DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar menargetkan Musyawarah Ranting di 22 kecamatan rampung sebelum 17 Agustus 2026 untuk memperkuat konsolidasi organisasi menuju Pemilu 2029.
BLITAR – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar mempercepat pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musran) di seluruh 22 kecamatan sebagai bagian dari konsolidasi organisasi menghadapi Pemilu 2029. Seluruh rangkaian Musran ditargetkan tuntas sebelum 17 Agustus 2026 untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat desa dan dusun.
Memasuki wilayah Blitar Barat, Musran digelar serentak di Kecamatan Nglegok, Ponggok, dan Udanawu. Khusus di Kecamatan Ponggok, kegiatan dipusatkan di Desa Kawedusan dengan dihadiri jajaran pengurus DPC, PAC, ranting, hingga anak ranting.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar, Guntur Wahono, mengapresiasi kekompakan kader di tiga kecamatan tersebut. Menurutnya, pelaksanaan Musran berlangsung tertib, meriah, dan mencerminkan soliditas organisasi yang terus terjaga.
“Kami bangga melihat kekompakan PAC, ranting, dan anak ranting di tiga kecamatan ini. Semangatnya luar biasa dan kami berharap menjadi contoh bagi PAC lainnya,” ujar Guntur, Senin (20/7/2026).
Ia menegaskan, Musran tidak sekadar menjadi agenda organisasi, tetapi juga momentum mengevaluasi kinerja struktur partai hingga tingkat bawah. DPC bahkan menyiapkan penilaian bagi PAC yang dinilai paling disiplin, tertib, dan solid selama proses konsolidasi berlangsung.
Sebagai bentuk apresiasi, PAC dengan kinerja terbaik akan memperoleh dukungan dana operasional. Menurut Guntur, langkah tersebut diharapkan mampu memacu semangat seluruh struktur partai dalam memperkuat organisasi di tingkat akar rumput.

Hingga saat ini, DPC telah menyelesaikan Musran di tujuh dari total 22 PAC di Kabupaten Blitar. Pelaksanaan akan terus dilakukan secara maraton agar target penyelesaian sebelum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dapat tercapai.
Guntur menilai Kecamatan Ponggok memiliki posisi strategis bagi PDI Perjuangan. Selain menjadi salah satu kecamatan terluas di Kabupaten Blitar dengan 15 desa dan lebih dari 40 dusun, wilayah tersebut selama ini dikenal sebagai salah satu basis kuat partai.
“Besarnya jumlah ranting dan anak ranting merupakan modal penting bagi partai. Ditambah lagi, perolehan suara PDI Perjuangan di Ponggok selama ini selalu menjadi yang terdepan. Kami optimistis tren positif ini bisa dipertahankan hingga Pemilu 2029,” katanya.
Sementara itu, Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Ponggok, Edi Sutikno, menyebut partainya meraih sekitar 25.500 suara pada Pemilu Legislatif 2024 di wilayah tersebut. Capaian itu menjadi modal untuk memperkuat struktur organisasi menjelang kontestasi politik berikutnya.
Menurut Edi, kepengurusan ranting dan anak ranting yang baru akan disusun sesuai ketentuan partai dengan komposisi minimal 30 persen kader muda dan 30 persen perempuan sebagai bagian dari regenerasi organisasi.
Ia juga mengapresiasi tingginya antusiasme kader mengikuti Musran. Tingkat kehadiran pengurus mencapai sekitar 98 persen, termasuk banyak generasi muda yang mulai aktif bergabung dalam struktur partai.
“Generasi muda mulai tertarik bergabung karena memahami nilai-nilai perjuangan Bung Karno sebagai penggali Pancasila. Semangat itu terlihat dalam Musran kali ini, di mana hampir seluruh pengurus hadir dan siap memperkuat organisasi hingga tingkat anak ranting,” ujarnya. (arif/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













