BOJONEGORO – Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Bojonegoro bersinergi dengan sejumlah pondok pesantren dalam penyembelihan dan pendistribusian daging kurban pada Iduladha
1447 Hijriah tahun ini. Daging kurban sedianya diniatkan untuk para santri dan warga sekitar pondok.
Melalui program gotong royong, partai berlambang banteng moncong putih ini menyalurkan bantuan hewan kurban berupa enam ekor sapi yang menyasar sejumlah pondok pesantren (ponpes) dan masjid di wilayah Bojonegoro.
Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen politik kebangsaan yang berbasis pada penguatan tali silaturahmi antara struktur partai dan kalangan santri.
Sinergi dengan Pesantren
Ketua DPC PDI Perjuangan Bojonegoro, Bambang Sutriyono, menyatakan bahwa penyaluran hewan kurban ke institusi pesantren bukan sekadar agenda tahunan. Melainkan upaya konkret untuk menjaga harmoni dan sinergi antara kaum nasionalis dan religius di akar rumput.
”Mari kita jadikan momentum Iduladha ini sebagai penguat ukhuwah (persaudaraan), mempererat kebersamaan, dan menumbuhkan semangat kepedulian antar-sesama. Pesantren adalah pilar penting dalam menjaga moralitas dan kebersamaan bangsa,” ujar Bambang saat menyerahkan bantuan, Selasa (26/5/2026).
Bambang, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Bojonegoro, menambahkan bahwa pengadaan hewan kurban ini merupakan hasil gotong royong Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah.

Mendorong Kesejahteraan Santri
Dari enam ekor sapi yang disalurkan, mayoritas diarahkan ke pusat-pusat pendidikan Islam dan lembaga sosial berbasis keagamaan, antara lain:
- Ponpes Ihya’ Ulum, Dusun Nggowok, Desa Lebaksari, Kecamatan Baureno.
- Ponpes Khabibil Musthofa, Dusun Taji, Desa Sukorejo, Kecamatan Tambakrejo.
- Yayasan LKSA / Pesantren Panti Mandiri Muhammadiyah, Desa Klepek, Kecamatan Sukosewu.
- Masjid Baitussalam, Desa Batokan, Kecamatan Kasiman.
- Masjid Baitur Rahmat Dusun Bahoro, Desa Sumberharjo.
- Joglo Panti Marhaen Dr. Taufiq Kiemas
Pihak pesantren menyambut baik langkah nyata ini.
Pengasuh Ponpes Ihya’ Ulum, Kyai Syafi’i, mengungkapkan bahwa bantuan ini sangat berarti untuk mendukung pemenuhan gizi para santri dan warga di sekitar lingkungan pesantren pada hari raya.
”Kami menyampaikan terima kasih yang mendalam atas kepedulian dari keluarga besar PDI Perjuangan, khususnya Bapak Said Abdullah dan Bapak Budi Sulistyono. Bantuan sapi kurban ini akan sangat bermanfaat bagi para santri kami serta masyarakat di sekitar pondok,” tutur Kyai Syafi’i.

Merawat Tradisi Gotong Royong
Apresiasi serupa juga datang dari Ketua Pengurus Yayasan LKSA Panti Mandiri Muhammadiyah Desa Klepek, Abdul Majid.
Ia menilai konsistensi partai politik dalam menyentuh langsung lembaga pendidikan Islam tingkat bawah memberikan dampak sosial yang positif.
”Bantuan ini tidak hanya dinikmati oleh keluarga panti dan pesantren, tetapi juga menghidupkan kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat sekeliling yang membutuhkan,” kata Abdul Majid.
Melalui aksi sosial yang melibatkan seluruh jajaran Fraksi dan Pengurus Anak Cabang (PAC) ini, PDI Perjuangan Bojonegoro berharap kehadiran partai politik dapat dirasakan langsung sebagai mitra strategis dunia pesantren dalam memupuk nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan sosial.(dian/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










