Sabtu
10 Oktober 2026 | 1 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Yuzar Rasyid: Perda Cagar Budaya Harus Jadi Pengunci Anggaran Pelestarian

pdip jatim 260809 sarasehan kediri 1

KEDIRI – Anggota Komisi B DPRD Kota Kediri dari Fraksi PDI Perjuangan, Yuzar Rasyid, menegaskan Raperda Pelestarian Cagar Budaya harus menjadi payung hukum sekaligus pengunci anggaran agar program rehabilitasi bangunan bersejarah tidak kalah prioritas dalam pembahasan APBD.

Pernyataan tersebut disampaikan Yuzar saat menyerap aspirasi warga dalam sarasehan di lingkungan Jalan Trunojoyo, Kelurahan Pakelan, Kota Kediri, Minggu (9/8/2026). Salah satu aspirasi yang mengemuka adalah rehabilitasi cagar budaya di kawasan tersebut.

Menurut Yuzar, keberadaan Perda Cagar Budaya penting untuk memastikan program pelestarian tidak berhenti pada aspek regulasi, tetapi memiliki dukungan anggaran yang jelas melalui program perangkat daerah.

“Pentingnya Perda ini sebagai aturan penguncian anggaran melalui program. Kalau ada Perda tetapi tidak dikunci dengan anggaran, program tersebut bisa terlewat saat pembahasan KUA-PPAS dan kalah prioritas,” tegas Yuzar.

Ia menilai, sinkronisasi antara regulasi dan penganggaran menjadi kunci agar upaya pelestarian cagar budaya dapat berjalan berkelanjutan. Menurutnya, mekanisme serupa juga diperlukan dalam pembahasan sejumlah regulasi lain di DPRD, termasuk Raperda Ketahanan Pangan yang saat ini digodok melalui panitia khusus.

Yuzar juga mendorong komunikasi yang transparan antara perangkat kelurahan dan masyarakat dalam menentukan kebutuhan pemugaran bangunan bersejarah. Dengan demikian, program yang disusun benar-benar berdasarkan kondisi dan kebutuhan warga.

Selain cagar budaya, sarasehan tersebut turut membahas pelestarian seni tradisional. Pemilik Rumah Budaya Pakelan, Rindu Rikat, menyampaikan inisiasi pembentukan grup kesenian jaranan khusus perempuan sebagai wadah pemberdayaan sekaligus menjaga keberlangsungan seni lokal.

Latihan perdana kelompok tersebut dijadwalkan dimulai Senin (10/8/2026). Namun, kelompok seni itu masih menghadapi keterbatasan sarana pendukung, terutama kostum dan perangkat gamelan.

“Latihan kami mulai Senin besok, sementara dengan alat seadanya. Kami sangat membutuhkan sarana prasarana seperti kostum dan kelengkapan gamelan agar kegiatan pelestarian budaya ini berjalan optimal,” ujar Rindu.

Menanggapi aspirasi tersebut, Yuzar menyatakan siap mengawal usulan bantuan sarana kebudayaan melalui mekanisme E-Pokir maupun Rencana Kerja (RK) daerah.

“Semoga di Kamus Usulan daerah ada menunya. Nanti dari dewan akan kita dorong permohonannya agar sarana prasarananya bisa terealisasi,” katanya.

Dalam sarasehan itu, Yuzar juga menawarkan layanan konsultasi dan bantuan hukum gratis bagi warga Kelurahan Pakelan yang membutuhkan pendampingan ketika menghadapi persoalan hukum. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

UMKM

Kisah Busono Membangun Kemandirian Petani Tembakau Senori

TUBAN — Kiprah kader partai politik tidak melulu soal adu gagasan di panggung kekuasaan. Di sudut Kabupaten Tuban, ...
KRONIK

Said Abdullah Dukung Rumah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani di Malang untuk Pendidikan Karakter

MALANG – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah mendukung pembangunan Rumah Tahfidz Al-Qur’an Puan ...
LEGISLATIF

Tinjau Talud Penahan Banjir Sungai Temon, Doding Rahmadi Targetkan Rampung Akhir Desember

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi meninjau progres pembangunan talud penahan banjir di ...
KRONIK

Konsolidasi di Kabupaten Malang, Said Abdullah Ingatkan Kader Jaga Amanah Rakyat

MALANG – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah mengingatkan pentingnya membangun paradigma baru ...
HEADLINE

Said Abdullah: Kedekatan Partai dengan Rakyat Harus Hadir Setiap Hari, Bukan Hanya Saat Pemilu

MALANG – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah menegaskan kedekatan partai politik dengan rakyat ...
KRONIK

Luncurkan Teman Lansia, Bupati Ipuk Pastikan Warga Senior Rentan Tak Luput dari Layanan

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus memperkuat perhatian kepada warga lanjut usia (lansia), ...