Minggu
06 September 2026 | 1 : 59

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dua Legislator Perempuan PDIP Jombang Ini Perkuat Pendidikan Keluarga dan Literasi Digital di Wonosalam

PDIP-Jatim-Sadarestuwati-20042026

JOMBANG – Anggota Komisi IV DPR RI, Sadarestuwati, dan anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Wiwin Isnawati Sumrambah, menekankan pentingnya penguatan pendidikan keluarga berbasis kearifan lokal sebagai fondasi utama dalam menghadapi tantangan era digital.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi yang berlangsung di Aula Seloageng, Kecamatan Wonosalam, Jombang, pada Sabtu (18/4/2026).

Acara yang diikuti oleh lebih dari 100 peserta ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya peran keluarga dalam menyaring arus informasi serta menjaga kesehatan generasi masa depan. Kehadiran kedua tokoh legislatif asal Jombang tersebut memberikan perspektif komprehensif, mulai dari kebijakan nasional hingga implementasi di tingkat daerah.

Dalam paparannya, Sadarestuwati menyoroti kerentanan masyarakat terhadap derasnya arus informasi yang tidak terverifikasi. Ia mengingatkan, di era media sosial, setiap individu harus memiliki ketahanan informasi agar tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang menyesatkan.

“Masyarakat sekarang sangat mudah terkecoh oleh informasi yang belum tentu benar. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memastikan kebenaran sebelum mempercayai atau menyebarkannya,” ujarnya.

Selain literasi digital, politisi yang akrab disapa Mbak Estu ini juga memberikan perhatian khusus pada isu kesehatan keluarga, terutama mengenai penanganan stunting. Ia mengoreksi persepsi umum yang menganggap stunting hanya terjadi saat anak mulai tumbuh besar.

Menurut dia, pemenuhan gizi sejak masa kehamilan adalah kunci utama yang sering terlupakan.

“Stunting itu bukan dimulai saat anak SD, tetapi sejak dalam kandungan. Maka, perhatian terhadap asupan gizi dan kesehatan ibu hamil menjadi sangat krusial,” terang politisi PDI Perjuangan itu.

Sejalan dengan hal tersebut, Wiwin Sumrambah, menitikberatkan diskusinya pada aspek pembentukan karakter. Sebagai legislator yang membidangi sektor produktif dan UMKM, ia memandang kualitas sumber daya manusia sangat ditentukan oleh pola asuh yang diterapkan di lingkungan rumah tangga.

Wiwin menekankan, kearifan lokal dan nilai-nilai luhur keluarga harus menjadi identitas yang diwariskan kepada anak sejak dini. Pendidikan karakter, menurut dia, tidak bisa sepenuhnya diserahkan kepada institusi sekolah semata.

“Keluarga memiliki peran utama dalam membentuk karakter anak. Apa yang dibiasakan di rumah, itulah yang akan sangat memengaruhi perkembangan mereka di masa depan,” ungkap Wiwin.

Kegiatan sosialisasi ini diharapkan mampu mendorong orang tua di wilayah Wonosalam untuk lebih proaktif dalam mendampingi tumbuh kembang anak, baik secara fisik melalui gizi seimbang maupun secara mental melalui pendidikan karakter yang kuat di tengah kompleksitas zaman. (fathir/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kekeringan Tahunan di Tuban, Fraksi PDI Perjuangan Dorong Pembangunan Embung dan Pipanisasi

​TUBAN — Kekeringan berdampak krisis air bersih terjadi saban tahun di sebagian wilayah Kabupaten Tuban. Diperlukan ...
BERITA TERKINI

Novita: Budaya Harus Jadi Kekuatan Ekonomi, Infrastruktur Wajib Jadi Prioritas

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini mendorong agar kebudayaan tidak berhenti sebagai atraksi yang ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Trenggalek Gelontor Ribuan Liter Air Bersih, Sehari Lima Desa Jadi Sasaran

TRENGGALEK – PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek menggelontorkan ribuan liter air bersih ke desa-desa yang ...
KRONIK

Banyuwangi Gelar “Festival Literasi Using”, Upaya Lestarikan Bahasa Daerah

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar Festival Literasi Using. Ajang ini menjadi cara ...
LEGISLATIF

Model Malang Berhasil, Untari Akan Perluas Pelestarian Aksara Jawa ke Seluruh Sekolah di Jatim

MALANG – Keberhasilan penerapan model pembelajaran dan pelestarian aksara Jawa di sejumlah sekolah di Malang ...
KRONIK

Waktu Tinggal Tiga Bulan, Widarto Pesimistis APBD Jember 2026 Terserap Optimal

JEMBER – Tambahan ruang fiskal Kabupaten Jember mencapai ratusan miliar rupiah. Namun, waktu untuk membelanjakannya ...