Rabu
16 September 2026 | 2 : 36

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

May Day, PDIP Surabaya Rangkul Ojol Perempuan: Serap Aspirasi hingga Salurkan Bantuan

pdip jatim 260501 hari buruh sby 3

PDIP Surabaya rangkul 250 ojol perempuan saat May Day 2026, salurkan bantuan dan serap aspirasi pekerja informal.

SURABAYA — Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 dimaknai berbeda oleh DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya. Tak sekadar seremoni, partai berlambang banteng itu turun langsung menyapa sekitar 250 pengemudi ojek online (ojol) perempuan dengan menggelar aksi sosial di kantor DPC, Jumat (1/5/2026).

Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, para ojol perempuan dari berbagai penjuru kota tidak hanya menerima paket sembako, tetapi juga diberi ruang untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada para pemangku kebijakan.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Bidang Penanggulangan Bencana DPP PDIP Tri Rismaharini, Wakil Wali Kota Surabaya sekaligus Ketua DPC PDIP Surabaya Armuji, serta jajaran pengurus partai lainnya.

Selain pembagian bantuan sembako, forum ini juga dimanfaatkan sebagai ruang dialog terbuka. Berbagai persoalan disampaikan para ojol perempuan, mulai dari kebutuhan hunian layak, perlindungan kerja, hingga akses jaminan sosial.

Armuji menegaskan, pihaknya membuka ruang pengaduan setiap hari dan berkomitmen menindaklanjuti setiap laporan masyarakat.

“Kalau ada kesulitan, kami tidak hanya menunggu, tapi juga turun langsung ke lapangan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya perlindungan bagi pekerja rentan, termasuk ojol, agar hak-hak dasar seperti jaminan kesehatan dan perlindungan kerja tetap terpenuhi.

Sekretaris DPC PDIP Surabaya, Syaifuddin Zuhri, menekankan bahwa momentum Hari Buruh harus menjadi ruang nyata untuk menghadirkan kebijakan yang lebih berpihak pada pekerja.

Ia menyebut kondisi ekonomi global yang tidak menentu berpotensi menekan kelompok pekerja informal, sehingga dibutuhkan kebijakan yang adaptif dan responsif.

“Kelompok buruh, termasuk ojol, perlu perhatian lebih, mulai dari kebutuhan dasar hingga jaminan sosial seperti BPJS,” ujarnya.

Sementara itu, Bendahara DPC PDIP Surabaya, Agatha Retnosari, menyoroti realitas bahwa banyak perempuan menjadi ojol karena tuntutan ekonomi, bukan pilihan utama.

“Sebagian besar dari mereka terpaksa menjadi ojol, padahal risikonya sangat tinggi,” ujarnya.

Menurutnya, para ojol perempuan harus menghadapi berbagai tantangan di lapangan, mulai dari risiko kecelakaan hingga ancaman keamanan, termasuk potensi kekerasan.

“Mereka harus meninggalkan keluarga di rumah, sementara di jalan menghadapi berbagai risiko. Ini realitas yang tidak bisa diabaikan,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, PDIP Surabaya juga menegaskan komitmennya untuk menjadi wadah aspirasi bagi pekerja informal, khususnya ojol perempuan.

“Harapannya, PDIP bisa menjadi rumah bersama, tempat mereka menyampaikan keluhan tanpa ragu,” kata Agatha.

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara legislatif, eksekutif, dan struktur partai agar setiap aspirasi masyarakat dapat ditindaklanjuti secara konkret. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Mengurai Ruwet Distribusi Pupuk Subsidi di Magetan, dari Kendala NIK Petani hingga Jumlah Poktan

MAGETAN – Persoalan masih saja membelit di seputar pupuk bersubsidi. Meski pemerintah dan produsen menyatakan stok ...
KRONIK

KPU Kabupaten Pasuruan Kaji Penataan Dapil Pemilu 2029, DPC PDIP Sampaikan Pertimbangan Beban Anggaran

KABUPATEN ‎PASURUAN – KPU Kabupaten Pasuruan, secara internal mulai mengkaji penataan daerah pemilihan (dapil) ...
KRONIK

IKS-PI Cup 3 Jadi Ruang Pembinaan Remaja, Doding: Silat Harus Bermuara ke Prestasi  

IKS-PI Cup 3 Trenggalek menjadi ruang pembinaan pesilat muda sekaligus menekan tawuran dan kenakalan remaja. Doding ...
HEADLINE

Said Abdullah: Gaji P3K 2027 Ditanggung Pusat, Disiapkan Anggaran Rp23 Triliun

JAKARTA — Kabar baik bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Mulai 2027, gaji atau honorarium P3K ...
EKSEKUTIF

Rijanto: Komunikasi Lintas Kelompok Penting untuk Jaga Kerukunan Blitar

BLITAR — Bupati Blitar Rijanto menegaskan pentingnya komunikasi dengan berbagai kelompok keagamaan untuk menjaga ...
EKSEKUTIF

Eri Siapkan Bendera Hitam untuk PD yang Gagal Bina Kampung Pancasila

SURABAYA — Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyiapkan sanksi simbolik berupa bendera hitam bagi perangkat daerah ...