Sabtu
05 September 2026 | 3 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Puan Maharani: Perempuan Indonesia Harus Ikut Rancang Ruang Pengambilan Keputusan

pdip jatim 260421 pm

Puan Maharani menegaskan perempuan harus ikut merancang ruang pengambilan keputusan agar perspektif perempuan hadir dalam pembangunan Indonesia.

JAKARTA — Puan Maharani menegaskan perempuan harus ikut merancang ruang-ruang pengambilan keputusan agar perspektif perempuan benar-benar hadir dalam pembangunan Indonesia.

Penegasan itu disampaikan Puan dalam momentum peringatan Hari Kartini 2026, Selasa (21/4/2026).

Menurutnya, keterlibatan perempuan tidak cukup hanya sebagai pelengkap di ruang keputusan, tetapi harus menjadi bagian dari perancang sistem itu sendiri.

“Perempuan harus ikut merancang ruang pengambilan keputusan agar perspektif perempuan dipertimbangkan dalam pembangunan,” ujar Puan.

Dia menilai, perempuan selama ini telah membuktikan kapasitasnya dalam berbagai sektor. Karena itu, pertanyaan saat ini bukan lagi soal kemampuan, melainkan sejauh mana sistem memberi ruang.

Puan menegaskan, menyertakan perempuan bukan sekadar kebijakan afirmatif, tetapi bagian dari penghormatan terhadap harkat manusia sekaligus strategi memperkuat bangsa.

“Perempuan bukan objek, tapi subjek aktif dalam menentukan arah perjalanan bangsa,” tegasnya.

Lebih lanjut, Puan menyoroti pengalaman hidup perempuan yang unik, yang kerap diasosiasikan dengan peran merawat. Namun, menurutnya, makna tersebut tidak boleh dibatasi pada ranah domestik semata.

“Peran merawat juga bagian dari kepemimpinan dan pembangunan,” kata legislator yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan tersebut.

Dalam konteks itu, ia menekankan pentingnya memastikan pengalaman dan perspektif perempuan hadir dalam setiap proses pengambilan keputusan.

Puan juga mengaitkan hal tersebut dengan semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini yang mendorong perubahan melalui keberanian berpikir dan bertindak.

Menurutnya, perempuan Indonesia saat ini tidak lagi menunggu perubahan, tetapi sudah menjadi bagian dari penggerak utama.

Ia pun mengajak seluruh elemen untuk memastikan pembangunan Indonesia berjalan inklusif, tanpa meninggalkan satu pun kelompok.

“Bangsa ini butuh dua sayap—perempuan dan laki-laki—agar bisa terbang tinggi,” ujarnya. (goek)

 

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Tambahan Fiskal Rp223 Miliar di P-APBD Jember 2026, PDIP: Apa Manfaat Nyatanya Buat Warga?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember mempertanyakan manfaat tambahan ruang fiskal sekitar Rp223,12 ...
OLAHRAGA

Trenggalek Bertekad Tembus 10 Besar Porprov Jatim 2027

KONI Trenggalek menargetkan masuk 10 besar Porprov Jatim 2027 meski anggaran terbatas. Dari 40 atlet yang siap ...
EKSEKUTIF

Tanam Pohon Peringatan Hari Lahir Kejaksaan, Wabup Antok Berharap Srigati Bisa Jadi Agro Wisata

NGAWI – Kejaksaan Negeri Ngawi menanam sejumlah pohon buah di kawasan wisata religi Palereman Srigati, Desa ...
KRONIK

Imbas 1.600 Pekerja PT INKA Banyuwangi Dirumahkan, DPRD Desak Pemkab dan Pusat Turun Tangan

BANYUWANGI – Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, menyatakan keprihatinan mendalam atas ...
OLAHRAGA

Bupati Fauzi Lepas Assyabaab U-13, Titipkan Pesan Penting Soal Karakter dan Disiplin

SUMENEP – Sebanyak 25 anggota Assyabaab U-13 resmi dilepas menuju Kabupaten Jember untuk mengikuti kompetisi Zona ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong RT/RW Dilibatkan Aktif dalam Pendataan Bansos, Data Desil Harus Sesuai Kondisi Riil Warga

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono mendorong pemerintah melibatkan RT dan RW secara aktif ...