Musran PDI Perjuangan Kecamatan Kanigoro mempercepat regenerasi kepemimpinan dengan memenuhi keterwakilan 30 persen kader muda dan 30 persen perempuan sebagai penguatan organisasi menuju Pemilu 2029.
BLITAR – Musyawarah Ranting (Musran) PDI Perjuangan Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, menegaskan komitmen partai mempercepat regenerasi kepemimpinan. Kepengurusan baru yang terbentuk telah memenuhi keterwakilan minimal 30 persen perempuan dan 30 persen kader muda sebagai bagian dari penguatan struktur organisasi menuju Pemilu 2029.
Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Kanigoro, Fatatoh Hironi Ulya, mengatakan regenerasi dilakukan secara terencana dengan menyiapkan kader muda yang memiliki kapasitas dan aktif di berbagai bidang. Menurutnya, keterlibatan generasi muda bukan sekadar memenuhi ketentuan organisasi, melainkan dipersiapkan menjadi calon pemimpin partai di masa depan.
“Regenerasi ini kami siapkan sejak sekarang. Kader muda yang masuk merupakan mereka yang memiliki kapasitas dan aktif di berbagai bidang, sehingga diharapkan mampu memperkuat organisasi,” katanya, Jumat (24/7/2026).
Fatatoh mengakui meningkatkan minat generasi muda terhadap politik membutuhkan proses. Karena itu, pengurus terus melakukan pembinaan agar semakin banyak anak muda memahami pentingnya berorganisasi dan berpartisipasi dalam kehidupan politik.
Menurutnya, langkah tersebut menjadi penting karena komposisi pemilih pada Pemilu 2029 diperkirakan didominasi kalangan muda. Dengan menyiapkan kader sejak dini, struktur partai diharapkan lebih adaptif menghadapi dinamika politik yang terus berkembang.
Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar, Guntur Wahono, menegaskan regenerasi harus berjalan seiring dengan penguatan soliditas organisasi. Kader muda, kata dia, diberi kesempatan mengisi posisi strategis baik di kepengurusan maupun badan-badan partai.
“Regenerasi merupakan investasi organisasi. Dengan struktur yang solid dari tingkat DPP hingga anak ranting, partai memiliki fondasi kuat untuk menghadapi seluruh agenda politik, termasuk Pemilu 2029,” ujarnya.
Selain membentuk kepengurusan baru, Musran juga menjadi momentum memperkuat disiplin organisasi serta meneguhkan nilai-nilai ideologi partai sebagai landasan kerja politik di tengah masyarakat.
Musran di Kecamatan Kanigoro merupakan pelaksanaan kesembilan dalam rangkaian konsolidasi DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar. Agenda tersebut menjadi bagian dari penataan kepengurusan hingga tingkat ranting dan anak ranting untuk memperkuat mesin organisasi menghadapi agenda politik mendatang. (arif/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













