Sabtu
03 Oktober 2026 | 1 : 46

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bantu Petani Tekan Biaya Produksi, Mas Dhito Salurkan Benih Jagung Rp19 M untuk 13.300 Hektare

pdip jatim 260702 bantu benih jagung 1

Bupati Kediri Mas Dhito menyalurkan bantuan 200 ton benih jagung senilai Rp19 miliar untuk 13.300 hektare lahan guna membantu petani menekan biaya produksi.

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito) menyalurkan bantuan 200 ton benih jagung senilai Rp19 miliar kepada petani di Kabupaten Kediri.

Bantuan yang menjangkau 13.300 hektare lahan itu diharapkan mampu menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian.

Sebanyak 200 ton benih jagung tersebut disalurkan kepada 683 kelompok tani yang tersebar di 26 kecamatan di Kabupaten Kediri.

Mas Dhito mengatakan, bantuan benih merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah meringankan beban biaya yang harus dikeluarkan petani saat memasuki musim tanam.

“Kita tidak berhenti di sini, karena setelah benih kita masih memiliki bantuan nanti alsintan, jumlahnya nanti ditunggu saja,” kata Mas Dhito usai menyerahkan bantuan benih jagung secara simbolis kepada empat kelompok tani, dikutip Kamis (2/7/2026).

Selain penyediaan benih, Pemerintah Kabupaten Kediri juga menyiapkan dukungan berupa alat dan mesin pertanian (alsintan) guna meningkatkan efisiensi usaha tani.

Mas Dhito menegaskan perhatian pemerintah tidak berhenti pada proses budidaya. Menurutnya, kepastian harga hasil panen juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan kesejahteraan petani.

Karena itu, ia memastikan hasil panen jagung petani akan mendapat dukungan penyerapan oleh Bulog dengan harga pembelian yang telah ditetapkan pemerintah.

“Pasca panen ini biasanya yang dikeluhkan petani adalah harga yang tidak menentu. Untuk komoditas jagung sudah ditetapkan Rp5.500 per kilogram diserap oleh Bulog,” ujar bupati yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri tersebut.

Saat ini, Kabupaten Kediri memiliki sekitar 56.000 hektare lahan jagung dengan total produksi mencapai 392.000 ton. Rata-rata produktivitas jagung mencapai sekitar 7 ton per hektare.

Dalam kesempatan itu, Mas Dhito juga berdialog dengan para petani untuk mendengar langsung kondisi di lapangan sekaligus mendorong peningkatan produktivitas.

Salah seorang petani asal Desa Wonorejo, Kecamatan Puncu, Ahmad Rudianto, mengungkapkan lahan di wilayahnya mampu menghasilkan hingga 9 ton jagung per hektare.

Menurutnya, salah satu faktor yang mendukung tingginya hasil panen adalah penggunaan pupuk organik yang berasal dari limbah peternakan.

“Kita banyak menggunakan organiknya, karena di daerah kami selain bertani warga juga berternak,” katanya. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Cegah Kebakaran, Diana Sasa Dorong Pemkab Buat Satu Data Terpadu

MAGETAN — Satu data yang terpadu terkait bencana kebakaran menjadi salah satu faktor dalam upaya pencegahan. Hal ...
KABAR CABANG

Tujuh Hari Wafat Guruh, Ratusan Warga dan Kader PDIP Bangkalan Gelar Doa Bersama

BANGKALAN – Ratusan kader PDI Perjuangan dan masyarakat Kabupaten Bangkalan berkumpul untuk menggelar doa bersama ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Lantik Pengurus Ranting dari 4 Kecamatan

​MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus memperkuat konsolidasi organisasi ...
KRONIK

Buka Turnamen Mini Soccer, Bupati Fauzi Sebut Usia Dini Jadi Fondasi Penting Karakter Pemain

SUMENEP- Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa pembinaan sepak bola tidak boleh berhenti pada ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Minta Biro BUMD-BLUD Jatim Harus Dongkrak Dividen dan PAD

SURABAYA – Pembentukan Biro Pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Jawa ...
KRONIK

Terima DPRD Kota Mojokerto, Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Pentingnya Transparansi Anggaran

SUMENEP – Penguatan transparansi anggaran dan pengawasan pembangunan menjadi fokus utama dalam pertemuan antara ...