Rabu
09 September 2026 | 7 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Guntur Soroti Literasi Politik Anak Muda, Apatisme Harus Dijawab dengan Edukasi

pdip jatim 260903 sosialisasi politik 1

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Guntur Wahono menyoroti pentingnya meningkatkan literasi politik generasi muda. Menurutnya, sikap apatis sebagian anak muda terhadap politik perlu dijawab melalui pendidikan yang memberikan pemahaman mengenai fungsi dan tanggung jawab partai politik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Hal tersebut disampaikan Guntur saat menggelar sosialisasi bertajuk “Transformasi Pendidikan Politik dan Hukum dalam Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Pro Rakyat” di Grand Mansion Hotel II Kanigoro, Kabupaten Blitar, Rabu (2/9/2026).

Kegiatan yang memasuki hari kedua tersebut diikuti jajaran pengurus DPC dan PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Blitar. Sosialisasi dengan tema serupa sebelumnya telah dilaksanakan di lokasi yang sama pada Selasa (1/9/2026).

Guntur yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar mengatakan, pendidikan politik diperlukan untuk membangun pemahaman masyarakat bahwa politik tidak semata-mata berkaitan dengan perebutan kekuasaan. Politik, menurutnya, juga menjadi instrumen untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat.

“Dalam politik itu tidak hanya merebut kekuasaan secara konstitusi melalui pemilu. Kewajiban politik adalah memberikan pengetahuan, memberikan pemahaman agar masyarakat tidak buta politik,” kata Guntur.

Ia menilai, pendidikan politik harus mampu membangun kesadaran masyarakat mengenai kehidupan demokrasi sekaligus menjelaskan peran partai politik dalam memperjuangkan kepentingan publik.

Guntur mengakui masih terdapat pandangan di tengah masyarakat yang mengidentikkan politik dengan kepentingan kekuasaan. Padahal, politik memiliki fungsi strategis dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat apabila dijalankan dengan orientasi pelayanan publik dan kepentingan bersama.

“PDI Perjuangan harus dekat dengan rakyat agar tahu apa persoalan di lapangan. Perintah Ketua Umum dan Ketua DPD jelas, struktur partai dan anggota fraksi harus sering turun ke bawah. Jangan sampai ada persoalan di masyarakat, kita sebagai orang politik tidak tahu,” ujarnya.

Menurut Guntur, partai politik dan lembaga legislatif memiliki peran penting dalam penyelenggaraan pemerintahan, terutama melalui fungsi representasi dan pengawasan. Anggota legislatif dituntut mampu menyerap aspirasi sekaligus memastikan pemerintahan berjalan sesuai kepentingan masyarakat.

“Kalau ada pemerintah yang tidak peka terhadap persoalan, kewajiban politik kita mengingatkan. Itu fungsi pengawasan. Pemerintahan harus bergerak untuk rakyat,” tegasnya.

Dalam konteks generasi muda, Guntur menilai sikap apatis terhadap politik tidak semestinya direspons dengan menyalahkan. Sebaliknya, perlu ada upaya edukasi agar anak muda memperoleh pemahaman yang utuh mengenai politik dan peran partai.

“Mereka tidak melihat bahwa partai politik itu mulia karena berjuang untuk kepentingan orang banyak. Ini sisi yang kurang diperhatikan. Bukan menyalahkan, itu hak mereka berpendapat. Kewajiban kita meluruskan,” jelasnya.

Ia berharap pendidikan politik dapat membuat generasi muda lebih kritis dan memahami bahwa politik memiliki kaitan langsung dengan kehidupan masyarakat. Kebijakan publik, pelayanan pemerintah, hingga keputusan yang menyangkut kepentingan masyarakat tidak terlepas dari proses politik.

Di hadapan jajaran pengurus DPC dan PAC, Guntur juga mengingatkan pentingnya konsolidasi organisasi dan penyusunan langkah strategis menghadapi Pemilu 2029.

Menurutnya, target politik harus didukung perencanaan yang terukur, pemetaan persoalan, serta kemampuan kader memberikan solusi konkret bagi masyarakat.

“Target kita kemenangan pemilu 2029, baik legislatif, pemilukada, maupun presiden. Untuk mewujudkan itu kita harus punya konsep, jalan keluar, dan langkah strategis. Tanpa itu mustahil cita-cita besar akan terwujud. Kita berupaya dan mohon pertolongan Tuhan YME,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Legislatif dan Eksekutif DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar, Sugeng Suroso, mengatakan materi sosialisasi diarahkan pada penguatan organisasi dan kesiapan menghadapi tahapan politik mendatang.

“Ada dua materi utama. Pertama tentang pengorganisasian agar partai solid mulai DPC sampai anak ranting. Kedua tentang bagaimana menghadapi Pemilu 2029,” kata Sugeng.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Blitar itu menambahkan, kader di tingkat PAC dan ranting memiliki posisi strategis dalam menjaga komunikasi partai dengan masyarakat.

Menurutnya, komunikasi yang terbangun dengan baik akan memudahkan kader mengidentifikasi persoalan sekaligus menyampaikan aspirasi masyarakat kepada struktur partai dan lembaga legislatif.

“Kader di PAC dan ranting ini ujung tombaknya. Kalau mereka kuat, komunikasi politik ke masyarakat jalan. Persoalan rakyat cepat tertangkap dan cepat kita carikan solusi,” pungkasnya. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Serahkan Insentif Guru Rohani Lintas Agama, Bupati Ipuk: Bagian dari Penguatan Pendidikan Karakter

BANYUWANGI – Ratusan guru rohani lintas agama menerima insentif dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi di ...
LEGISLATIF

Puan Desak Pelaku Pembakaran Lahan untuk Sawit Segera Ditindak

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pelaku pembakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang kemudian ...
LEGISLATIF

Jalan Gador-Pakis Rusak dan Lama Dikeluhkan, Doding Turun Langsung Cek Kondisi

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi turun langsung meninjau kondisi jalan rusak yang ...
LEGISLATIF

Puan Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong pemerintah membangun satu kepemimpinan dalam penanganan bencana yang ...
LEGISLATIF

Buleks: Air Keruh Jangan Dibebankan ke Konsumen, Sumber Masalah Harus Dibuka Transparan

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Budi Leksono atau Buleks meminta Perumda Air Minum Surya Sembada ...
LEGISLATIF

Tolak Utang Rp786 Miliar, Fraksi PDI-P Jember Tinggalkan Paripurna KUA-PPAS 2027

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember memilih tidak masuk ruang paripurna saat penandatanganan nota ...