Selasa
22 September 2026 | 1 : 39

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Soekarno Cup Bukan Sekadar Sepak Bola, tapi Membangun Karakter Bangsa

pdip jatim 260214 mhsa

Said Abdullah menegaskan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar kompetisi sepak bola, tetapi sarana membangun karakter generasi muda melalui disiplin, sportivitas, kerja sama tim, dan keteladanan Bung Karno.

SURABAYA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah menegaskan Soekarno Cup 2026 tidak sekadar menjadi ajang kompetisi sepak bola antardaerah. Lebih dari itu, turnamen tersebut dirancang sebagai ruang pembinaan generasi muda untuk membangun disiplin, sportivitas, kerja sama tim, sekaligus memperkuat karakter kebangsaan.

“Soekarno Cup bukan sekadar ajang sepak bola, namun juga cara kami ikut terlibat membangun karakter bangsa. Kami berharap ajang kompetisi ini bisa membangun kedisiplinan, sportivitas, dan kerja sama tim,” kata Said Abdullah, Sabtu (8/8/2026).

Menurut Said, pemain muda yang terlibat dalam kompetisi tidak cukup hanya memiliki kemampuan mengolah bola. Mereka juga harus memiliki jati diri yang kuat serta mengenal nilai dan karakter para pendiri bangsa, termasuk Bung Karno.

“Mereka bisa mahir main bola, tetapi juga punya jati diri yang kuat, mengenal karakter para founding father, seperti Bung Karno,” ujarnya.

Baca juga: Soekarno Cup 2026 Buka Jalan Talenta Muda Menuju Timnas dan Liga Profesional

Soekarno Cup 2026 akan digelar pada 10-24 Agustus 2026 di sejumlah venue, yakni Gelora 10 November, Gelora Bung Tomo dan Lapangan Thor Surabaya, Gelora Joko Samudro Gresik, dan Bangkalan.

Pada acara pembukaan tanggal 10 Agustus 2026 sedianya akan dihadiri oleh jajaran DPP PDI Perjuangan, dan tiga legenda hidup Timnas PSSI.

Sebanyak 16 tim dari berbagai provinsi akan ambil bagian dalam turnamen tersebut. Mereka berasal dari Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta, Bali, Papua, Papua Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Maluku, Jambi, dan Sumatera Utara.

Kompetisi menggunakan format empat grup. Dua tim terbaik dari masing-masing grup melaju ke babak delapan besar, kemudian semifinal hingga final.

Menurut Said, kompetisi tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperluas ruang pembinaan talenta sepak bola muda. Terlebih, tim PDI Perjuangan Jawa Timur dibentuk melalui proses seleksi yang melibatkan 1.615 anak muda dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Seleksi dilakukan di lima wilayah, yakni Surabaya, Bangkalan, Malang, Blitar, dan Banyuwangi. Dari proses tersebut terpilih 25 pemain yang kini dipersiapkan untuk mempertahankan gelar juara yang diraih Jawa Timur pada Soekarno Cup 2025 di Bali.

Tim Jatim juga telah menjalani pemusatan latihan selama dua bulan serta sejumlah pertandingan uji coba, antara lain menghadapi Persebaya Future Lab, Gresik United Academy, dan Deltras Academy.

Tak hanya pemain, Soekarno Cup 2026 juga memberikan ruang lebih luas bagi wasit perempuan. Said menyebut keterlibatan mereka sebagai bagian dari kesadaran kesetaraan gender sekaligus upaya memberikan kesempatan kepada wasit perempuan berprestasi untuk memimpin pertandingan.

Selain trofi juara, turnamen akan memberikan penghargaan Man of the Match, top skor, kiper terbaik, dan pelatih terbaik.

Said berharap semakin banyak kompetisi usia muda digelar sehingga talenta-talenta sepak bola Indonesia memiliki ruang untuk berkembang.

“Semakin banyak kompetisi, semakin mengasah skill para pesepak bola muda,” katanya.

Ia pun membuka kemungkinan pembinaan tersebut berkembang menjadi skuad sepak bola profesional PDI Perjuangan. Namun, untuk saat ini, prioritasnya adalah menemukan dan mengembangkan talenta muda hingga terbentuk skuad banteng muda yang tangguh dan profesional.

Soekarno Cup 2026 akan dibuka pada 10 Agustus dengan rangkaian penyalaan obor sebagai simbol semangat kemerdekaan dan prestasi, defile kontingen, serta penampilan 300 seniman tradisional. Sementara penutupan dijadwalkan dihadiri Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri sekaligus penyerahan trofi kepada tim juara. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Anas Karno Dorong Sosialisasi Bunda Jelita Diperluas hingga Kelurahan dan Kader

SURABAYA – Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya Anas Karno mendorong sosialisasi Bersama Urus Kelahiran dan ...
LEGISLATIF

Festival Jaranan Trenggalek ke-30 Masuk KEN, DPRD Dorong Jaranan Makin Mendunia

TRENGGALEK – Festival Jaranan Trenggalek Terbuka (FJTT) ke-30 tahun 2026 menjadi momentum penting bagi pelestarian ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti SiLPA Rp126,22 Miliar, Minta Realisasi APBD Kota Batu Diperbaiki

BATU — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batu menyoroti tingginya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) yang ...
LEGISLATIF

Syaifuddin Zuhri Dorong Pemkot Surabaya Evaluasi dan Optimalkan Pengelolaan GBT

SURABAYA – Ketua DPRD Kota Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengevaluasi ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Magetan Soroti Pengadaan Videotron dan Mobil Dinas PKK 

MAGETAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan menggelar sidang paripurna dengan agenda ...
KRONIK

Tinjau Mata Air Mandhung, Bupati Lukman: Air untuk Masa Depan Bangkalan

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengatakan, sumber air bukan hanya persoalan ketersediaan air pada saat ...