Rabu
15 Juli 2026 | 9 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hasto Kristiyanto Ungkap 3 Pesan Moral Gatotkaca: Berani Bela Kebenaran dan Keadilan

pdip jatim 260617 wayang kulit bbk

Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengungkap tiga pesan moral dari tokoh pewayangan Gatotkaca dalam pagelaran wayang kulit Bulan Bung Karno di Kabupaten Blitar. Pesan tersebut meliputi keberanian membela kebenaran, menjaga moralitas dalam kekuasaan, serta hidup sederhana dan eling lan waspada.

BLITAR – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengajak masyarakat meneladani nilai-nilai kepahlawanan Gatotkaca melalui tiga pesan moral utama, yakni keberanian membela kebenaran, kemampuan menjaga keseimbangan antara kekuasaan dan moralitas, serta sikap hidup sederhana yang selalu eling lan waspada.

Pesan tersebut disampaikan Hasto saat menghadiri pagelaran wayang kulit dengan lakon Lahirnya Gatotkaca yang dibawakan dalang Ki Minto Darsono dalam rangkaian Bulan Bung Karno dan malam pergantian Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah atau Satu Suro di Pendopo Kabupaten Blitar, Senin (15/6/2026) malam.

Baca juga: Di Istana Gebang, Seniman-Budayawan Menitipkan Tawa dan Tangis Mereka

Menurut Hasto, Gatotkaca merupakan salah satu tokoh pewayangan yang sangat dikagumi Bung Karno karena merepresentasikan keberanian dan pengabdian kepada rakyat.

Pesan pertama yang disorot adalah keberanian dalam memperjuangkan kebenaran dan keadilan.

“Gatotkaca tidak pernah takut. Akhir-akhir ini kita sering takut membela kebenaran, takut memperjuangkan keadilan ketika ketidakadilan merajalela. Belajarlah dari Gatotkaca, jadilah ksatria yang membela rakyat, bangsa, dan negara,” kata Hasto.

Pesan kedua berkaitan dengan relasi antara kekuasaan, keluarga, dan ambisi manusia. Hasto menyinggung kisah Arjuna dan Adipati Karna yang berasal dari satu ibu, namun berada pada jalan kehidupan yang berbeda akibat pilihan dan kepentingan masing-masing.

Menurutnya, tidak ada manusia yang sepenuhnya baik ataupun sepenuhnya buruk. Karena itu, setiap orang memiliki tanggung jawab untuk menjaga agar nilai-nilai kebaikan tetap menjadi pedoman dalam kehidupan.

“Kedua elemen baik dan buruk selalu ada. Tugas kita menjaga keseimbangan agar sisi baik terus bergelora melalui laku tirakat,” ujarnya.

Sementara pesan ketiga adalah pentingnya menjalani kehidupan secara sederhana serta selalu mengingat asal-usul dan menjaga kewaspadaan dalam setiap langkah kehidupan.

Ia mengaitkan nilai tersebut dengan filosofi Jawa yang dikenal melalui ungkapan eling lan waspada.

Dalam kesempatan itu, Hasto juga mengingatkan peran Punokawan dalam dunia pewayangan yang terdiri dari Semar, Gareng, Petruk, dan Bagong.

Menurutnya, tokoh-tokoh tersebut merupakan simbol rakyat kecil yang menjadi penopang sekaligus pengingat bagi para ksatria.

“Punokawan adalah simbol Dewa Ngejawantah yang menyatu dengan kehidupan rakyat. Ksatria mengabdi kepada rakyat, bukan sebaliknya,” tegasnya.

Hasto juga mengulas filosofi Jawa tentang Sedulur Papat Limo Pancer yang menggambarkan hubungan manusia dengan kehidupan, alam semesta, dan Sang Pencipta.

Menurutnya, berbagai ajaran dalam pewayangan mengandung nilai-nilai moral yang tetap relevan untuk menjawab tantangan kehidupan modern.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, mahasiswa, birokrat, dan pemimpin masa depan untuk meneladani semangat Gatotkaca dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada bangsa.

“Seluruh ksatria masa kini tidak boleh takut menjalankan tugas membela kebenaran dan keadilan,” pungkas Hasto.

Pagelaran wayang kulit dalam rangkaian Bulan Bung Karno tersebut menjadi bagian dari upaya merawat tradisi budaya sekaligus menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada masyarakat melalui media seni yang dekat dengan kehidupan rakyat. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Harga Telur dan Daging Ayam di Ngawi Merangkak Naik, Pemkab Gelar Pasar Murah

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai langkah menjaga stabilitas harga ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Mulai Musran dan Musanran, Diana Sasa: Panaskan Mesin Partai, Perkuat Pengabdian Untuk Rakyat

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan resmi memulai pelaksanaan Musyawarah Ranting ...
KABAR CABANG

DPRD Jember Kaji Obligasi Daerah untuk Perkuat Fiskal di Tengah Berkurangnya Transfer Pusat

DPRD Jember mulai mengkaji penerapan obligasi daerah atau municipal bond sebagai alternatif pembiayaan pembangunan ...
KRONIK

Perkuat Sinergitas Antarlembaga, Komisi I DPRD Banyuwangi Kunker ke Lapas

BANYUWANGI – Komisi I DPRD Banyuwangi melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan kelas II A Banyuwangi ...
KRONIK

Gen Z dan Karang Taruna Motor Ekonomi Kreatif Kampung, Anas: Beri Kesempatan Seluas-luasnya

SURABAYA – Generasi muda dinilai memiliki peran krusial dalam memperkuat pembangunan berbasis masyarakat. Karang ...
KRONIK

Empat SD Negeri di Ponorogo Nihil Siswa Baru, Riyanto Minta Dindik Siapkan Solusi

PONOROGO – Empat sekolah dasar negeri (SDN) di Kabupaten Ponorogo tidak mendapatkan satu pun siswa baru pada ...