Jumat
01 Mei 2026 | 1 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Buruh dan Pemkab Lamongan Gelar Nobar Film Marsinah dan Orasi Kebangsaan

IMG-20260501-WA0007_copy_776x505

LAMONGAN – Dinas Tenaga Kerja Lamongan bersama sejumlah buruh menggelar kegiatan bersama dalam rangka peringatan Hari Buruh Nasional, 1 Mei 20206.

Acara dilaksanakan halaman Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Lamongan pada Kamis (30/4/2026) malam, dengan tema “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Buruh”.

Adapun rangkaian acara yakni pemutaran film Marsinah, orasi kebangsaan dan doa bersama.

Rekrutmen pekerja lokal
Pemutaran film “Marsinah, Cry Justice” terasa emosional. Apalagi tahun lalu, buruh asal Nganjuk itu ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.

​Ketua SARBUMUSI Lamongan, Nihrul Bahi Alhaidar (Gus Irul), menyatakan bahwa sosok Marsinah adalah ruh perjuangan bagi buruh dalam mengawal ketidakadilan.

​”Kami hadir untuk mendampingi warga Nahdlatul Ulama yang mayoritas bekerja di perusahaan. Namun, kami juga berkomitmen mendukung iklim industrialisasi di Lamongan agar investasi berjalan lancar, dengan catatan pekerja lokal Lamongan harus menjadi prioritas utama,” ucap Gus Irul.

Perlindungan sosial buruh
Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara menyampaikan, buruh, petani, nelayan dan sektor lainnya, mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Lamongan mencapai 5,4 persen pada tahun lalu. Sementara IPM berada di angka 76,81.

“Kategori tinggi di atas rata-rata Jawa Timur,” katanya.

Wabup Dirham menambahkan, buruh sebagai salah satu motor penggerak ekonomi daerah yang sesungguhnya.

“Pemkab Lamongan berkomitmen memprioritaskan kesejahteraan buruh melalui penguatan perlindungan sosial BPJS dan pembangunan SDM yang inklusif, meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran,” tegasnya.

Sinergi buruh dan pengusaha
​Kepala Disnaker Lamongan, Mokhammad Zamroni, menyebutkan bahwa kondusifitas yang tercipta setiap tahun di Lamongan saat May Day adalah hasil sinergi berbagai pihak. Terutama serikat pekerja dan pengusaha.

​”Jika iklimnya produktif dan aman, investasi akan berdatangan, lapangan kerja terbuka luas, dan tenaga kerja kita akan semakin kreatif untuk bersaing dengan tenaga kerja asing,” jelas Zamroni.

​Senada dengan itu, Ketua PCNU Lamongan, KH Syahrul Munir (Gus Syahrul), dalam orasi kebangsaannya menekankan pentingnya keadilan bagi kaum buruh.

Mengutip pesan Gus Dur, ia mengingatkan bahwa membela buruh adalah upaya menjaga martabat bangsa.

​”Kesejahteraan tanpa keadilan adalah ilusi. Refleksi ini adalah momentum pembaruan spiritual dan solidaritas kita semua,” tutur Gus Syahrul.(mnh/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

May Day, PDIP Surabaya Rangkul Ojol Perempuan: Serap Aspirasi hingga Salurkan Bantuan

PDIP Surabaya rangkul 250 ojol perempuan saat May Day 2026, salurkan bantuan dan serap aspirasi pekerja informal. ...
EKSEKUTIF

Buruh dan Pemkab Lamongan Gelar Nobar Film Marsinah dan Orasi Kebangsaan

LAMONGAN – Dinas Tenaga Kerja Lamongan bersama sejumlah buruh menggelar kegiatan bersama dalam rangka peringatan ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Berhemat Anggaran Daerah, Siap Tiadakan Pokir dan Batasi Seremonial

MAGETAN – DPRD Magetan menegaskan komitmennya untuk memperkuat postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ...
ROMANTIKA

Orde Baru Mengganti Hari Buruh dengan Hari Pekerja

SEJARAH perayaan Hari Buruh (May Day) di Indonesia mengalami pasang surut seiring dengan dinamika politik dan ...
LEGISLATIF

Paripurna LKPj 2025, Hosnan PDIP Tekankan Pentingnya Pemerataan dan Peningkatan Layanan

SUMENEP – DPRD Kabupaten Sumenep menggelar rapat paripurna penyampaian laporan Panitia Khusus (Pansus) terhadap ...
LEGISLATIF

Indah Kurnia Dorong Gaya Hidup Sehat, Ingatkan Bahaya Penyakit Tidak Menular

Indah Kurnia dorong gaya hidup sehat dan ingatkan bahaya penyakit tidak menular melalui edukasi Germas dan kontrol ...