Kamis
15 Oktober 2026 | 10 : 01

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Syaifullah PDIP Desak Audit Total Proyek Pasar Ploso Senilai Rp3,9 Miliar

PDIP-Jatim-Syaifullah-01042026

JOMBANG – Komisi C DPRD Kabupaten Jombang mendesak dilakukannya evaluasi dan audit total terhadap proyek rehabilitasi Pasar Ploso senilai Rp3,94 miliar. Langkah ini diambil menyusul terjadinya insiden kerusakan infrastruktur untuk kedua kalinya pada bangunan yang baru diresmikan Januari lalu tersebut.

Anggota Komisi C DPRD Jombang, Syaifullah, menyatakan hasil rapat dengar pendapat (RDP) menunjukkan adanya indikasi kuat kegagalan konstruksi, mulai dari tahap perencanaan, verifikasi, hingga pelaksanaan di lapangan.

“Kejadian dua kali jelas bukan kebetulan. Kuat indikasi kegagalan di semua tahapannya, baik dalam perencanaan, verifikasi, maupun pelaksanaan,” ujar Syaifullah usai melaksanakan hearing bersama dinas teknis dan kontraktor di Jombang, Kamis (2/4/2026).

Ia menyoroti lemahnya proses verifikasi oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis, yakni Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) serta Dinas PUPR. Menurutnya dinas terkait tidak siap menyajikan data dan penjelasan teknis yang memadai dalam forum tersebut.

Hal tersebut sontak menimbulkan keraguan di kalangan dewan terhadap kualitas material dan desain struktur bangunan. Di mana konstruksi yang ada saat ini dianggap berisiko untuk penggunaan jangka panjang.

“Kami menduga material dan desainnya tidak sesuai untuk konstruksi jangka panjang. Ini sangat berisiko,” terang politisi PDI Perjuangan itu.

Syaifullah menegaskan, karena proyek ini masih dalam masa pemeliharaan, seluruh biaya perbaikan atas kerusakan kanopi dan fasad bangunan wajib ditanggung sepenuhnya oleh kontraktor pelaksana.

“Jangan sampai uang rakyat dipakai untuk menutup kesalahan kontraktor. Harus diaudit. Kalau ada pelanggaran, harus ditindak karena ini menyangkut keselamatan dan uang rakyat,” tambahnya.

Untuk diketahui, proyek rehabilitasi Pasar Ploso yang menggunakan dana Bantuan Keuangan (BK) Khusus Pemprov Jatim ini dikerjakan oleh CV Panama Karya di bawah pengawasan PT Concept Design Architect sejak Juli 2025.

Meski baru diresmikan tiga bulan lalu, proyek ini telah mengalami dua kali kerusakan serius. Setelah kanopi sepanjang 15 meter runtuh pada Maret, bagian fasad pasar dilaporkan rusak kembali akibat terjangan angin kencang pada Senin (30/3/2026). (fathir/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Gelar GAS NIKAH di Yayasan Taufiqus Sibyan, Hj. Ansari Tekankan Pentingnya Kepastian Hukum

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, mengingatkan masyarakat agar mencatatkan pernikahan ...
KOLOM

Pendidikan Karakter dan Cinta Tanah Air : Catatan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya

Oleh Susy Cecilia Agustina S.* IBARAT pohon, cinta tanah air tidak tiba-tiba tumbuh, tapi perlu disemai, dipupuk, ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Dorong Anak Muda Trenggalek Jadi Entrepreneur dan Buka Lapangan Kerja

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mendorong generasi muda menjadi entrepreneur yang mampu ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Minta Pemerintah Lindungi Warga Terdampak Karhutla

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah memperkuat perlindungan masyarakat yang terdampak kebakaran ...
LEGISLATIF

Kaji Ipuk: Pemkot Surabaya Siapkan 50 Hektare Lahan Makam di Sumberejo

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menyiapkan lahan cadangan seluas 50 hektare di kawasan ...
MILANGKORI

Dari Desa, Dimas Pratama Merawat Kedekatan dengan Petani Lewat Demang Sambang

TULUNGAGUNG – Bagi petani, persoalan sehari-hari tidak selalu berhenti di sawah. Ada kebutuhan keluarga yang harus ...