BOJONEGORO – Wakil Ketua DPRD Bojonegoro, Bambang Sutriyono, buka suara soal kerusakan jalan nasional Bojonegoro – Ngawi.
Menurut dia, kerusakan tersebut terjadi sejak lama dan kerap dilakukan tambal sulam. Akan tetapi tambalan jalan yang dilakukan tersebut hanya bisa bertahan beberapa waktu apalagi saat musim hujan.
“Ratusan lubang jalan mulai kecil dan lebar bahkan ada kedalamnya yang cukup memprihatinkan. Itu sangat rawan sekali kecelakaan dan merusak kendaraan.
“Selain sering terjadi pengendara alami ban pecah bagi pengguna jalan sangat tidak aman dan tidak nyaman. Apabila tidak segera ditangani akan terjadi banyak lagi korban,” Jelas Bambang Sutriyono.
Bambang yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Bojonegoro ini meminta kepada pemerintah segera melakukan perbaikan. Dan tidak sekadar ditambal saja.
“Sehingga tidak mengalami kerusakan lagi dalam jangka waktu dekat,” katanya.
Bambang menyampaikan, dirinya sudah melakukan koordinasi dengan Dinas PU Bina Marga.
“Saya sudah koordinasi dengan Dinas PU Bina Marga agar berkoordinasi dengan pihak terkait guna melakukan perbaikan jalan yang rusak,” sebut Bambang.
Dampak fatal yang dirasakan masyarakat mereka sering mengalami gangguan adanya lubang jalan saat berkendara. Apalagi jika musim hujan, hal itu juga bisa rawan sekali adanya kecelakaan dan jatuh saat menabrak lubang jalan.
Dalam hal ini Bambang berharap meskipun itu jalan Nasional, agar pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Juga bisa membantu jika dimungkinkan bisa melakukan perbaikan dengan cepat ketika ada jalan yang berlubang. Karena warga yang melintas dijalan nasional tersebut dalam masyarakat Bojonegoro.
Kerusakan jalan nasional ini terjadi dibeberapa titik di wilayah Kabupaten Bojonegoro. Bahkan kerusakan parah juga terjadi di wilayah Kalitidu seperti jalan pecah dengan volume yang panjang serta berdampak kecelakaan dan kerusakan pada kendaraan pengguna jalan.(dian/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













