Selasa
15 September 2026 | 12 : 27

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hasto Kristiyanto Ungkap 3 Pesan Moral Gatotkaca: Berani Bela Kebenaran dan Keadilan

pdip jatim 260617 wayang kulit bbk

Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengungkap tiga pesan moral dari tokoh pewayangan Gatotkaca dalam pagelaran wayang kulit Bulan Bung Karno di Kabupaten Blitar. Pesan tersebut meliputi keberanian membela kebenaran, menjaga moralitas dalam kekuasaan, serta hidup sederhana dan eling lan waspada.

BLITAR – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengajak masyarakat meneladani nilai-nilai kepahlawanan Gatotkaca melalui tiga pesan moral utama, yakni keberanian membela kebenaran, kemampuan menjaga keseimbangan antara kekuasaan dan moralitas, serta sikap hidup sederhana yang selalu eling lan waspada.

Pesan tersebut disampaikan Hasto saat menghadiri pagelaran wayang kulit dengan lakon Lahirnya Gatotkaca yang dibawakan dalang Ki Minto Darsono dalam rangkaian Bulan Bung Karno dan malam pergantian Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah atau Satu Suro di Pendopo Kabupaten Blitar, Senin (15/6/2026) malam.

Baca juga: Di Istana Gebang, Seniman-Budayawan Menitipkan Tawa dan Tangis Mereka

Menurut Hasto, Gatotkaca merupakan salah satu tokoh pewayangan yang sangat dikagumi Bung Karno karena merepresentasikan keberanian dan pengabdian kepada rakyat.

Pesan pertama yang disorot adalah keberanian dalam memperjuangkan kebenaran dan keadilan.

“Gatotkaca tidak pernah takut. Akhir-akhir ini kita sering takut membela kebenaran, takut memperjuangkan keadilan ketika ketidakadilan merajalela. Belajarlah dari Gatotkaca, jadilah ksatria yang membela rakyat, bangsa, dan negara,” kata Hasto.

Pesan kedua berkaitan dengan relasi antara kekuasaan, keluarga, dan ambisi manusia. Hasto menyinggung kisah Arjuna dan Adipati Karna yang berasal dari satu ibu, namun berada pada jalan kehidupan yang berbeda akibat pilihan dan kepentingan masing-masing.

Menurutnya, tidak ada manusia yang sepenuhnya baik ataupun sepenuhnya buruk. Karena itu, setiap orang memiliki tanggung jawab untuk menjaga agar nilai-nilai kebaikan tetap menjadi pedoman dalam kehidupan.

“Kedua elemen baik dan buruk selalu ada. Tugas kita menjaga keseimbangan agar sisi baik terus bergelora melalui laku tirakat,” ujarnya.

Sementara pesan ketiga adalah pentingnya menjalani kehidupan secara sederhana serta selalu mengingat asal-usul dan menjaga kewaspadaan dalam setiap langkah kehidupan.

Ia mengaitkan nilai tersebut dengan filosofi Jawa yang dikenal melalui ungkapan eling lan waspada.

Dalam kesempatan itu, Hasto juga mengingatkan peran Punokawan dalam dunia pewayangan yang terdiri dari Semar, Gareng, Petruk, dan Bagong.

Menurutnya, tokoh-tokoh tersebut merupakan simbol rakyat kecil yang menjadi penopang sekaligus pengingat bagi para ksatria.

“Punokawan adalah simbol Dewa Ngejawantah yang menyatu dengan kehidupan rakyat. Ksatria mengabdi kepada rakyat, bukan sebaliknya,” tegasnya.

Hasto juga mengulas filosofi Jawa tentang Sedulur Papat Limo Pancer yang menggambarkan hubungan manusia dengan kehidupan, alam semesta, dan Sang Pencipta.

Menurutnya, berbagai ajaran dalam pewayangan mengandung nilai-nilai moral yang tetap relevan untuk menjawab tantangan kehidupan modern.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, mahasiswa, birokrat, dan pemimpin masa depan untuk meneladani semangat Gatotkaca dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada bangsa.

“Seluruh ksatria masa kini tidak boleh takut menjalankan tugas membela kebenaran dan keadilan,” pungkas Hasto.

Pagelaran wayang kulit dalam rangkaian Bulan Bung Karno tersebut menjadi bagian dari upaya merawat tradisi budaya sekaligus menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada masyarakat melalui media seni yang dekat dengan kehidupan rakyat. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Raperda P-APBD 2026 Disepakati, Syaifuddin: Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Tak Boleh Dicoret

SURABAYA — Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Sidak Gudang Pengepul Kentang Mitra Indofood usai Keluhan Petani Soal Panen Lambat

MAGETAN — Komisi B DPRD Kabupaten Magetan turun langsung meninjau gudang pengepul kentang di Jalan Raya ...
LEGISLATIF

Puan Kenang Jejak Bung Karno dan Bulgarian Rose dalam 70 Tahun Persahabatan Indonesia-Bulgaria

JAKARTA — Ketua DPR RI Puan Maharani mengenang kunjungan Presiden pertama RI Soekarno ke Bulgaria pada 1961, saat ...
LEGISLATIF

Developer di Gresik Tak Sediakan Lahan Makam Terancam Sanksi

GRESIK – Pengelolaan pemakaman menjadi perhatian serius wakil rakyat kabupaten Gresik. Pasalnya, perumahan kian ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Kirim Air Bersih ke Tiga Desa di Sumberrejo Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – Krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bojonegoro mendorong berbagai pihak untuk ...
OLAHRAGA

Hadapi Porprov 2027, Doding Dorong Semua Cabor Terus Poles Atlet dan Pelatih

TRENGGALEK — Menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027, KONI Kabupaten Trenggalek mendorong ...