Rabu
16 September 2026 | 8 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkab Ponorogo Persiapkan RPH Halal

PDIP-Jatim-Sugiri-07042022

PONOROGO – Belum adanya rumah potong hewan (RPH) dan rumah potong unggas (RPU) halal milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo sempat dikeluhkan masyarakat. Sebab RPH/RPU sangat berperan dalam supply bahan pangan berupa daging, baik untuk pasokan bahan industri maupun untuk dikonsumsi oleh masyarakat luas.

Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, mengaku baru setahun ke depan RPH/RPU di Ponorogo bisa digunakan. Saat ini masih banyak fasilitas yang perlu dilengkapi di RPH yang ada di Kecamatan Jetis tersebut, seperti daya listrik yang masih kurang, pembuangan kotoran juga RPU-nya.

“RPH kita masih butuh penambahan fasilitas, pasti difungsikan. Kita harus menunggu anggaran yang direncanakan di depan. Fasilitas seperti daya listrik, penyimpanan, rumah potong unggas, juga pembuangan kotoran masih pembenahan. Tahun depan baru berfungsi,” kata Bupati Sugiri usai menyerahkan sertifikat halal bagi 3 IKM di Ponorogo.

Pada kesempatan itu, Bupati Sugiri juga membuka acara Bimtek Prosedur Sertifikasi Halal Bagi IKM dan Penyerahan Sertifikat Halal 10 IKM di Pendopo Kabupaten Ponorogo, Rabu (6/4/2022). Hadir mendampingi Bupati Sugiri, di antaranya, Kepala Kemenag Ponorogo Nurul Huda, Ketua IKM Ponorogo, Sunarto, dan Ketua IKM Jatim, Oskar Muhammad.

Bupati Sugiri juga menambahkan, pihaknya juga khawatir apabila tidak segera difasilitasi RHP/RPU halal. Sebab proses pemotongan hewan tidak bisa dikontrol, baik dari sisi halal, sopan dan baiknya hasil dari pemotongan itu.

“Dikhawatirkan, sebab tidak bisa mengontrol jika tidak terintgerasi menjadi RPH/RPU. Sebab kwalitas daging tidak bisa halal, hieginis dan sopan santun itu penting. Sehingga yang kita konsumsi halal dan toyib,” imbuh Wakabid Pemenangan Pemilu DPC PDI Perjuangan Ponorogo itu.

Sementara itu, Ketua IKM Jatim, Oscar Muhammad, menyatakan, sedang mengupayakan Ponorogo segera memilki RPH/RPU halal. Sebab di Jatim dari 43 RPH/RPU baru terdapat lima yang halal. Padahal Pemerintah Provinsi Jatim menargetkan setidaknya tahun ini ada 15 RPH/RPU halal.

“Bagaimana Ponorogo segera mengupayakan agar memiliki RPH/RPU halal, percepat RPH halalnya. Sebab menurut bu gubernur untuk Jatim target 15 RPH halal, dan saat ini baru 5 dari 43 RPH se-Jatim,” jelas Oskar. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Dorong Perda Pesantren dan Madin Mulai Berlaku Maksimal 2027

TRENGGALEK – Peraturan daerah (Perda) tentang Penyelenggaraan Pesantren dan Madrasah Nonformal atau Madrasah ...
EKSEKUTIF

Terbukti Pungli Retribusi Sampah, Dua PPPK Paruh Waktu DLH Surabaya Diberhentikan

SURABAYA — Pemkot Surabaya memberhentikan dua pegawai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu ...
SEMENTARA ITU...

Tradisi Keduk Beji, Upaya Warga Tawun Melestarikan Sumber Air Jadi Wisata Budaya

NGAWI – Warga Desa Tawun, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi, terus melestarikan tradisi Keduk Beji sebagai bentuk ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Bantu Air Bersih di 5 Desa Kecamatan Sumberrejo Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – Dampak musim kemarau panjang yang memicu krisis air bersih terus meluas di wilayah Kabupaten ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Usulkan Pekerja Kebersihan Kampung Digandeng BPJS Ketenagakerjaan

SURABAYA — DPRD Kota Surabaya mendorong pekerja kebersihan di lingkungan kampung yang selama ini menerima upah dari ...
KRONIK

Kawal Penyaluran Air, Natasha Devianti Pastikan Bantuan Masuk Wilayah Kekeringan Bojonegoro

BOJONEGORO – Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro, Natasha Devianti, bergerak, mengawal penyaluran air bersih ...