Kamis
28 Mei 2026 | 1 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Reses Mandiri, Hari Yulianto Tampung Keluhan soal Banjir hingga Kebutuhan SMKN di Sidoarjo Barat

IMG-20250703-WA0040_copy_637x458

SIDOARJO – Sepekan menjalani jeda masa persidangan (reses) secara mandiri, anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Hari Yulianto menyerap berbagai aspirasi warga Kabupaten Sidoarjo.

Pertemuan dengan warga dan perangkat desa di Sidoarjo bagian timur, seperti Sedati, Gedangan dan Sidoarjo Kota, aspirasi didominasi terkait upaya mengatasi banjir.

“Di sini kondisi tidak hujan saja bisa banjir, karena di sini pesisir,  banjirnya dari air rob. Nah sungai di sini kalau penuh bisa meluber ke jalan,” ujar Kepala Desa Pranti, Eko Purnomo

Problem banjir juga dirasakan oleh masyarakat di Desa Keboansikep Kecamatan Gedangan.

“Yang saya ajukan ini sudah dari lama pak tapi belum terwujud. Kami berharap sungai ini bisa di perlebar,” ujar warga, Widiyanto.

Di Kecamatan Sidoarjo, normalisasi sungai juga diajukan kepada Hari Yulianto karena sungai-sungai di sekitar khususnya Desa Jati yang sudah terjadi sendimentasi hingga masalah sampah.

“Masalah banjir ini pak, perlu normalisasi gorong-gorong, sungai, yang ada di sekitar sini. Karena ini sudah banyak endapan pak, sudah dangkal dan juga banyak sampah,” kata Slamet, warga setempat.

Sementara saat Menggelar pertemuan dengan warga di Sidoarjo barat, masyarakat meminta pembangunan SMAN Balongbendo dan atau SMKN.

Banyaknya jumlah murid dengan jumlah sekolah tingkat SMA/SMK di daerah Sidoarjo bagian barat dinilai kurang memadai, sehingga siswa-siswi harus mencari sekolah di area yang lebih jauh di pusat Sidoarjo.

“Di Sidoarjo barat ini tidak ada sekolah SMK Negeri pak. Di Balongbendo sendiri kita juga tidak punya SMA Negeri,” kata warga Desa Penambangan, Kecamatan Balongbendo, Slamet Riyadi, Kamis (3/7).

Terkait berbagai usulan tersebut, Hari Yulianto menyatakan akan memperjuangkan apa yang menjadi aspirasi masyarakat.

Pria yang juga Plt Ketua DPC PDI Perjuangan Sidoarjo ini menambahkan, dalam hal penanganan banjir maupun program lain, dibutuhkan sinergi dari pemerintah kabupaten Sidoarjo dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Memang kita butuh sinergi, kebutuhan apa yang bisa kita bantu dari provinsi kita usahakan bantu.”

“Kita bareng-bareng mengusahakan apa-apa yang menjadi problem, menjadi kepentingan masyarakat entah itu berkaitan infrastruktur, fasilitas dan lain sebagainya mari kita perjuangkan bersama-sama,” ujar Hari. (ian/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bantuan Mas Dhito Hidupkan Lagi Harapan Keluarga di Puncu

Kisah haru keluarga Suyanto di Kediri yang menjual rumah demi pengobatan istri kini kembali bangkit setelah ...
KRONIK

Ketika Daging Kurban dan Sembako Menjadi Kebahagiaan Sederhana Warga Balapan Sukorejo

Warga Balapan Sukorejo Kota Blitar merasakan hangatnya kebersamaan Iduladha saat menerima daging kurban dan paket ...
KABAR CABANG

PDIP Bondowoso Tebar Ribuan Paket Daging Kurban hingga Lereng Argopuro

DPC PDI Perjuangan Bondowoso membagikan ribuan paket daging kurban dari enam sapi ke sejumlah desa hingga lereng ...
KABAR CABANG

PDIP Sampang Potong Lima Ekor Sapi, Iwan: Kami Hadir untuk Kebahagiaan Masyarakat

SAMPANG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sampang melakukan pemotongan hewan kurban di lima ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Sumenep Bagikan Ratusan Paket Daging Kurban untuk Warga Kurang Mampu dan Lansia

SUMENEP – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep membagikan ratusan paket daging kurban ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Ajak Masyarakat Jadikan Idul Adha Momentum Perkuat Solidaritas Sosial

Ketua DPR RI Puan Maharani mengajak masyarakat menjadikan Idul Adha 1447 H sebagai momentum memperkuat gotong ...