Sabtu
05 September 2026 | 6 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Cegah Leptospirosis, Khusnul Imbau Masyarakat Terapkan PHBS

pdip-jatim-khusnul-sueabaya-090621

SURABAYA – Beberapa waktu lalu muncul kasus wabah Leptospirosis atau kencing tikus yang menjangkiti beberapa wilayah di Jawa Timur. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur (Dinkes Jatim), terhitung hingga 5 Maret 2023, jumlah kasus leptospirosis tercatat 249 kasus dengan 9 kasus kematian.

Dari total 249 kasus itu, terbanyak di Pacitan, yakni 204 kasus dengan 6 kasus kematian, kemudian Kabupaten Probolinggo 3 kasus dengan 2 kasus kematian, Gresik 3 kasus, Lumajang 8 kasus, Kota Probolinggo 5 kasus dengan 1 kasus kematian, Sampang 22 kasus, dan Tulungagung 4 kasus.

Di Kota Surabaya sendiri belum ditemukan kasus Leptospirosis. Meski begitu, Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya, Khusnul Khotimah, mengimbau masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), utamanya menjaga sanitasi lingkungan.

“Meskipun nol kasus, masyarakat dan semua stakeholder harus tetap waspada. Jangan sampai ada kasus, baru bertindak. Maka mari menjaga pola hidup bersih dan sehat, apalagi dalam kondisi cuaca hujan seperti ini yang rawan penyakit,” ujarnya di Surabaya, Sabtu (11/3/2023).

Selain itu, politisi PDI Perjuangan itu mendorong Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya dan kader-kader di wilayah masing-masing untuk terus memasifkan pencegahan berbagai penyakit yang ada kaitannya dengan cuaca maupun pola hidup sehat, seperti Leptospirosi, diare, hingga demam berdarah.

Salah satu pencegahan yang perlu dimasifkan adalah deseminasi informasi di fasilitas kesehatan, kantor kelurahan maupun kecamatan mengenai penyakit Leptospirosis. Baik melalui media KIE berupa leaflet, poster, penyuluhan terhadap masyarakat, dan media sosial.

Ia pun mengapresiasi langkah pencegahan Leptospirosi yang telah dilakukan Dinkes bersama Balai Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKL-PP) untuk pemeriksaan sentinel tikus dan survei kepadatan tikus di sejumlah wilayah di Surabaya, khususnya di wilayah padat penduduk dan rawan banjir.

“Kiranya hasil tersebut bisa segera disampaikan ke publik. Sekali lagi saya tegaskan bahwa Surabaya masih belum bisa diartikan bebas. Artinya, kami tetap membutuhkan deteksi dini terhadap penyakit tersebut,” tutur Khusnul.

“Untuk masyarakat yang sedang flu dan demam ataupun merasakan gejala penyakit Leptospirosi, jangan menunda untuk memeriksakan diri ke rumah sakit atau puskesmas terdekat. Apabila ada kondisi tersebut segeralah melaporkan agar kita mengetahuinya dan segera melakukan penanganan,” sambungnya.

Sekadar informasi, dalam beberapa kasus, gejala Leptospirosis tidak muncul sama sekali. Tapi bisa muncul 1-2 minggu setelah terpapar penyakit. Gejala dari penyakit Leptospirosis pun bervariasi dan sering kali dianggap sebagai gejala penyakit lain seperti flu atau demam berdarah.

Mengutip situs resmi Kemenkes, ada beberapa gejala yang dapat dirasakan pasien yang terjangkit Leptospirosis, di antaranya, demam mendadak, lemah, mata merah, kekuningan pada kulit, sakit kepala, hingga nyeri otot betis.

Keluhan tersebut biasanya pulih dalam 1 minggu. Namun jika Leptospirosis berlanjut tahap dua disebut penyakit Weil akibat peradangan infeksi. (dhani/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bupati Fauzi Lantik 4 Kepala OPD, Tekankan Integritas dan Pelayanan Terbaik untuk Rakyat

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, melantik empat pejabat pimpinan tinggi pratama (JPTP) di ...
KABAR CABANG

Formasi Baru Terbentuk, Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Pagerwojo Siap Menangkan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Pagerwojo masa bakti 2026-2031 resmi ...
LEGISLATIF

Tambahan Fiskal Rp223 Miliar di P-APBD Jember 2026, PDIP: Apa Manfaat Nyatanya Buat Warga?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember mempertanyakan manfaat tambahan ruang fiskal sekitar Rp223,12 ...
OLAHRAGA

Trenggalek Bertekad Tembus 10 Besar Porprov Jatim 2027

KONI Trenggalek menargetkan masuk 10 besar Porprov Jatim 2027 meski anggaran terbatas. Dari 40 atlet yang siap ...
EKSEKUTIF

Tanam Pohon Peringatan Hari Lahir Kejaksaan, Wabup Antok Berharap Srigati Bisa Jadi Agro Wisata

NGAWI – Kejaksaan Negeri Ngawi menanam sejumlah pohon buah di kawasan wisata religi Palereman Srigati, Desa ...
KRONIK

Imbas 1.600 Pekerja PT INKA Banyuwangi Dirumahkan, DPRD Desak Pemkab dan Pusat Turun Tangan

BANYUWANGI – Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, menyatakan keprihatinan mendalam atas ...