PONOROGO – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Ponorogo menggelar pelantikan pengurus lembaga PCNU periode 2024-2029 di Pendopo Kabupaten Ponorogo, Senin (27/1/2025).
Pada kesempatan itu juga digelar pembukaan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) 1 PCNU Ponorogo.
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, hadir membuka acara tersebut. Ia berharap, hasil muskercab PCNU bisa disinkronkan dengan program-program pemerintah.
“Selamat atas pelantikan lembaga NU, mudah-mudahan sukses. Tidak hanya sukses pelantikan saja, tapi ke depan program-progam bisa nyantol dengan pemerintah,” ujarnya.
Menurut Sugiri, perpaduan antara program lembaga PCNU dan program pemerintah, akan berpengaruh pada kemajuan Ponorogo.
Ia meminta kepada pengurus lembaga untuk bisa saling berembuk dengan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
“Saya titip dalam beberapa hal, hasil dari muskercab barangkali di ekonomi, wisata, budaya, bisa dipadukan. Rakyat kita ini sama, rakyat NU ya umat,” tuturnya.
“Akan indah apabila konsepnya pemerintah dikolaborasikan dengan NU,” imbuh politisi PDI Perjuangan itu.
Program-program yang ia maksud, di antaranya, seperti mewujudkan sawah organik. Ia berharap sawah organik mampu mengurangi ketergantungan akan pupuk kimia dan meningkatkan produktivitas.
“Saya coba tiga tahun mendemplot pupuk organik cair di Bangunsari. Kemarin itu dibagikan gratis, murah, 1 toren ada 1.000 liter. Mudah-mudahan ini jadi gerakan serentak. Gabahnya enak, biaya juga murah,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PCNU Ponorogo, Idam Mustofa, menginstruksikan para pengurus lembaga untuk bergerak cepat setelah dilantik. Setidaknya ada 18 lembaga yang dibai’at oleh Rois Suriyah PCNU, KH. Solechan Alhafidz.
“Batik dikerudungi meja, bar dilantik ayo langsung kerja. Para lembaga ini walaupun belum dilantik secara de facto, sudah melaksanakan tugas,” ucapnya. (jrs/set)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













