Ida Bagus Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di Loceret dan Bagor

 202 pembaca

NGANJUK – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Ida Bagus Nugroho SH menggelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di Desa Sukorejo Kecamatan Loceret dan Desa Ngumpul Kecamatan Bagor, Kamis  (24/11/2022).

Sosialisasi bertema Wawasan Kebangsaan Berbasis nilai-nilai lokal membentuk Desa Pancasila dihadiri tokoh-tokoh Masyarakat dan ibu ibu kader kesehatan, Pengurus Ranting Desa Sukorejo, PAC Loceret serta perwakilan DPC PDI Perjuangan Nganjuk.

Ida Bagus menjelaskan seputar peran vital masyarakat khususnya para generasi muda dalam berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Salah satunya adalah menangkal masuknya ideologi-ideologi asing yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.

“Para Pemuda sebagai garda terdepan di tengah masyarakat harus memiliki semangat kebangsaan untuk menangkal segala paham-paham radikal di tengah-tengah masyarakat kita.

“Bangsa ini membutuhkan generasi muda yang tangguh untuk tetap teguh dalam mengawal Pancasila,” kata Ida Bagus yang juga Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM DPD PDI Perjuangan Jawa Timur.

Pada saat ini, lanjut Ida Bagus, penyebaran informasi sangat sulit untuk dibendung. Penyebaran konten-konten bersifat radikal dan intoleran dapat ditemukan di media sosial.

“Pemahaman wawasan kebangsaan haruslah ditanamkan sejak dini, baik melalui lingkungan kita, sehari-hari maupun lingkungan sekolah,” katanya.

“Jangan beri peluang lembaga pendidikan yang melahirkan insan intelektual lantas dicekoki dengan paham radikal yang dapat merongrong kebhinnekaan,” tambah anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur ini.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk, Tatit Heru Tjahjono pada kesempatan itu menyampaikan, pihaknya mengapresiasi para petugas Partai  serta jajaran struktural Partai yang sangat solid dalam berkoordinasi.

“Saya sangat berterima kasih kepada semua jajaran struktural Partai serta semua petugas  di semua tingkatan baik yang di eksekutif maupun yang di DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi Sampai DPR RI yang selama ini solid berkoordinasi,” ujar Tatit yang juga Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk.

Narasumber lain dalam acara itu, KRT Nurwadi Nurdin SH MH, menekankan, pemahaman dalam sosialisasi wawasan kebangsaan dengan tema Menguji Jiwa Patriotik dan Bentengi Nasionalisme di  Era Modern.

Khususnya, terhadap ancaman paham-paham yang sekarang ini mulai muncul melalui medsos untuk memecah belah NKRI, melalui budaya yang bukan lahir dari negara kita.

Dengan adanya hal-hal seperti itu, kata Nurdin ”Kami berharap pada generasi muda yang menjadi penerus dan pewaris budaya yang ada di negari ini untuk menjaga dan memelihara kekayaan budaya negeri ini.”.

Sebab, kata dia, kelompok-kelompok radikal menjadikan pemuda sebagai target penyebaran paham radikalisme.

Generasi muda dinilai adalah pihak yang paling rentan terpapar ideologi dan pandangan radikal. Hal ini disebabkan propaganda kelompok-kelompok tersebut yang disebarkan melalui medsos dimana kaum muda adalah penggguna aktif. (eng/hs)