Sabtu
08 Agustus 2026 | 6 : 11

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

BYCN Sulap Rumah Kuno Jadi Lokasi Instagramable, Begini Respon Bupati Ipuk

PDIP-Jatim Bupati Ipuk 08112021

BANYUWANGI – Puluhan anak-anak muda yang tergabung dalam Banyuwangi Youth Creative Network (BYCN) mengubah rumah kuno menjadi lokasi yang sangat instagramable untuk meningkatkan geliat wisata di desa. Mereka bersemangat untuk melakukan branding potensi wisata di desa. Kali ini mereka berkarya di Desa Gumirih, Kecamatan Singojuruh. Rumah Kepala Desa Gumirih, Mura’i Ahmad, disulap menjadi spot foto yang menarik.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memberikan apresiasi terhadap apa yang dilakukan anak-anak muda BYCN. Menurutnya, desa-desa harus melibatkan anak-anak mengembangkan potensi lokalnya.

“Anak-anak muda saat ini memang memiliki kecenderungan kreativitas sendiri. Kmai sebagai orangtua sudah sepatutnya memberikan dukungan dan memfasilitasi. Kami juga meminta pada desa-desa agar melibatkan anak-anak muda untuk turut mengembangkan berbagai potensi yang ada,” kata Ipuk di Banyuwangi, Minggu (7/11/2021).

BYCN merupakan kumpulan berbagai komunitas yang meliputi 17 sektor, seperti desain produk, fesyen film/video, fotografi, kerajian, kuliner, sektor musik, sektor aplikasi, periklanan, seni pertunjukan, seni rupa, dan lainnya.

Mereka berkumpul mengangkat berbagai potensi desa dengan menggelar pelatihan di berbagai sektor kreatif yang mengacu pada masing-masing potensi desa. Sebelumnya, mereka telah keliling ke Desa/Kecamatan Wongsorejo, Desa Macan Putih-Kabat, dan Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar.

Sementara itu, Ketua BYCN, Vicky Hendri Prasetyo, ide BYCN berangkat dari tantangan pada mereka untuk mengembangkan Desa Gumirih. Selama ini, jelasnya, Desa Gumirih hanya memiliki dikenal dengan tradisi kebo-keboan.

“Awalnya kami ditantang membuat sesuatu yang menarik untuk mengembangkan Kecamatan Singojuruh, khususnya Desa Gumirih. Selama ini Singojuruh terkenal karena tradisi kebo-keboan, mereka ingin ada destinasi baru,” ujar Vicky

Setelah keliling desa, mereka melihat rumah kades yang banyak peninggalan kuno. Di lahannya yang seluas satu hektare, selain ada rumah pribadi, juga terdapat sembilan rumah Using kuno dan 1 Joglo besar. Belum lagi, barang-barang peninggalan kuno koleksi Murai.

“Kami jadi terinspirasi ingin membuat tempat yang selain untuk spot foto, namun bisa juga untuk belajar sejarah. Koleksinya ada yang dari jaman dinasti Qing,” katanya.

Mereka pun dengan semangat “membongkar” lahan milik murai. Koleksi pintu-pintu kuno mereka jajar sedemikian rupa menjadi gerbang masuk yang menarik. Rumah-rumah using didesain dengan interior yang menarik dan siisi koleksi barang-barang lawas. Pengunjung yang datang seolah diajak tur mengunjungi beragam spot tematik yang menarik.

“Kami juga membuat amphiteater di bagian belakang lokasi. Awalnya ini lahan tidak terawat, gundukan tanah yang dipenuhi rumput liar. Lalu kami pugar jadi amphiteater yang menarik. Ini bisa jadi public space,” kata Vicky.

Kepala Desa Gumirih, Mura’i Ahmad mengaku sangat senang dengan apa yang dilakukan anak-anak muda. Menurutnya, ini akan menjadi daya tarik baru bagi Desa Gumirih.

“Ini bisa jadi destinasi baru di Desa Gumirih. Amphi teaternya juga akan bisa menjadi pusat aktivitas baru bagi warga. Misal untuk belajar seni atau pentas seni,” jelas Mura’i.

BYCN berusaha menggali dan mencoba mengangkat potensi yang ada di desa. Tidak hanya mengangkat UMKM dan potensi alamnya, mereka juga menggelar Maestro Mengajar. Bekerja sama dengan  para seniman Gandrung senior, mereka melatih anak desa setempat menjadi Gandrung. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Tuban Gelar Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan

TUBAN– DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tuban terus mematangkan rencana perlindungan sosial bagi kader. Sebagai langkah ...
KRONIK

Anang Maruf dan Yusuf Ekodono Gabung Soekarno Cup, Dorong Talenta Pelosok Naik Panggung

Legenda Timnas Indonesia Anang Maruf dan Yusuf Ekodono bergabung di Soekarno Cup 2026 karena ingin memperluas ...
LEGISLATIF

19 Daerah Jatim Darurat Kekeringan, Fraksi PDIP Dorong Mitigasi Berkelanjutan

Sebanyak 19 daerah di Jatim berstatus darurat kekeringan. Fraksi PDIP DPRD Jatim meminta pemerintah mengubah pola ...
KRONIK

Pelatihan Pupuk Organik di Kanor Bojonegoro, Solusi Petani Tekan Biaya dan Rawat Tanah

BOJONEGORO – Tingginya harga pupuk kimia yang mengerek beban biaya produksi memicu gerakan kemandirian tani di ...
HEADLINE

Soekarno Cup Bukan Sekadar Sepak Bola, tapi Membangun Karakter Bangsa

Said Abdullah menegaskan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar kompetisi sepak bola, tetapi sarana membangun karakter ...
SEMENTARA ITU...

Dukung PKDI Lumajang di Cup II 2026, Agus Wicaksono Targetkan Juara

LUMAJANG — Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, H. Agus Wicaksono SSos, hadir langsung ...