Senin
20 Juli 2026 | 2 : 17

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Reses Mandiri, Hari Yulianto Tampung Keluhan soal Banjir hingga Kebutuhan SMKN di Sidoarjo Barat

IMG-20250703-WA0040_copy_637x458

SIDOARJO – Sepekan menjalani jeda masa persidangan (reses) secara mandiri, anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Hari Yulianto menyerap berbagai aspirasi warga Kabupaten Sidoarjo.

Pertemuan dengan warga dan perangkat desa di Sidoarjo bagian timur, seperti Sedati, Gedangan dan Sidoarjo Kota, aspirasi didominasi terkait upaya mengatasi banjir.

“Di sini kondisi tidak hujan saja bisa banjir, karena di sini pesisir,  banjirnya dari air rob. Nah sungai di sini kalau penuh bisa meluber ke jalan,” ujar Kepala Desa Pranti, Eko Purnomo

Problem banjir juga dirasakan oleh masyarakat di Desa Keboansikep Kecamatan Gedangan.

“Yang saya ajukan ini sudah dari lama pak tapi belum terwujud. Kami berharap sungai ini bisa di perlebar,” ujar warga, Widiyanto.

Di Kecamatan Sidoarjo, normalisasi sungai juga diajukan kepada Hari Yulianto karena sungai-sungai di sekitar khususnya Desa Jati yang sudah terjadi sendimentasi hingga masalah sampah.

“Masalah banjir ini pak, perlu normalisasi gorong-gorong, sungai, yang ada di sekitar sini. Karena ini sudah banyak endapan pak, sudah dangkal dan juga banyak sampah,” kata Slamet, warga setempat.

Sementara saat Menggelar pertemuan dengan warga di Sidoarjo barat, masyarakat meminta pembangunan SMAN Balongbendo dan atau SMKN.

Banyaknya jumlah murid dengan jumlah sekolah tingkat SMA/SMK di daerah Sidoarjo bagian barat dinilai kurang memadai, sehingga siswa-siswi harus mencari sekolah di area yang lebih jauh di pusat Sidoarjo.

“Di Sidoarjo barat ini tidak ada sekolah SMK Negeri pak. Di Balongbendo sendiri kita juga tidak punya SMA Negeri,” kata warga Desa Penambangan, Kecamatan Balongbendo, Slamet Riyadi, Kamis (3/7).

Terkait berbagai usulan tersebut, Hari Yulianto menyatakan akan memperjuangkan apa yang menjadi aspirasi masyarakat.

Pria yang juga Plt Ketua DPC PDI Perjuangan Sidoarjo ini menambahkan, dalam hal penanganan banjir maupun program lain, dibutuhkan sinergi dari pemerintah kabupaten Sidoarjo dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Memang kita butuh sinergi, kebutuhan apa yang bisa kita bantu dari provinsi kita usahakan bantu.”

“Kita bareng-bareng mengusahakan apa-apa yang menjadi problem, menjadi kepentingan masyarakat entah itu berkaitan infrastruktur, fasilitas dan lain sebagainya mari kita perjuangkan bersama-sama,” ujar Hari. (ian/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDIP Kabupaten Blitar Targetkan Musran 22 Kecamatan Rampung Sebelum 17 Agustus

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar menargetkan Musyawarah Ranting di 22 kecamatan rampung sebelum 17 Agustus 2026 ...
KRONIK

Mobil Legends, Nobar Piala Dunia, dan Ekonomi Kreatif Anak Muda Ponorogo

PONOROGO – Antusiasme anak muda mewarnai turnamen Mobile Legends yang digelar di kafe WOW KWB Ponorogo, Minggu ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Jember Siapkan Kader Muda hingga Gen Z, Panaskan Mesin Partai Menuju Pemilu 2029

DPC PDI Perjuangan Jember memperkuat kepengurusan ranting di Sumbersari, Sukowono, dan Ajung dengan merekrut kader ...
KRONIK

Nobar Final Piala Dunia, Bupati Bangkalan Berbaur dengan Masyarakat

BANGKALAN – Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai Pendopo Agung Bangkalan saat ratusan masyarakat dari ...
RUANG MERAH

Tak Ada Tarian Tango di Grahadi

Oleh Diana Sasa* RENCANA saya sederhana: nobar di warkop. Di Magetan. Bareng warga. Gagal. Senin pagi ini ada ...
SEMENTARA ITU...

Novita Hardini: Nobar Final Piala Dunia 2026 Jadi Penggerak UMKM Trenggalek

Novita Hardini menilai nobar final Piala Dunia 2026 di Pasar Pon Trenggalek tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, ...