Selasa
15 September 2026 | 11 : 33

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dengan Busana Etnik Nusantara, Ribuan Pelajar Ramaikan Karnaval Kemerdekaan

PDIP-Jatim-Karnaval-Merdeka-20082024
Para peserta Karnaval Merdeka menyanyikan lagu daerah, Selasa (20/08/2024).

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi dalam rangka memperingati HUT ke-79 Kemerdekaan RI, menggelar Karnaval Merdeka, Selasa (20/8/2024). Ribuan penonton memadati rute sekitar 2,5 kilometer, menyaksikan karnaval yang menampilkan kebhinnekaan Indonesia tersebut.

Karnaval diikuti hampir 2000 pelajar tingkat SMP/MTs dan SMA/MA/SMK negeri dan swasta se-Banyuwangi yang mengenakan dan membawa atribut beraneka keragaman seni dan budaya Indonesia.

“Karnaval Merdeka ini menjadi ajang untuk memperkuat rasa persatuan dan kesatuan seluruh elemen di Banyuwangi,” ujar Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani.

Menurut Ipuk, karnaval tersebut bukan sekadar perayaan, tapi juga menjadi cara untuk terus menjaga kebhinekaan. Terlebih, Banyuwangi juga merupakan daerah majemuk yang menjadi tempat tinggal masyarakat dari berbagai suku dan agama.

“Lewat karnaval ini kita kabarkan bahwa Banyuwangi adalah miniatur kebhinekaan. Dengan suku, budaya, dan agama yang beragam tidak membuat kita terpecah. Justru perbedaan itu menjadikan kita semakin kuat,” tutur politisi PDI Perjuangan itu.

Ribuan pelajar menampilkan keberagaman Indonesia melalui kostum, seni tari, dan teatrikal dalam parade karnaval tersebut. Ada yang mempresentasikan adat Jawa, Sulawesi, Kalimantan, Bali, Aceh, dan daerah di Nusantara lainnya.

Karnaval diawali drumband diikuti barisan di belakangnya. Ada barisan pembawa bendera Merah Putih, diikuti barisan kontingen dengan kostum yang memvisualisasikan Indonesia. Ada pula sajian fragmen yang mengisahkan beragam tradisi dari berbagai daerah di Indonesia.

Seperti kontingen SMP I Kabat yang mengusung tema adat Jawa Tengah. Selain kostum, kontingen tersebut juga menyajikan ragam kuliner, tradisi, hingga kesenian asli Jawa Tengah.

Disusul devile SMPN I Banyuwangi yang membawakan budaya Sulawesi. Mulai kostum, kesenian, hingga miniatur rumah adat tongkonan ikut ditampilkan. (ftr/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Raperda P-APBD 2026 Disepakati, Syaifuddin: Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Tak Boleh Dicoret

SURABAYA — Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Sidak Gudang Pengepul Kentang Mitra Indofood usai Keluhan Petani Soal Panen Lambat

MAGETAN — Komisi B DPRD Kabupaten Magetan turun langsung meninjau gudang pengepul kentang di Jalan Raya ...
LEGISLATIF

Puan Kenang Jejak Bung Karno dan Bulgarian Rose dalam 70 Tahun Persahabatan Indonesia-Bulgaria

JAKARTA — Ketua DPR RI Puan Maharani mengenang kunjungan Presiden pertama RI Soekarno ke Bulgaria pada 1961, saat ...
LEGISLATIF

Developer di Gresik Tak Sediakan Lahan Makam Terancam Sanksi

GRESIK – Pengelolaan pemakaman menjadi perhatian serius wakil rakyat kabupaten Gresik. Pasalnya, perumahan kian ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Kirim Air Bersih ke Tiga Desa di Sumberrejo Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – Krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bojonegoro mendorong berbagai pihak untuk ...
OLAHRAGA

Hadapi Porprov 2027, Doding Dorong Semua Cabor Terus Poles Atlet dan Pelatih

TRENGGALEK — Menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027, KONI Kabupaten Trenggalek mendorong ...