Sabtu
01 Agustus 2026 | 6 : 17

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hasto Kristiyanto Ungkap 3 Pesan Moral Gatotkaca: Berani Bela Kebenaran dan Keadilan

pdip jatim 260617 wayang kulit bbk

Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengungkap tiga pesan moral dari tokoh pewayangan Gatotkaca dalam pagelaran wayang kulit Bulan Bung Karno di Kabupaten Blitar. Pesan tersebut meliputi keberanian membela kebenaran, menjaga moralitas dalam kekuasaan, serta hidup sederhana dan eling lan waspada.

BLITAR – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengajak masyarakat meneladani nilai-nilai kepahlawanan Gatotkaca melalui tiga pesan moral utama, yakni keberanian membela kebenaran, kemampuan menjaga keseimbangan antara kekuasaan dan moralitas, serta sikap hidup sederhana yang selalu eling lan waspada.

Pesan tersebut disampaikan Hasto saat menghadiri pagelaran wayang kulit dengan lakon Lahirnya Gatotkaca yang dibawakan dalang Ki Minto Darsono dalam rangkaian Bulan Bung Karno dan malam pergantian Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah atau Satu Suro di Pendopo Kabupaten Blitar, Senin (15/6/2026) malam.

Baca juga: Di Istana Gebang, Seniman-Budayawan Menitipkan Tawa dan Tangis Mereka

Menurut Hasto, Gatotkaca merupakan salah satu tokoh pewayangan yang sangat dikagumi Bung Karno karena merepresentasikan keberanian dan pengabdian kepada rakyat.

Pesan pertama yang disorot adalah keberanian dalam memperjuangkan kebenaran dan keadilan.

“Gatotkaca tidak pernah takut. Akhir-akhir ini kita sering takut membela kebenaran, takut memperjuangkan keadilan ketika ketidakadilan merajalela. Belajarlah dari Gatotkaca, jadilah ksatria yang membela rakyat, bangsa, dan negara,” kata Hasto.

Pesan kedua berkaitan dengan relasi antara kekuasaan, keluarga, dan ambisi manusia. Hasto menyinggung kisah Arjuna dan Adipati Karna yang berasal dari satu ibu, namun berada pada jalan kehidupan yang berbeda akibat pilihan dan kepentingan masing-masing.

Menurutnya, tidak ada manusia yang sepenuhnya baik ataupun sepenuhnya buruk. Karena itu, setiap orang memiliki tanggung jawab untuk menjaga agar nilai-nilai kebaikan tetap menjadi pedoman dalam kehidupan.

“Kedua elemen baik dan buruk selalu ada. Tugas kita menjaga keseimbangan agar sisi baik terus bergelora melalui laku tirakat,” ujarnya.

Sementara pesan ketiga adalah pentingnya menjalani kehidupan secara sederhana serta selalu mengingat asal-usul dan menjaga kewaspadaan dalam setiap langkah kehidupan.

Ia mengaitkan nilai tersebut dengan filosofi Jawa yang dikenal melalui ungkapan eling lan waspada.

Dalam kesempatan itu, Hasto juga mengingatkan peran Punokawan dalam dunia pewayangan yang terdiri dari Semar, Gareng, Petruk, dan Bagong.

Menurutnya, tokoh-tokoh tersebut merupakan simbol rakyat kecil yang menjadi penopang sekaligus pengingat bagi para ksatria.

“Punokawan adalah simbol Dewa Ngejawantah yang menyatu dengan kehidupan rakyat. Ksatria mengabdi kepada rakyat, bukan sebaliknya,” tegasnya.

Hasto juga mengulas filosofi Jawa tentang Sedulur Papat Limo Pancer yang menggambarkan hubungan manusia dengan kehidupan, alam semesta, dan Sang Pencipta.

Menurutnya, berbagai ajaran dalam pewayangan mengandung nilai-nilai moral yang tetap relevan untuk menjawab tantangan kehidupan modern.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, mahasiswa, birokrat, dan pemimpin masa depan untuk meneladani semangat Gatotkaca dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada bangsa.

“Seluruh ksatria masa kini tidak boleh takut menjalankan tugas membela kebenaran dan keadilan,” pungkas Hasto.

Pagelaran wayang kulit dalam rangkaian Bulan Bung Karno tersebut menjadi bagian dari upaya merawat tradisi budaya sekaligus menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada masyarakat melalui media seni yang dekat dengan kehidupan rakyat. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

BERITA TERKINI

Erma Susanti Kawal Implementasi Perpres Perlindungan Pekerja Transportasi Online

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Erma Susanti minta implementasi Perpres Nomor 27 Tahun 2026 benar-benar ...
KRONIK

Bupati Fauzi Tinjau Bubidaya Lele dan Ayam Petelur, Pastikan Manfaat Program Pemberdayaan

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, meninjau budidaya ikan lele dan ayam petelur milik kelompok ...
KRONIK

Dugaan Pemerkosaan Dua Santriwati di Sidoarjo: BBHAR PDIP Jatim Mintakan Perlindungan dan Restitusi dari LPSK

SURABAYA – Badan Bantuan Hukum Advokasi Rakyat (BBHAR) DPD PDI Perjuangan Jawa Timur secara resmi mengajukan ...
EKSEKUTIF

Bupati Gresik Boyong 5 Penghargaan Harganas Jatim, Inovasi TPA Masmundari Jadi Andalan

GRESIK – Pemerintah Kabupaten Gresik meraih lima penghargaan dalam peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ...
KABAR CABANG

Musran-Musranran se-Kecamatan Kalidawer Sukses Akomodasi 30 Persen Gen Z dan Perempuan

TULUNGAGUNG – Musyawarah Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se- Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung, ...
LEGISLATIF

DPRD Lamongan Rekomendasikan Pemberhentian Sementara Sebuah Perusahaan Pembekuan Ikan

LAMONGAN – Komisi C DPRD Kabupaten Lamongan merekomendasikan penghentian sementara operasional sebuah perusahaan CV ...