Menurutnya, keterlibatan perempuan tidak cukup hanya sebagai pelengkap di ruang keputusan, tetapi harus menjadi bagian dari perancang sistem itu sendiri.

“Perempuan harus ikut merancang ruang pengambilan keputusan agar perspektif perempuan dipertimbangkan dalam pembangunan,” ujar Puan.

Dia menilai, perempuan selama ini telah membuktikan kapasitasnya dalam berbagai sektor. Karena itu, pertanyaan saat ini bukan lagi soal kemampuan, melainkan sejauh mana sistem memberi ruang.

Puan menegaskan, menyertakan perempuan bukan sekadar kebijakan afirmatif, tetapi bagian dari penghormatan terhadap harkat manusia sekaligus strategi memperkuat bangsa.

“Perempuan bukan objek, tapi subjek aktif dalam menentukan arah perjalanan bangsa,” tegasnya.

Lebih lanjut, Puan menyoroti pengalaman hidup perempuan yang unik, yang kerap diasosiasikan dengan peran merawat. Namun, menurutnya, makna tersebut tidak boleh dibatasi pada ranah domestik semata.

“Peran merawat juga bagian dari kepemimpinan dan pembangunan,” kata legislator yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan tersebut.

Dalam konteks itu, ia menekankan pentingnya memastikan pengalaman dan perspektif perempuan hadir dalam setiap proses pengambilan keputusan.

Puan juga mengaitkan hal tersebut dengan semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini yang mendorong perubahan melalui keberanian berpikir dan bertindak.

Menurutnya, perempuan Indonesia saat ini tidak lagi menunggu perubahan, tetapi sudah menjadi bagian dari penggerak utama.

Ia pun mengajak seluruh elemen untuk memastikan pembangunan Indonesia berjalan inklusif, tanpa meninggalkan satu pun kelompok.

“Bangsa ini butuh dua sayap—perempuan dan laki-laki—agar bisa terbang tinggi,” ujarnya. (goek)

 

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Baktiono Dorong Pemkot Surabaya Proaktif Cari Pimpinan Perumda yang Kompeten

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono meminta Pemkot Surabaya proaktif mencari figur profesional berkompeten ...
HEADLINE

Hasto: Program MBG Lebih Efektif Jika Libatkan Warung dan UMKM Lokal

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai Program Makan Bergizi Gratis akan lebih efektif jika melibatkan ...
KRONIK

Dongkrak UMKM, Business Matching BEC x SCF Capai Rp 1,22 Miliar

BANYUWANGI – Kolaborasi Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang digelar Pemkab Banyuwangi dan Sekarkijang Creative ...
EKSEKUTIF

Bupati Gresik Cup 2026, Wadah Menjaring dan Mengasah Kemampuan Atlet

GRESIK – Sebanyak 1.413 atlet resmi memulai persaingan di Bupati Gresik Cup 2026. Ajang ini sebagai wadah menjaring ...
UMKM

DPRD Kabupaten Pasuruan Kemas Produk UMKM Jadi Oleh-oleh untuk Tamu Kedinasan

KABUPATEN PASURUAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan terus menunjukkan komitmen nyata ...
KRONIK

RedTalks Segera Hadir, Ajak Generasi Muda Kupas Nasionalisme di Era Modern

SURABAYA – Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, makna nasionalisme terus ...