Kamis
17 September 2026 | 8 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPRD Magetan Berhemat Anggaran Daerah, Siap Tiadakan Pokir dan Batasi Seremonial

IMG-20260326-WA0037

MAGETAN – DPRD Magetan menegaskan komitmennya untuk memperkuat postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dengan memangkas sejumlah item belanja.

“Fokus utama kami adalah melakukan langkah-langkah efisiensi anggaran di lingkungan kerja DPRD,” ujar
Plt Ketua DPRD Magetan, H. Suyatno, Kamis (30/4/2026).

“Anggaran pokir (pokok pikiran) DPRD tahun 2026 ditiadakan. Juga meminimalisasi kegiatan seremonial,” sinyalemen dari Suyatno soal pos-pos belanja yang bisa dipangkas.

Untuk diketahui, pokir adalah adalah usulan program atau proyek pembangunan yang disampaikan oleh anggota DPRD, berdasarkan usulan atau masukan masyarakat hasil serap aspirasi pada masa reses atau jeda persidangan.

Usulan kemudian dimasukkan ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan dibiayai APBD. Pokir sendiri bertujuan menjembatani kebutuhan riil warga dengan perencanaan pembangunan daerah.

Efisiensi anggaran, lanjut Suyatno, agar penggunaan instrumen keuangan daerah lebih tepat sasaran

Ia menambahkan, pihaknya juga telah melakukan koordinasi internal untuk memastikan implementasi kebijakan tersebut berjalan maksimal di sisa tahun anggaran ini.

Sinergi Eksekutif dan Legislatif
Langkah dilakukan DPRD Magetan juga seiring dengan Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri Nomor 800.1.5/3349/SJ.

“Kami di DPRD Magetan berkomitmen untuk mentaati Surat Edaran Mendagri tersebut,” kata Suyatno.

Dia menambahkan, kepatuhan terhadap regulasi dari Kemendagri merupakan bagian dari upaya menciptakan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Suyatno juga menyampaikan pentingnya sinergi antara kepala daerah dan DPRD. Pasalnya, kedua lembaga tersebut saling berkaitan dalam menjalankan roda pemerintahan.

“APBD harus dikelola layaknya rumah tangga yang sehat, yakni pendapatan harus lebih besar daripada belanja. Oleh karena itu, diharapkan agar anggota DPRD tidak merealisasikan anggaran belanja di luar program prioritas,” pungkasnya.(rud/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kawal Kasus Rudapaksa Disabilitas, Hj. Ansari PDIP Desak Pemulihan Mental Total bagi Korban

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, meminta penanganan kasus dugaan rudapaksa terhadap ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Tulungagung Soroti Tingginya Silpa dan Perjuangkan Kelayakan Gaji PPPK

TULUNGAGUNG – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tulungagung menyoroti tingginya SILPA (Sisa Lebih Pembiayaan ...
SEMENTARA ITU...

Kediri Bidik Emas Senam Porprov 2027, Atlet Dibina Sejak Usia SD

KEDIRI — Kabupaten Kediri mulai mematangkan target prestasi cabang olahraga senam untuk menghadapi Porprov Jawa ...
LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Dorong Perda Pesantren dan Madin Mulai Berlaku Maksimal 2027

TRENGGALEK – Peraturan daerah (Perda) tentang Penyelenggaraan Pesantren dan Madrasah Nonformal atau Madrasah ...
EKSEKUTIF

Terbukti Pungli Retribusi Sampah, Dua PPPK Paruh Waktu DLH Surabaya Diberhentikan

SURABAYA — Pemkot Surabaya memberhentikan dua pegawai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu ...
SEMENTARA ITU...

Tradisi Keduk Beji, Upaya Warga Tawun Melestarikan Sumber Air Jadi Wisata Budaya

NGAWI – Warga Desa Tawun, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi, terus melestarikan tradisi Keduk Beji sebagai bentuk ...