Sabtu
31 Oktober 2026 | 11 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Yuzar Rasyid Usulkan Percepatan Proyek Jembatan Kaliombo I agar Tak Ganggu Aktivitas Warga

pdip jatim 260614 yuzar rasyid

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mengusulkan percepatan proyek revitalisasi Jembatan Kaliombo I melalui sistem kerja 24 jam dan penyediaan jalur alternatif agar tidak mengganggu aktivitas warga serta perekonomian masyarakat.

KEDIRI – Anggota Komisi B DPRD Kota Kediri, Yuzar Rasyid, mendorong percepatan pengerjaan proyek revitalisasi Jembatan Kaliombo I yang saat ini tengah berlangsung. Menurutnya, langkah percepatan perlu segera dilakukan untuk mengurangi dampak kemacetan serta gangguan terhadap aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Usulan tersebut disampaikan Yuzar menyusul progres proyek revitalisasi jembatan yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) senilai sekitar Rp6 miliar. Menurutnya, durasi pengerjaan yang direncanakan hingga Desember 2026 masih terlalu panjang untuk pekerjaan dengan skala tersebut.

“Bagi saya delapan bulan itu sangat lama. Kami meminta ada percepatan yang signifikan,” ujar Yuzar Rasyid, Sabtu (13/6/2026).

Politisi Fraksi PDI Perjuangan itu mengungkapkan, persoalan percepatan proyek juga telah menjadi perhatian dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara DPRD dan pihak terkait beberapa waktu lalu.

Sebagai solusi, Yuzar mengusulkan beberapa langkah konkret untuk mempercepat penyelesaian proyek. Salah satunya adalah penerapan sistem kerja selama 24 jam penuh, menggantikan pola kerja 12 jam yang selama ini diterapkan di lapangan.

Selain itu, ia juga mendorong penyediaan jalur alternatif maupun jalan darurat guna mengurangi kepadatan lalu lintas yang terjadi selama proses pembangunan berlangsung.

“Percepatan bisa dilakukan dengan sistem kerja 24 jam dan menyiapkan jalur alternatif agar dampak kemacetan yang dirasakan masyarakat dapat diminimalkan,” katanya.

Yuzar menilai keberadaan Jembatan Kaliombo I memiliki fungsi strategis karena berada pada jalur nasional yang menjadi akses penting bagi mobilitas masyarakat dan distribusi barang. Karena itu, keterlambatan penyelesaian proyek berpotensi menimbulkan dampak yang lebih luas terhadap aktivitas ekonomi warga.

Menurutnya, kemacetan yang terus berlangsung selama proses pembangunan tidak hanya mengganggu pengguna jalan, tetapi juga berdampak pada pelaku usaha dan masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi proyek.

“Yang kami khawatirkan bukan hanya soal lalu lintas, tetapi juga dampak sosial dan ekonomi yang dirasakan masyarakat apabila pengerjaan berlangsung terlalu lama,” tegasnya.

Ia menyebut Dinas Pekerjaan Umum Kota Kediri telah menyampaikan komitmen untuk meneruskan usulan percepatan tersebut kepada pihak pelaksana proyek. DPRD, lanjut Yuzar, akan terus melakukan pengawasan agar pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai target sekaligus memperhatikan kepentingan masyarakat.

“Kami akan terus mengawal karena ini merupakan jalan nasional yang sangat vital bagi masyarakat Kota Kediri,” ujarnya.

Dengan dukungan anggaran yang telah tersedia, Yuzar berharap revitalisasi Jembatan Kaliombo I dapat diselesaikan lebih cepat dari jadwal kontrak yang ditetapkan sehingga manfaat infrastruktur tersebut segera dirasakan masyarakat.

Menurutnya, percepatan proyek bukan hanya soal penyelesaian fisik bangunan, tetapi juga upaya meminimalkan beban yang harus ditanggung warga selama proses pembangunan berlangsung. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Sri Untari Usulkan Wayang Dikembangkan dengan AI agar Diminati Generasi Muda

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno, mengusulkan pemanfaatan kecerdasan buatan atau ...
LEGISLATIF

DPRD Tulungagung Sahkan 5 Perda, Fraksi PDI Perjuangan Soroti Isu Pendidikan hingga Disabilitas

TULUNGAGUNG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulungagung bersama eksekutif resmi mengesahkan lima ...
LEGISLATIF

Buleks Apresiasi Prestasi Bank Suroboyo, Minta Kinerja Lima Tahun Berturut-turut Dipertahankan

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Budi Leksono, mengapresiasi capaian BPR Surya Artha Utama (BPR SAU) atau ...
SEMENTARA ITU...

Pemkot Surabaya Kembangkan Taman Hutan Kota Jeruk, Warga Desil 1 hingga 3 Diprioritaskan Kelola Usaha

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan pengembangan Taman Hutan Kota Jeruk di Kecamatan ...
LEGISLATIF

Bangun Ekonomi Berbasis Zero Waste, Sri Untari Gandeng Warga Empat Desa di Kabupaten Malang

MALANG – Empat desa di Kabupaten Malang disiapkan menjadi proyek percontohan pengelolaan sampah berbasis zero waste ...
EKSEKUTIF

Museum Penataran Expo 2026 Angkat Warisan Budaya Takbenda, Pemkab Blitar Luncurkan Reservasi Online

BLITAR – Museum Penataran Expo 2026 menjadi upaya Pemerintah Kabupaten Blitar mengenalkan kekayaan warisan budaya ...