TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Rejotangan terbentuk dengan mengakomodir 30 persen Gen Z dan kaum perempuan.
Kepengurusan tingkat desa dan dusun ini ditetapkan dan diputuskan dalam Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musranran) serentak di Desa Tenggong, Kecamatan Rejotangan, pada Sabtu (5/9/2026).
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung, Erma Susanti, mengatakan, pengurus Ranting merupakan keluarga besar PDI Perjuangan di tingkat desa, sedangkan pengurus Anak Ranting adalah keluarga besar di tingkat dusun atau RW di masing-masing desa.
Menurutnya, komposisi pengurus Ranting dan Anak Ranting yang sudah lengkap menjadi tanda soliditas dan kekompakan kader PDI Perjuangan di Kecamatan Rejotangan.
“Meski Pemilu 2024 kita runner up, semangat dari kader senior dan tambahan energi baru dari kader muda akan mampu merebut kemenangan Pemilu 2029 mendatang,” ujar Erma.
Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur ini menambahkan, Musran dan Musranran adalah titik awal membangun komitmen untuk mencapai cita-cita bersama.
Komitmen tersebut harus didukung dengan kerja keras dan semangat gotong royong dari seluruh kader dan pengurus PDI Perjuangan di Kecamatan Rejotangan.
Saat ini, sebut Erma, Partai berkonsentrasi untuk memastikan surplus demografi menjadi kekuatan menuju bangsa yang maju dan sejahtera melalui program-program untuk menjadikan generasi muda menjadi generasi unggul dan berpotensi.
Di sisi lain, komposisi pengurus PDI Perjuangan di semua tingkatan diwajibkan untuk mengakomodir 30 persen Gen Z dan kaum perempuan.
“Dengan semangat yang menyala-nyala ini, mari bersama-sama kita memenangkan PDI Perjuangan di wilayah Kecamatan Rejotangan,” ajaknya.
Erma menegaskan, Kabupaten Tulungagung secara kultur adalah basis PDI Perjuangan karena sejak Pemilu 1999 hingga 2024 selalu menjadi pemenang.
Sejarah selalu menang Pemilu ini menjadi modal semangat bagi seluruh pengurus Ranting dan Anak Ranting untuk solid bergerak dalam satu rampak barisan melaksanakan program-program Partai.
DPC Tulungagung juga akan mengeluarkan program-program kegiatan yang melibatkan anak-anak muda dan kaum perempuan agar bisa memberikan warna dan menjadi satu bukti bahwa PDI Perjuangan adalah partai pelopor.
“Kerja-kerja organisasi ini akan kita kuatkan lagi agar bisa terus mempertahankan kemenangan dan menambah kemenangan baru di Kabupaten Tulungagung,” tegasnya.
Di tempat yang sama, Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Rejotangan, Joko Tri Asmoro, mengatakan bahwa pengurus Ranting dan Anak Ranting adalah ujung tombak Partai karena setiap hari berhadapan langsung dengan masyarakat di wilayahnya masing-masing.
Dia mengajak seluruh pengurus Ranting dan Anak Ranting untuk selalu resposif terhadap setiap permasalahan yang dihadapi masyarakat dan segera melaporkan kepada PAC dan DPC agar segera ditindaklanjuti dan diperjuangkan.
“Kita harus kerja keras dan selalu turun di masyarakat agar bisa merebut kemenangan di Kecamatan Rejotangan,” kata Joko Tri.
Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tulungagung ini juga mengajak seluruh pengurus Ranting dan Anak Ranting untuk kerja keras dan bergotong royong untuk meraih target 15 kursi DPRD Kabupaten Tulungagung pada Pemilu 2029 mendatang.
“Mari kita sama-sama menjaga komitmen dalam mengawal program dan agenda-agenda partai ke depan,” ajaknya.
Sebagai Ketua PAC, Joko Tri berkomitmen akan memperkuat konsolidasi melalui silaturahmi langsung dan grup whatsapp serta program-program kerja Partai.
Seperti diketahui, Musran dan Musranran PDI Perjuangan se-Kecamatan Rejotangan diikuti oleh pengurus Ranting di 16 desa dan Anak Ranting di 35 dusun. (sin/set)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













