Senin
07 September 2026 | 2 : 13

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bambang Logos: PDI Perjuangan Peduli pada Stunting

PDIP-Jatim-Bambang-Juwono-29082022

PONOROGO – Permasalahan stunting masih menjadi persoalan yang serius di Kabupaten Ponorogo. Berdasarakan data per 12 Juli 2022, prevalensi stunting di Ponorogo menunjukkan di kisaran 20 persen. Prevalensi tersebut masih di bawah Jawa Timur sekitar 23,5 persen dan nasional sekitar 24 persen.

Karena itu, berbagai pihak berupaya untuk menekan kondisi gagal tumbuh pada anak di bawah lima tahun (balita) ini. Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Bambang Juwono, dengan menggandeng Dinas Kesehatan Ponorogo, melakukan Sosialisasi Perda No. 2 Tahun 2016 tentang Upaya Kesehatan: Kesehatan Reproduksi, Perbaikan Gizi, dan Stunting.

Bertempat di Aula Madrasah Aliyah (MA) Putri Ma’arif, sosialisasi perda tersebut menyasar kaum perempuan Fatayat Nahdlatu Ulama (NU) se-Ponorogo. Bambang Juwono menyampaikan, perempuan memiliki peran penting dalam melahirkan generasi yang berkualitas. Untuk itu, sosialisasi sudah diberikan sebelum mereka menikah.

“Justru sebelum masa kelahiran sudah ada pemahaman calon bapak dan calon ibu bagaimana melahirkan anak-anak yang sehat, cerdas, nggak kena stunting,” ujar Logos, sapaan akrab Bambang Juwono, Minggu (28/8/2022).

Edukasi terkait stunting menjadi langkah pertama yang bisa dilakukan, dengan harapan para calon orang tua mampu untuk memahami dan menerapkan ilmu tersebut ke depannya. Apalagi, menurut Logos, Ponorogo termasuk daerah yang memerlukan penanganan yang lebih masif.

“Itu menjadi kepedulian kami, PDI Perjuangan. Yang kita lakukan ini menyangkut cara berpikir kita. Sebelum kita bertindak, apa yang diperlukan oleh anak, ya kita harus punya referensi ilmu pengetahuan,” tegas Ketua DPC PDI Perjuangan Ponorogo itu.

Lebih lanjut, Logos juga menjelaskan, pihaknya tak cukup berhenti sampai di sini saja. Ia berharap bisa melakukan kegiatan yang sama secara lebih masif lagi terutama menyasar komunitas perempuan atau ibu-ibu.

“Ini menyangkut masa depan. Anak-anak harus dijaga kesehatannya agar ketika lahir menjadi generasi yang berkualitas,” lanjutnya.

Sementara itu, Lis Suwarni, perwakilan Dinas Kesehatan Ponorogo, mengungkapkan, stunting bisa dicegah sejak bayi dalam kandungan hingga anak berumur dua tahun.

“Di tahun berikutnya gizinya nggak ngaruh di tinggi, tapi badan. Waktu dewasa mereka cenderung terkena obesitas,” ujar Lis. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Kedungwaru Siap Rebut Kemenangan Pemilu

TULUNGAGUNG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar konsolidasi internal dalam rangka Musyawarah ...
BERITA TERKINI

Dewanti: Investasi Pariwisata Harus Diikuti Kesiapan Infrastruktur

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Dewanti Rumpoko menegaskan, masifnya investasi di sektor ...
BERITA TERKINI

Semeru Erupsi, Eko Yunianto Minta Mitigasi Bencana Diperkuat

Anggota DPRD Jatim Eko Yunianto meminta mitigasi Gunung Semeru diperkuat, jalur evakuasi dipastikan siap, serta ...
KABAR CABANG

Komitmen Perkuat Konsolidasi, Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Rejotangan Siap Menangkan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Rejotangan terbentuk dengan ...
BERITA TERKINI

Yuzar Rasyid Dorong Warga Segera Urus Perubahan Desil Agar Bansos Tepat Sasaran

KEDIRI — Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendorong warga yang mengalami kenaikan desil secara tiba-tiba untuk ...
BERITA TERKINI

Arjuna Minta Verifikasi Data Kemiskinan Dilakukan Jemput Bola

SURABAYA — Sekretaris Komisi D DPRD Surabaya Arjuna Rizki Dwi Krisnayana meminta proses verifikasi dan koreksi data ...