Minggu
01 November 2026 | 6 : 27

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPC Bojonegoro Bantu Air Bersih di 5 Desa Kecamatan Sumberrejo Terdampak Kekeringan

IMG-20260916-WA0045

BOJONEGORO – Dampak musim kemarau panjang yang memicu krisis air bersih terus meluas di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Merespons kondisi tersebut, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro menyalurkan bantuan air bersih ke lima desa terdampak pada Rabu (16/9/2026).

​Bantuan air bersih disalurkan ke empat desa di Kecamatan Sumberrejo, yakni Desa Margoagung, Desa Deru, Desa Tlogoaji, dan Desa Nganti. Selain itu, pasokan air juga dikirim ke Dusun Sembungrejo, Desa Sumberjo Kidul, Kecamatan Sukosewu.

​Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro, Bambang Sutriyono, menyatakan bahwa aksi sosial ini merupakan wujud kepedulian atas laporan masyarakat yang kian kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

​”Bantuan air bersih hasil gotong royong daribDPC PDI Perjuangan dan jajaran legislatif. Kami bahu-membahu bergerak langsung di tengah krisis air bersih yang dialami warga,” kata Bambang, Rabu (16/9/2026).

​Bambang menilai, penanganan bencana kekeringan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah semata, melainkan butuh keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

​”Bantuan ini membuktikan semangat gotong royong kita. Kami akan terus bergerak memantau kondisi di lapangan dan membantu warga. Di sisi lain, kami juga akan mendorong pemerintah daerah untuk menyiapkan solusi penanganan krisis air secara jangka panjang,” ujarnya.

​Ia menekankan agar upaya penanganan kekeringan dilakukan secara intensif. Pasalnya, krisis air bersih diperkirakan masih berlanjut selama musim kemarau, khususnya di wilayah selatan dan barat Bojonegoro.

Warga Mengeluh Masalah Sumber Air
​Bantuan pasokan air bersih disambut lega oleh warga setempat. Junarti, warga Dusun Sembungrejo, mengungkapkan sulitnya mendapatkan titik sumber air di wilayah pemukimannya selama musim kemarau.

​”Kami sangat membutuhkan pasokan air bersih. Di sini sumber air sangat sulit, bahkan tanaman warga banyak yang mengering. Kami menyampaikan terima kasih dan berharap bantuan air bersih ini bisa berlanjut,” tutur Junarti.

​Hal senada disampaikan tokoh masyarakat Sumberrejo, Muhadi. Ia berharap distribusi air bersih dapat meringankan beban kebutuhan dasar warga di desa-desa terdampak sembari menunggu musim penghujan tiba.

​”Air bersih adalah kebutuhan mutlak. Kami berharap ada penanganan lebih lanjut dan berkelanjutan dari berbagai pihak agar krisis air ini segera mendapat solusi permanen,” ungkap Muhadi.(dian/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Deni Wicaksono Dorong Kader GMNI Isi Ruang Strategis di Lembaga Negara

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Salah Tafsir Kuota Perempuan BPD, Komisi A DPRD Jember Minta Pengisian Dievaluasi

JEMBER – Komisi A DPRD Jember menemukan dugaan salah tafsir penerapan kuota minimal 30 persen keterwakilan ...
LEGISLATIF

Dewanti Rumpoko Dorong Trans Jatim Malang Raya Terintegrasi dengan Angkot, Lindungi Pendapatan Sopir

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Dewanti Rumpoko, mendorong integrasi Bus Trans Jatim Koridor II Malang ...
KRONIK

Baguna Ngawi Jenguk Nenek Usia 97 Tahun, Korban Angin Kencang di Kwadungan

NGAWI – Di usianya yang hampir satu abad, Saelah (97 tahun) harus menghadapi kenyataan pahit setelah rumahnya ...
KRONIK

Guru Madin Keluhkan Kesejahteraan, Hj. Ansari Siap Memperjuangkan

PAMEKASAN – Seorang guru madrasah diniyah, Moh. Jufri, menyampaikan keluh kesahnya pada anggota Fraksi PDI ...
KRONIK

Dua Kasus Perusakan Situs Purbakala di Jember, Candra: Belum Ada Kejelasan

JEMBER – Penanganan kasus hilangnya dua batu yoni di Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, dan perusakan situs Gumuk ...